28 Desa dan 6 Kecamatan di Bandung Terdampak Tol Geta, Mulai Persiapan Lelang

Progres Lelang Tol Geta Kembali Dilanjutkan

Pemerintah kembali melanjutkan progres lelang Tol Geta yang sempat terhenti. Bulan ini, pemerintah menyiapkan teknis persyaratan lelang Tol Geta. Kabar terbaru progres pembangunan Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya) menemui titik terang. Kementerian PU dan Kementerian Keuangan telah melakukan persiapan segala perlengkapan persyaratan termasuk lelang dan akan dieksekusi mulai bulan depan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra mengatakan proses krusial tersebut dijadwalkan mulai dieksekusi pada kuartal II/2026. Pihaknya akan memastikan dokumen teknis dan finansial proyek lebih matang sebelum kembali ditawarkan kepada investor.

Bacaan Lainnya

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) meminta peserta lelang jalan tol termasuk Tol Geta untuk melihat informasi di kanal resmi BPJT. Proses registrasi peserta lelang jalan tol akan segera dibuka. Nantikan informasi resmi berikutnya hanya melalui kanal resmi BPJT.

Awal tahun ini BPJT akan melakukan lelang 19 proyek jalan tol. Dari belasan proyek tol yang akan dilelang tersebut, Tol Geta atau Gedebage Tasikmalaya termasuk di dalamnya. Daftar 19 proyek tol yang akan mulai dilelang tahun depan akan tersaji di akhir berita ini.

Total sebanyak 28 desa di enam kecamatan di Kabupaten Bandung rencananya akan tersabet proyek pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya (Tol Geta). Progres lelang Tol Geta akan dilanjutkan tahun ini. Total ada 19 proyek jalan tol yang siap dilelang dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 408,68 triliun.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachman Arief, menyebutkan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 27,55 miliar untuk mendukung tahap persiapan hingga pelaksanaan lelang. Dari jumlah tersebut, Rp 23,33 miliar dialokasikan khusus untuk persiapan 19 proyek tol, termasuk Tol Geta.

“Untuk kegiatan tahap penyiapan 19 proyek tol KPBU dialokasi sebesar Rp 23,33 miliar dan estimasi biaya investasi sebesar Rp 408,68 triliun,” ujar Rachman Arief dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta.

Tentu rapat tersebut memberikan penjelasan dan progres baru dari Tol Geta yang sudah digaungkan pemerintah dan mengalami proses lelang sejak dua tahun lalu. Rencana proyek Tol Geta sudah berjalan dalam tahap pembebasan tanah. Progres lelang kembali diulang setelah dua kali dilakukan dan belum ada pemenang.

Daftar Desa dan Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Terkena Tol Geta

  • Kecamatan Cicalengka
  • Desa Bojong
  • Desa Mandalawangi
  • Desa Narawita
  • Desa Margaasih
  • Desa Ciherang
  • Desa Ganjar Sabar
  • Desa Citaman
  • Desa Nagreg

  • Kecamatan Paseh

  • Desa Cigentur
  • Desa Karangtunggal
  • Desa Tangsimekar
  • Desa Cijagra
  • Desa Cipedes

  • Kecamatan Bojongsoang

  • Desa Tegalluar
  • Desa Sukamanah

  • Kecamatan Solokan Jeruk

  • Desa Cibodas
  • Desa Langensari
  • Desa Padamukti
  • Desa Panyadap

  • Kecamatan Cikancung

  • Desa Srirahayu
  • Desa Mekarlaksana
  • Desa Ciluluk
  • Desa Cikancung
  • Desa Mandalasari
  • Desa Cihanyir

  • Kecamatan Rancaekek

  • Desa Bojongloa
  • Desa Tegal Sumedang
  • Desa Sukamanah

Profil Tol Geta

Tol Geta telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Permenko Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022. Target penyelesaian ruas Gedebage–Tasikmalaya ditetapkan pada 2024.

Awalnya, Tol Geta ini dirancang membentang sepanjang 206,65 kilometer, terdiri dari:
Jawa Barat: 171,40 km
Jawa Tengah: 35,25 km

Namun, pada perkembangan terakhir, proyek baru akan berjalan hingga wilayah Tasikmalaya.

Tol Geta terdiri dari dua seksi:
Seksi 1: Junction Gedebage–Garut Utara (45,20 km)
Seksi 2: Garut Utara–Tasikmalaya (50,32 km).

Pos terkait