CO.ID, DEPOK – Sesi pembekalan akademik dan non-akademik dalam rangkaian MOKA SERASI 2026 di Universitas Nusa Mandiri (UNM) menjadi momen penting bagi mahasiswa baru (maba), pada Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai sistem perkuliahan serta peluang pengembangan diri di luar kelas.
Mahasiswa diperkenalkan pada sistem pembelajaran UNM yang mengombinasikan teori dan praktik. Salah satu program unggulan adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, di mana mahasiswa akan menjalani tiga tahun kuliah ditambah satu tahun magang. Selain itu, skema akademik lain seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta pilihan tugas akhir berupa skripsi atau proyek juga dipaparkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi dunia profesional.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UNM, Sukmawati Anggraeni Putri menekankan pentingnya komunikasi selama proses perkuliahan. “Jika ada kendala selama perkuliahan, jangan ragu untuk dikomunikasikan,” ujarnya dalam acara MOKA SERASI 2026 yang digelar secara hybrid, melalui platform Zoom.
Sementara itu, Kaprodi Manajemen UNM, Instianti Elyana mendorong mahasiswa untuk bersikap adaptif, disiplin, serta aktif membangun relasi. “Mahasiswa harus adaptif, disiplin, dan terus belajar. Perbanyak relasi serta ikut berbagai kegiatan agar berkembang lebih optimal,” kata dia.
Pengalaman menjadi guru terbaik
Sesi pembekalan non-akademik menghadirkan Taopik Hidayat dari bagian kemahasiswaan UNM, dan Muhammad Faisal dari Nusa Mandiri Career Center (NCC). Mereka menjelaskan berbagai fasilitas kampus yang mendukung pengembangan mahasiswa, seperti Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Nusa Mandiri Startup Center (NSC), dan NCC sendiri.
Menurut Faisal, keterlibatan dalam organisasi dan program non-akademik juga menjadi sarana penting untuk menambah wawasan dan pengalaman praktis. “Manfaatkan fasilitas yang sudah disediakan kampus, baik akademik maupun non-akademik. Mau jadi apa itu pilihan kalian,” ujar Faisal.
Sementara itu, Taopik menambahkan agar mahasiswa memanfaatkan waktu sebaik mungkin. “Atur target dari sekarang, manfaatkan waktu sebaik mungkin. Bukan soal siapa yang paling cepat, tapi yang tetap bergerak dalam kondisi apa pun,” kata Taopik.
Berkembang menyeluruh dengan pendekatan holistik
Melalui sesi pembekalan ini, MOKA SERASI 2026 menjadi titik awal bagi mahasiswa baru UNM untuk memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh akademik semata, tetapi juga oleh kesiapan diri, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi di berbagai situasi.
UNM, sebagai Kampus Digital Bisnis berakreditasi UNGGUL, terus mendorong mahasiswa untuk berkembang menyeluruh. Hal ini dilakukan dengan menyeimbangkan ilmu dan pengalaman demi masa depan yang lebih siap.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan selama MOKA SERASI 2026:
Dengan berbagai program dan fasilitas yang tersedia, UNM berkomitmen untuk membantu mahasiswa meraih kesuksesan secara holistik. Dari akademik hingga pengembangan diri, setiap aspek dipersiapkan untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…