Pelatih Hanoi FC, Harry Kewell, muncul secara tak terduga dalam sesi latihan Timnas Malaysia di Stadion Thien Truong, Vietnam, pada Senin (30/3/2026). Kehadiran Kewell menarik perhatian banyak pihak, termasuk para penggemar dan pelatih tim.
Kewell terlihat berbicara dengan Direktur Teknik Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, serta Kepala Kinerja Tinggi dan Kedokteran Olahraga, Craig Duncan. Ini menjadi momen yang menarik mengingat latar belakangnya sebagai legenda sepak bola Australia. Dengan 56 penampilan untuk tim nasional, ia mencetak 17 gol dan pernah berpartisipasi dalam dua Piala Dunia, yaitu 2006 dan 2010.
Di level klub, Kewell dikenal sebagai bintang di Liga Inggris. Ia pernah bermain untuk Leeds United dan Liverpool, salah satu klub terbesar di Eropa. Salah satu pencapaian terpentingnya adalah saat menjadi bagian dari tim Liverpool yang memenangi Liga Champions pada 2004/2005 dan Piala FA pada 2005/2006.
Mulai Oktober 2025, Kewell resmi melatih Hanoi FC, menjadikannya salah satu tokoh olahraga besar yang pernah berkiprah di Vietnam. Keberadaannya di sesi latihan Timnas Malaysia dikaitkan dengan hubungannya dengan pelatih Peter Cklamovski. Meski memiliki karier bermain yang berbeda, keduanya sama-sama dipengaruhi oleh mantan pelatih Australia, Ange Postecoglou.
Cklamovski bekerja sebagai asisten Postecoglou sejak 2012 di Melbourne Victory, kemudian bersama timnas Australia dan klub Jepang Yokohama F.Marinos. Sementara itu, Kewell bekerja sebagai asisten Postecoglou di Celtic dari 2021 hingga 2023.
Di Liga Vietnam, Kewell membantu Hanoi FC meraih lima kemenangan dan sekali seri dari sembilan pertandingan, menjadikannya kompetitif di posisi tiga besar. Di sisi lain, Cklamovski telah membawa perubahan positif bagi Malaysia sejak mengambil alih pelatihan pada Desember 2024.
Pada 10 Juni 2025, Cklamovski dan Malaysia berhasil mengalahkan Vietnam 4-0 dalam pertandingan kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil. Namun, kesalahan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyebabkan kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain naturalisasi palsu. Akibatnya, Malaysia harus kehilangan kesempatan untuk lolos ke putaran final.
Meski begitu, Cklamovski tetap percaya bahwa timnya berada di jalur yang benar dan akan berusaha mengalahkan Vietnam dalam pertemuan kedua. Kedua tim akan bertemu lagi di laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Thien Truong, Selasa (31/3/2026).
Malaysia, meski sudah dipastikan gagal lolos, tetap berambisi meraih kemenangan demi menjaga harga diri. Selain itu, mereka juga ingin mengakhiri rekor tanpa kemenangan melawan Vietnam dalam 11 tahun terakhir.
Timnas Malaysia datang ke Vietnam dengan skuad yang terdiri dari 28 pemain, termasuk 10 pemain keturunan dan tiga pemain naturalisasi. Kehadiran Kewell di sesi latihan membuat sebagian pendukung Vietnam khawatir. Beberapa spekulasi muncul bahwa Kewell mungkin memberi saran kepada Cklamovski tentang cara mengalahkan Vietnam.
Sebagai pelatih Hanoi FC, Kewell pasti sudah mengenal karakter pemain Vietnam, termasuk anak didiknya yang bermain untuk tim nasional. Seorang fans Vietnam, Nguyen Hung, berkomentar: “Apakah dia berencana memberi saran kepada koleganya dari Malaysia tentang cara mengalahkan Vietnam?”
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…