Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kali ini, beredar kabar bahwa harga Pertamax akan naik menjadi Rp17.850 per liter mulai malam ini, 1 April 2026. Informasi tersebut menyebar dengan cepat melalui media sosial dan memicu kekhawatiran publik terhadap dampak kenaikan harga tersebut.
Namun, PT Pertamina (Persero) memberikan klarifikasi mengenai informasi tersebut. Pihak Pertamina menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang kenaikan harga BBM seperti yang disebutkan dalam isu tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari munculnya kepanikan di kalangan masyarakat.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa informasi yang menyebutkan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp17.850 per liter tidak dapat dipastikan kebenarannya. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pihak Pertamina atau pemerintah terkait perubahan harga BBM pada tanggal tersebut.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi. Untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai harga BBM, masyarakat diminta untuk mengakses kanal resmi Pertamina, baik melalui situs web maupun aplikasi mobile.
Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax memang mengikuti mekanisme pasar global. Faktor-faktor seperti harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah bisa memengaruhi penyesuaian harga sewaktu-waktu. Namun, keputusan terkait perubahan harga tetap akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah atau Pertamina, bukan melalui informasi yang tidak jelas sumbernya.
Di tengah isu ini, masyarakat juga mulai menyoroti kemungkinan dampak kenaikan harga BBM terhadap jenis bahan bakar lain seperti Pertalite. Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait perubahan harga BBM subsidi tersebut.
Dengan adanya bantahan dari Pertamina, dapat disimpulkan bahwa kabar kenaikan harga Pertamax menjadi Rp17.850 per liter pada malam ini masih sebatas isu yang belum terbukti kebenarannya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi, serta selalu mengacu pada sumber resmi agar tidak terjebak hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan.
Penghentian Operasional SPPG Pondok Kelapa Akibat Keracunan Massal Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas…
JAKARTA — Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Senin 13 April 2026, tercatat tidak…
Perayaan Hari Es Krim Sundae dan Hari Cintai Kulitmu pada 8 Juli 2026 Tanggal 8…
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Partai Politik Ikut dalam Skema Naming Right Pemerintah Provinsi (Pemprov)…
Peran Dolar Amerika Serikat dalam Pergerakan Harga Emas di Indonesia Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi…
Penyebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Kalimantan Barat Pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik terus…