Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Setelah Perjalanan Jauh

Perawatan Mobil Listrik dan Hybrid Setelah Perjalanan Jauh

Dalam era yang semakin berkembang, penggunaan mobil listrik (EV) dan mobil hybrid untuk perjalanan jarak jauh semakin umum. Hal ini terlihat pada berbagai kesempatan, termasuk saat mudik Lebaran beberapa waktu lalu. Meskipun EV dan mobil hybrid memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan emisi, pemiliknya tetap perlu memperhatikan perawatan setelah melakukan perjalanan panjang.

Product Planning and Strategy dari GAC AION Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, memberikan penjelasan mengenai hal-hal penting yang perlu diperiksa setelah perjalanan jauh. Menurutnya, setelah menempuh ratusan hingga ribuan kilometer, mobil perlu diperiksa agar tetap dalam kondisi prima. Hal ini berlaku baik untuk mobil listrik maupun hybrid.

Bacaan Lainnya

Iqbal menjelaskan bahwa secara umum, beberapa bagian mobil yang perlu diperiksa antara lain tekanan angin ban, minyak rem, cairan pendingin radiator, serta kondisi oli mesin jika mobil menggunakan jenis hybrid. Selain itu, kondisi kaki-kaki juga perlu diperiksa karena kemungkinan adanya kerusakan akibat jalan yang tidak rata atau rusak selama perjalanan.

Selain pemeriksaan umum, Iqbal menyebutkan adanya pengecekan khusus yang perlu dilakukan. Pengecekan tersebut meliputi kondisi baterai low voltage atau aki, serta seluruh fungsi kelistrikan mobil. Dalam perjalanan jauh, banyak fitur seperti navigasi, pendingin ruangan, sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems), dan audio digunakan secara bersamaan dan dalam waktu lama. Oleh karena itu, pengecekan bertujuan untuk memastikan semua sistem berjalan dengan baik, terintegrasi, dan normal.

Tips Tambahan untuk Merawat Mobil Listrik dan Hybrid

Selain pemeriksaan teknis, Iqbal menekankan pentingnya mencuci mobil secara menyeluruh setelah perjalanan jauh. Hal ini terutama diperlukan jika mobil sempat terkena hujan besar atau melewati jalanan dengan genangan air. Kotoran, lumpur, atau pasir yang menempel bisa menyebabkan karat dan korosi pada bagian-bagian mobil.

Beberapa langkah tambahan yang dapat dilakukan oleh pemilik mobil listrik dan hybrid adalah:

  • Periksa baterai: Pastikan baterai dalam kondisi baik dan tidak mengalami kebocoran atau kerusakan. Baterai merupakan komponen utama dalam mobil listrik, sehingga perawatan rutin sangat penting.
  • Cek koneksi kabel: Pastikan semua kabel kelistrikan terhubung dengan baik dan tidak longgar. Kerusakan pada kabel bisa menyebabkan masalah serius pada sistem mobil.
  • Periksa lampu dan alat bantu: Pastikan semua lampu, termasuk lampu sein, lampu senja, dan lampu rem berfungsi dengan baik. Alat bantu seperti sensor parkir juga perlu diperiksa.
  • Bersihkan bagian eksterior dan interior: Bersihkan kaca, bodi, dan interior mobil untuk mencegah penumpukan debu dan kotoran yang bisa merusak permukaan.

Dengan melakukan perawatan yang tepat setelah perjalanan jauh, pemilik mobil listrik dan hybrid dapat memastikan kendaraannya tetap dalam kondisi optimal dan siap digunakan kembali. Hal ini juga membantu memperpanjang usia pakai mobil serta mengurangi risiko kerusakan yang tidak diinginkan.

Pos terkait