Categories: Politik

PDI Perjuangan Menyesali Kematian Praka Farizal, Minta PBB Selidiki Serangan

PDI Perjuangan Mengutuk Serangan yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon

DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait gugurnya Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Dalam pernyataannya, partai berlambang banteng moncong putih ini menyampaikan pengutukan keras terhadap serangan yang menimpa personel perdamaian PBB dan mendesak pemerintah Indonesia untuk memainkan peran kepemimpinan dalam diplomasi global.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Isi pernyataan tersebut menegaskan bahwa setiap tindakan yang menyebabkan jatuhnya korban di kalangan personel perdamaian PBB akan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap Resolusi DK PBB 1701 dan hukum humaniter internasional.

Desakan untuk Perlindungan yang Lebih Kuat

PDI Perjuangan menekankan pentingnya perlindungan yang lebih kuat bagi para prajurit yang bertugas di luar negeri. Partai ini mendorong pemerintah Indonesia untuk memimpin negara-negara pengirim pasukan (Troop Contributing Countries) guna memperkuat mekanisme perlindungan personel PBB.

Salah satu poin utama dari pernyataan ini adalah desakan agar dilakukan kajian ulang terhadap Rules of Engagement (aturan pelibatan) agar lebih protektif bagi prajurit di lapangan. Selain itu, PDIP juga memberikan dukungan penuh kepada UNIFIL untuk melakukan investigasi independen secara transparan agar hasilnya dapat diketahui publik dan dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB.

Penghormatan Terbaik untuk Almarhum

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran partai untuk memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum Praka Farizal Rhomadhon. Pernyataan resmi DPP PDIP menyebutkan bahwa partai ini juga mengusulkan agar pemerintah memberikan penghargaan setinggi-tingginya berupa kenaikan pangkat anumerta, jaminan hari tua, serta menjamin masa depan pendidikan anak almarhum.

Selain itu, keluarga besar PDI Perjuangan menyatakan akan bergerak secara gotong royong untuk memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban. Termasuk pemberian santunan rumah atau ke depan beasiswa bagi anak almarhum yang saat ini baru berusia 2 tahun.

Ajakan Bersatu untuk Keadilan

PDI Perjuangan mengajak seluruh kekuatan politik nasional untuk bersatu menuntut keadilan atas peristiwa ini dan memastikan keselamatan lebih dari 1.200 prajurit TNI lainnya yang masih bertugas menjaga perdamaian di Lebanon.

“Semoga almarhum Praka Farizal Rhomadhon mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup pernyataan DPP PDIP.

Prajurit Gugur dan Luka dalam Serangan Israel

Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga kedamaian PBB di Lebanon, dilaporkan tewas akibat serangan Israel pada Minggu (29/3/2026). Tiga TNI lainnya mengalami luka dalam insiden yang terjadi di dekat Kota Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan, dekat perbatasan Israel.

Mereka adalah:
* Praka Rico Pramudia mengalami luka berat

Praka Bayu Prakoso mengalami luka ringan

Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan

Saat ini mereka telah mendapatkan penanganan medis. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah melalui rilisnya menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya prajurit TNI serta korban luka di Lebanon.

Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL. Dalam penanganan, dua orang prajurit dengan luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

7 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

7 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

9 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

10 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

11 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

12 jam ago