Categories: Ekonomi

Gubernur Dorong Kapuas Jadi Gerbang Ekonomi Kalteng

Peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas menjadi momen krusial bagi upaya percepatan pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam amanatnya yang disampaikan di Stadion Panunjung Tarung, menegaskan visinya untuk menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai pintu gerbang ekonomi daerah. Dorongan ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya alam yang melimpah dan posisi geografis Kapuas yang strategis.

Mengoptimalkan Potensi Lokal untuk Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Agustiar Sabran menekankan urgensi untuk mengoptimalkan seluruh sektor unggulan yang dimiliki Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas. Sektor-sektor tersebut meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Beliau menilai bahwa potensi yang ada memiliki peluang besar untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi yang kita miliki sangat besar, baik pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan. Ini harus dikelola secara optimal agar memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujar beliau, menggarisbawahi pentingnya pengelolaan yang cerdas dan inovatif.

Lebih lanjut, Gubernur mendorong agar produksi beras Kalimantan Tengah dapat menembus pasar di luar daerah, seperti ke Kalimantan Selatan. Hal ini menunjukkan keyakinannya bahwa Kapuas, dengan segala potensinya, dapat menjadi lokomotif penggerak ekonomi bagi seluruh provinsi. Dengan pengelolaan yang tepat, produk-produk lokal diharapkan mampu bersaing di tingkat regional.

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Visi

Menanggapi arahan Gubernur, Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno, menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menindaklanjuti visi tersebut. Fokus utama adalah pada penguatan sektor-sektor unggulan yang telah diidentifikasi, serta memastikan bahwa manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

“Kami berkomitmen memaksimalkan seluruh potensi yang ada, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan, serta mendorong pembangunan hingga ke desa-desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Bupati Wiyatno.

Program Kapuas Bersinar: Percepatan Pembangunan hingga ke Desa

Salah satu langkah konkret yang ditekankan oleh Bupati Kapuas adalah melalui program unggulan “Kapuas Bersinar”. Program ini dirancang sebagai instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Dalam acara tersebut, juga dilaksanakan grand launching program pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang bertajuk Kapuas Bersinar.

Program Kapuas Bersinar mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk setiap desa dan kelurahan. Alokasi anggaran yang signifikan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak untuk:

  • Penguatan Infrastruktur: Membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya di tingkat desa.
  • Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Memberikan stimulus ekonomi melalui pembangunan yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan akses pasar bagi produk lokal, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
  • Pemerataan Pembangunan: Memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil dan tertinggal, sehingga tercipta keseimbangan pembangunan.

Sebanyak 231 desa dan kelurahan di Kabupaten Kapuas menjadi sasaran utama dari program ini. Pemerintah daerah memiliki harapan besar bahwa melalui Kapuas Bersinar, pemerataan pembangunan dapat dipercepat dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan hingga ke tingkat yang paling dasar.

Kehadiran dalam upacara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo; Sekretaris Daerah Kapuas, Dr. Usis I Sangkai; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah; kepala perangkat daerah provinsi; serta jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Kalimantan Tengah.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Fakta Cahaya Merah di Langit Lampung, Diduga Sisa Roket China Masuk Indonesia

Penampakan Benda Bercahaya Misterius di Langit Lampung Warga di Provinsi Lampung dihebohkan dengan penampakan benda…

46 menit ago

Jaksa Beri Brownies, DPR Marah, Amsal Sitepu Diminta Ikuti Alur Hukum

Perkembangan Terbaru Kasus Amsal Sitepu Kasus yang melibatkan Amsal Christy Sitepu, seorang videografer yang kini…

2 jam ago

Lampu Kuning Perjanjian Perdagangan RI-AS

Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat Pada tanggal 19 Februari 2026, pemerintah…

2 jam ago

Persiba Balikpapan Kalah Akibat Pemain Kram, Terancam Degradasi

Laga Persiba Balikpapan vs Persipura Berjalan Sengit, Tim Tamu Menang Laga antara Persiba Balikpapan dan…

3 jam ago

19 Siswa SMA Aceh Diterima Kuliah di Luar Negeri, Rekor Terbanyak dalam Sejarah Pendidikan Aceh

Pencapaian Siswa Aceh di Dunia Internasional Sebanyak 19 siswa SMA di Aceh berhasil diterima kuliah…

4 jam ago

Empat Korban Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Bantul, Ini Kronologinya

Korban Kecelakaan Beruntun di Bantul Bertambah Menjadi Empat Orang Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan beruntun…

4 jam ago