Categories: Ekonomi

IHSG Rawan Koreksi, ICBP & ANTM Jadi Sorotan

Proyeksi Koreksi IHSG dan Rekomendasi Saham Unggulan

Perdagangan hari ini diprediksi akan diwarnai oleh koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Di tengah potensi penurunan ini, para analis menyarankan untuk mencermati pergerakan saham-saham dari emiten ternama seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), hingga PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Analisis Teknis IHSG dan Level Kunci

Ivan Rosanova, seorang analis dari BinaArtha Sekuritas, memperkirakan IHSG berpotensi mengalami pelemahan dan bergerak menuju kisaran level 7.105 hingga 7.140. Prediksi ini didasarkan pada penutupan perdagangan sebelumnya yang menunjukkan pelemahan tipis di atas level support minor di angka 7.305. Menurut Ivan, area 7.105–7.140 masih dianggap sebagai zona support yang kuat dalam jangka pendek.

Namun, Ivan juga memberikan peringatan mengenai kemungkinan penurunan lebih lanjut. Jika tekanan jual meningkat secara agresif, IHSG bisa saja mengalami penurunan lanjutan hingga mencapai level 6.744.

Untuk mempermudah pemahaman pergerakan indeks, berikut adalah level-level kunci yang perlu diperhatikan:

  • Level Support IHSG:

    • 7.305
    • 7.106
    • 6.900
    • 6.744
  • Level Resistance IHSG:

    • 7.450
    • 7.585
    • 7.765
    • 8.098

Analisis teknikal Ivan juga menyoroti indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence). “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” ungkapnya, mengindikasikan potensi tren penurunan.

Penting untuk memahami konsep support dan resistance dalam analisis teknikal:

  • Support: Area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah. Ketika harga menyentuh level support, umumnya akan terjadi peningkatan pembelian yang mendorong harga kembali naik.
  • Resistance: Tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham mencapai level resistance, biasanya akan terjadi aksi jual yang signifikan, sehingga menahan laju kenaikan harga.

Indikator MACD sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus bergerak naik menandakan kelanjutan tren naik (positive slope) dan momentum beli yang kuat.

Rekomendasi Saham Pilihan

Sejalan dengan analisis tersebut, Ivan juga merilis daftar saham yang patut dicermati pada perdagangan hari ini.

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Direkomendasikan untuk dibeli pada rentang harga 6.900 – 7.050, dengan target harga terdekat di 7.825.
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Disarankan untuk melakukan pembelian pada harga 5.800 – 5.900, dengan target harga terdekat di 6.350.
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Direkomendasikan untuk dibeli pada rentang harga 2.000 – 2.100, dengan target harga terdekat di 2.430.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Direkomendasikan untuk dibeli pada rentang harga 600 – 630, dengan target harga terdekat di 800.
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA): Disarankan untuk membeli pada harga 2.700 – 2.780, dengan sebagian di 2.880 sebagai target harga terdekat di 2.950.

Perspektif Lain: Fluktuasi Pasar dan Peluang Rebalancing

Sementara itu, Nafan Aji Gusta Utama, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, menawarkan pandangan yang sedikit berbeda. Secara teknikal, Nafan menilai IHSG seharusnya masih berada dalam fase penurunan harga yang terbatas (limited downside), asalkan indikator RSI (Relative Strength Index) menunjukkan kondisi oversold. Di sisi lain, indikator Stochastic KD dan RSI masih memberikan sinyal positif, meskipun volume perdagangan terlihat menurun.

Nafan mengidentifikasi beberapa faktor yang memicu sentimen pasar:

  • Eskalasi Konflik Timur Tengah: Gejolak di kawasan Timur Tengah menjadi pemicu utama sentimen risk-off, yang pada gilirannya mendorong volatilitas di pasar global.
  • Kenaikan Harga Minyak: Peningkatan harga minyak mentah berpotensi memperberat tekanan inflasi, yang dapat memicu pergerakan pasar yang lebih fluktuatif.

Meskipun demikian, Nafan melihat adanya potensi aksi rebalancing portofolio oleh para manajer investasi menjelang akhir bulan. Momentum ini semakin kuat mengingat sisa dua hari perdagangan di bulan Maret dan penutupan kuartal pertama tahun 2026.

“Kemungkinan akan ada aksi rebalancing portofolio oleh para pelaku manajer investasi demi mempercantik laporan kinerja portofolio secara kuartalan,” ujar Nafan.

Untuk perdagangan hari ini, Nafan memberikan tiga rekomendasi saham yang patut dicermati:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  • PT Elnusa Tbk (ELSA)
  • PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

20 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

20 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

21 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

22 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

23 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

1 hari ago