Menjelang momen puncak arus balik pasca perayaan Idul Fitri 2026, yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada hari Minggu, 29 Maret 2026, Perusahaan Umum (Perum) DAMRI cabang Tanjung Selor telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan 15 unit armada bus. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal maupun melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan, baik di dalam kota, antar kota, hingga antarprovinsi.
Pimpinan DAMRI Tanjung Selor, Junaid, menyatakan bahwa prediksi lonjakan penumpang pada tanggal 29 Maret 2026 mendorong pihaknya untuk mengerahkan seluruh armada yang tersedia. “Prediksi kita puncak arus balik pasca lebaran Idul Fitri 2026 akan terjadi pada tanggal 29 Maret 2026. Oleh sebab itu kita siagakan seluruh armada kita,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, DAMRI Tanjung Selor memiliki total 17 unit armada. Namun, karena dua unit sedang dalam masa perbaikan, sebanyak 15 unit siap beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Layanan yang disediakan mencakup berbagai rute strategis yang banyak diminati pasca libur Idul Fitri. Rute-rute ini tidak hanya melayani perjalanan antar kota di dalam Kalimantan Utara, tetapi juga menghubungkan penumpang ke provinsi tetangga, serta melayani wilayah-wilayah terpencil yang dikenal sebagai rute perintis.
Keberangkatan armada DAMRI dari Tanjung Selor telah diatur sedemikian rupa untuk mengakomodasi penumpang. Keberangkatan pertama dijadwalkan pada pukul 09.15 WITA dengan rute Tanjung Selor – Mangkupadi. Disusul kemudian rute Tanjung Selor – Long Tungu yang akan berangkat pada pukul 09.30 WITA.
Seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang terpusat di Terminal DAMRI yang saat ini berlokasi di kawasan Pasar Induk, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor. Lokasi terminal yang strategis ini diharapkan memudahkan akses bagi para penumpang.
Tarif perjalanan yang ditawarkan oleh DAMRI Tanjung Selor bervariasi, mencerminkan jarak dan jenis rute yang dilalui. Rentang tarif ini mulai dari Rp40.000 untuk rute terdekat atau perintis, hingga mencapai Rp438.000 untuk rute terjauh yang melintasi antarprovinsi.
Setiap armada bus DAMRI memiliki kapasitas maksimal untuk 25 penumpang. Sistem pembelian tiket masih menerapkan metode konvensional, di mana penumpang dapat melakukan pembelian secara langsung di loket resmi yang tersedia di terminal. Hal ini memastikan bahwa setiap penumpang mendapatkan tiket yang sah dan terdata dengan baik.
Berikut adalah rincian jadwal keberangkatan dan tarif untuk berbagai rute yang dilayani oleh DAMRI Tanjung Selor:
Tanjung Selor – Mangkupadi
Mangkupadi – Tanjung Selor
Tanjung Selor – Long Tungu
Long Tungu – Tanjung Selor
Tanjung Selor – KTT (Kutai Timur)
KTT – Tanjung Selor
Tanjung Selor – Berau
Berau – Tanjung Selor
Tanjung Selor – Samarinda
Samarinda – Tanjung Selor
KTT – Seputuk – Malinau
Malinau – Seputuk – KTT
Malinau – Salang
Salang – Malinau
Dengan kesiapan armada dan penjadwalan yang matang, DAMRI Tanjung Selor optimis dapat memenuhi dan mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat selama periode puncak arus balik Idul Fitri 2026, memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…