Tavip Sutiawati Terharu di TPU Kalibata, Prabowo Pimpin Doa

Ketegaran Tuti Sutiawati di Hari Pemakaman Try Sutrisno: Kisah Kehilangan dan Pengabdian

Di tengah suasana duka yang menyelimuti, sosok Tuti Sutiawati, istri dari Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, menunjukkan ketegaran yang luar biasa saat menghadiri prosesi pemakaman sang suami tercinta. Pada usianya yang ke-86 tahun, beliau yang akrab disapa Mami Tuti, tampil dengan paras yang masih bugar, mengenakan busana serba hitam dan kerudung senada, saat hadir di Masjid Sunda Kelapa. Kehadirannya menjadi saksi bisu dari sebuah kehilangan yang mendalam, namun juga merefleksikan kekuatan seorang istri yang mendampingi suaminya hingga akhir hayat.

Jenazah almarhum Try Sutrisno, yang berpulang di usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada pukul 06.58 WIB, terlebih dahulu diserahkan oleh pihak keluarga kepada negara untuk dimakamkan secara militer. Keputusan ini menggarisbawahi peran penting Try Sutrisno dalam sejarah kenegaraan Indonesia, sebuah penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya.

Bacaan Lainnya

Putra almarhum, Taufik Dwi Cahyono, berbagi sedikit cerita mengenai kondisi kesehatan ayahnya menjelang akhir hayat. Ia menjelaskan bahwa almarhum telah menjalani perawatan sejak 16 Februari 2026. Taufik menegaskan bahwa tidak ada penyakit khusus yang diderita oleh ayahnya, melainkan penurunan kondisi tubuh yang umum terjadi seiring bertambahnya usia. “Bapak memang karena sudah usia, semua menurun umur segitu, gak ada yang spesial sakit khusus,” ungkap Taufik. Ia menambahkan bahwa kondisi kesehatan Try Sutrisno sempat mengalami penurunan sebelum akhirnya memutuskan untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Penurunan kemampuan bernapas dan selera makan menjadi indikasi awal, yang kemudian diperparah dengan kondisi dehidrasi akibat kesulitan makan dan minum.

Prosesi pemakaman diawali dengan disemayamkannya jenazah di rumah duka yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Suasana khidmat terasa saat keluarga dan kerabat memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dibawa ke Masjid Sunda Kelapa untuk disalatkan. Setelah itu, almarhum Try Sutrisno dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, sebuah tempat peristirahatan terakhir bagi para pahlawan bangsa.

Prosesi pemakaman militer tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, yang turut didampingi oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran kedua pemimpin tertinggi negara ini semakin menegaskan betapa besar peran dan pengaruh Try Sutrisno dalam kancah politik dan militer Indonesia. Almarhum dimakamkan di lokasi yang berdekatan dengan tokoh-tokoh penting lainnya, seperti Presiden RI ke-3 B. J. Habibie dan Ibu Negara ke-6, Ani Yudhoyono, sebuah kehormatan yang menunjukkan posisinya dalam sejarah bangsa.

Sepanjang prosesi pemakaman, Mami Tuti berjalan dengan tegar di belakang peti jenazah, menyaksikan setiap tahapan hingga liang lahat ditutup. Ia pun turut menaburkan bunga sebagai tanda perpisahan terakhir, sebuah gestur yang penuh makna. Di tengah suasana haru tersebut, hujan turun membasahi bumi, seolah ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian seorang tokoh bangsa.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Tuti Sutiawati

Tuti Sutiawati lahir di Bandung pada tanggal 3 April 1940. Beliau adalah putri sulung dari dua belas bersaudara, buah hati dari pasangan Sukarna Prawira dan Ana Hasanah. Sebelum mengabdikan dirinya sebagai istri seorang prajurit, Mami Tuti sempat meniti karir sebagai seorang guru.

Pernikahannya dengan Try Sutrisno pada 5 Februari 1961 menjadi awal dari perjalanan panjang pengabdiannya sebagai istri prajurit. Dalam peran ini, Mami Tuti aktif dalam berbagai organisasi wanita yang mendampingi para suami dari kalangan militer. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Umum Dharma Pertiwi pada periode 1988–1993 dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana pada periode 1986–1988. Jabatan-jabatan ini menunjukkan dedikasinya dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berkaitan dengan keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Dari pernikahannya yang harmonis, Tuti Sutiawati dan Try Sutrisno dikaruniai tujuh orang anak. Beberapa di antaranya adalah Taufik Dwi Cahyono, Firman Santyabudi, dan Kunto Arief Wibowo. Keberhasilan anak-anak mereka dalam berbagai bidang juga menjadi cerminan dari peran penting Mami Tuti dalam mendidik dan membesarkan keluarga. Salah satu putra mereka, Firman Santyabudi, pernah menduduki posisi penting di Kepolisian Republik Indonesia sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal, sebelum akhirnya pensiun. Kini, beliau melanjutkan kiprahnya di sektor BUMN, menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan HSSE Holding BUMN MIND ID sejak 10 Juni 2025.

Tak hanya dalam lingkup keluarga dan organisasi, sosok Mami Tuti juga pernah terekam dalam sebuah momen hangat yang dibagikan oleh penyanyi Kris Dayanti pada April 2024 lalu. Dalam kunjungan tersebut, Mami Tuti tampak mengenakan dress putih dengan motif bunga mawar merah muda. Meskipun rambutnya telah memutih seluruhnya, beliau tetap memancarkan aura keanggunan dan keteduhan yang khas. Momen ini menjadi salah satu potret kehangatan dan keakraban yang menunjukkan bahwa di balik statusnya sebagai istri seorang pejabat tinggi negara, Mami Tuti tetaplah sosok yang dekat dan penuh kasih.

Pos terkait