Penetapan awal ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah telah resmi diumumkan oleh pemerintah, yang jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan penting ini diambil setelah melalui proses sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama di Jakarta pada hari Selasa, 17 Februari.
Momentum penetapan awal Ramadan ini selalu disambut dengan antusiasme umat Muslim. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, berbagai pertanyaan mendasar kerap muncul di benak masyarakat, terutama terkait dengan detail jadwal ibadah harian selama sebulan penuh. Pertanyaan-pertanyaan ini meliputi jam pasti waktu imsak, waktu salat Subuh, hingga kapan waktu berbuka puasa saat matahari terbenam.
Bagi umat Islam yang berdomisili di Kota Surabaya dan sekitarnya, jadwal imsakiyah memegang peranan krusial sebagai panduan utama dalam menjalankan ibadah harian. Waktu imsak sendiri merupakan penanda batas akhir bagi umat Muslim untuk menghentikan santapan sahur, sementara adzan Magrib menjadi sinyal dimulainya waktu berbuka puasa. Kepatuhan terhadap jadwal ini memastikan ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat.
Untuk memberikan gambaran yang lebih konkret, berikut adalah rincian jadwal imsakiyah dan waktu salat yang berlaku di Kota Surabaya dan area sekitarnya pada tanggal 3 Ramadan 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan hari Sabtu, 21 Februari 2026:
Dalam ajaran agama Islam, salat merupakan rukun Islam kedua yang memiliki ketentuan waktu yang sangat jelas dan tidak dapat dilaksanakan secara sembarangan. Setiap waktu salat yang telah ditetapkan oleh syariat bukan sekadar penanda pergantian waktu, melainkan memiliki keutamaan dan makna spiritual yang besar bagi setiap Muslim yang melaksanakannya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri telah menegaskan pentingnya salat pada waktunya dalam firman-Nya di Al-Qur’an:
“Apabila kamu telah menyelesaikan salat, berzikirlah kepada Allah, baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu. Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin” (QS. An-Nisa: 103).
Ayat ini secara tegas menggarisbawahi bahwa salat adalah sebuah kewajiban yang memiliki batasan waktu yang telah ditentukan. Ketaatan dalam melaksanakan salat tepat waktu merupakan wujud kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya.
Dengan memiliki pemahaman yang akurat mengenai jadwal imsakiyah dan waktu salat yang tepat, umat Muslim dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan, maupun di luar bulan Ramadan, dengan lebih tertib, khusyuk, dan penuh keberkahan. Ketepatan waktu ini tidak hanya membantu dalam menjalankan rutinitas harian, tetapi juga meningkatkan kualitas spiritual dan kekhusyukan dalam beribadah. Hal ini memungkinkan setiap Muslim untuk lebih memaksimalkan setiap momen berharga di bulan suci Ramadan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…