Koperasi Simpan Pinjam (Credit Union) Noken Mambura kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga keuangan mikro yang mandiri, transparan, dan terus berkembang. Hal ini disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) XI Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua. Di tengah gejolak ekonomi global, koperasi yang berada di bawah naungan Keuskupan Jayapura ini berhasil melampaui berbagai target yang telah ditetapkan, baik dalam hal aset maupun pendapatan.
Ketua Pengurus CU Noken Mambura, Veronika Valentina Hadjon, memaparkan hasil kinerja koperasi sepanjang tahun 2025. Aset CU Noken Mambura berhasil menyentuh angka Rp 39,08 miliar, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp 38,08 miliar. Angka ini berarti koperasi telah mencapai 103 persen dari target asetnya.
Tidak hanya aset, pendapatan koperasi juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025, CU Noken Mambura berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 2,5 miliar, yang mana angka ini mencapai 115 persen dari target yang telah ditentukan.
Rapat anggota tahunan ini juga menjadi momen penting untuk mengukuhkan susunan pengurus baru CU Noken Mambura untuk periode 2026-2028. Veronika menekankan bahwa RAT merupakan wujud pertanggungjawaban nyata pengurus kepada seluruh anggota. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas adopsi teknologi melalui aplikasi SCT, yang memungkinkan anggota untuk memantau perkembangan finansial mereka secara langsung melalui perangkat ponsel.
Meskipun performa keuangan secara keseluruhan menunjukkan kesehatan yang baik, dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang mencapai Rp 606 juta, pengurus tidak menutup mata terhadap beberapa catatan penting. Salah satu area yang menjadi perhatian utama adalah aspek risiko kredit.
Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja pengurus dan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan CU Noken Mambura. Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM dan Transmigrasi Provinsi Papua, Jimmy Yosaphat Thesia, dalam sambutannya menyampaikan, “Ini terbilang bagus dan perkembangannya cepat. Kami mengapresiasi capaian ini.”
Jimmy juga menambahkan bahwa Provinsi Papua saat ini telah memiliki 995 koperasi yang telah dikukuhkan, termasuk keanggotaan Koperasi Merah Putih. Ia berharap CU Noken Mambura dapat terus menjadi penopang stabilisator perekonomian Provinsi Papua dan secara aktif mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Pembina CU Noken Mambura, Uskup Jayapura Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You Pr, menegaskan bahwa esensi dari Credit Union (CU) jauh melampaui sekadar pengumpulan modal. Menurutnya, CU adalah manifestasi dari sebuah gerakan gereja yang mandiri, solider, dan partisipatif.
Uskup Yanuarius mengingatkan agar setiap modal yang berhasil dikumpulkan oleh anggota benar-benar diarahkan untuk kegiatan usaha yang produktif. Ia secara khusus menekankan pentingnya investasi pada sektor pendidikan dan kesehatan, yang merupakan pilar penting bagi kemajuan masyarakat.
“CU ini semakin berkembang. Prater-prater saya tugaskan belajar khusus ke Makassar. Jadi, CU ini bukan kacang-kacang,” ujar Uskup Yanuarius, menekankan keseriusan dan profesionalisme dalam pengelolaan CU.
Meskipun demikian, ia terus mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam CU di bawah pembinaan Keuskupan Jayapura untuk senantiasa memanfaatkan wadah koperasi simpan pinjam ini secara produktif demi meningkatkan taraf kesejahteraan. Misi utama koperasi, menurutnya, adalah memberikan bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan, tanpa memandang latar belakang siapa pun yang membutuhkan pertolongan.
“Maksud CU ini bukan hanya kumpul uang, tetapi ada misi lain yang harus dicapai melalui moto yang telah kita ucapkan. Sesuai misi mewujudkan gereja yang mandiri, solider dan partisipatif,” tegasnya. Ia menambahkan, “Kita saling tolong menolong, saling membantu. itu nilai solidaritasnya.”
Uskup Yanuarius juga menganjurkan agar layanan CU Noken Mambura dapat diperluas hingga menjangkau wilayah Papua Pegunungan dan daerah-daerah terpencil lainnya yang membutuhkan. Ia berpendapat bahwa CU yang sehat harus mampu mengembangkan modal di tengah para anggotanya, dan sebaliknya, para anggota memiliki kewajiban untuk aktif mengembangkan usaha-usaha mereka di bidang apa pun.
Lebih lanjut, Uskup Yanuarius menekankan tanggung jawab pengurus dan anggota dalam memenuhi hak dan kewajiban masing-masing, serta pentingnya saling percaya demi kemajuan CU Noken Mambura. “Usaha itu meningkatkan kesejahteraan para anggota. Perlu dijaga jangan sampai kredit macet bertambah,” pungkasnya.
Salah satu poin penting yang disampaikan Uskup Yanuarius adalah penegasan bahwa pengurus CU Noken Mambura tidak perlu lagi mengajukan bantuan berupa proposal ke pihak mana pun. Hal ini dikarenakan wadah koperasi ini sudah mandiri dan memiliki legalitas yang lengkap. “Tidak perlu badan pengurus membuat bantuan, termasuk proposal ke Koperasi Merah Putih. Tidak usah. Kita mampu. Kita hidup dari keringat kita. Kita minum dari sumur kita. Kita belajar mandiri.”
Ketua Umum Pusat Koperasi Kredit Jakarta, Pujo Prihartanto, turut mengakui keabsahan serta kemandirian CU Noken Mambura. “CU Noken Mambura sudah memenuhi persyarat itu semua, mulai AD/ART. Saya memberi apresiasi kepada para pengurus,” ujarnya.
Namun, Pujo juga memberikan saran kepada pengurus CU Noken Mambura untuk senantiasa mengantisipasi tantangan global, terutama di tengah ketidakpastian perekonomian dunia yang dipengaruhi oleh berbagai kebijakan pemerintah, termasuk Amerika Serikat. Hal ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan dan pertumbuhan CU Noken Mambura juga harus beradaptasi dengan dinamika ekonomi internasional.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…