Categories: travel

Candi Jabung: Warisan Majapahit, Ikon Budaya Baru

Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata budaya, salah satunya melalui Candi Jabung. Candi yang terletak di wilayah ini diharapkan dapat menjadi pusat ekosistem budaya yang melibatkan berbagai aspek, mulai dari seni, tradisi, sejarah, hingga kuliner khas daerah.

Revitalisasi dan Nilai Sejarah Candi Jabung

Candi Jabung, sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit, memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Proses revitalisasi candi ini terus dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan warisan budaya yang berharga ini. Kawasan Candi Jabung memiliki luas sekitar lima hektare, menyimpan berbagai informasi penting mengenai masa lalu.

Candi ini dibangun pada tahun 1276 Saka atau 1354 Masehi, pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Keberadaan Candi Jabung juga tercatat dalam Kitab Negarakertagama, sebuah bukti penting mengenai sejarah dan peradaban pada masa itu.

Keunikan Arsitektur Candi Jabung

Salah satu hal yang membuat Candi Jabung unik adalah material yang digunakan dalam pembangunannya. Candi ini menggunakan bata merah, berbeda dengan kebanyakan candi di Jawa Timur yang menggunakan batu andesit. Penggunaan bata merah ini menunjukkan kemajuan teknologi bangunan pada masa Majapahit. Selain itu, arsitektur Candi Jabung juga mencerminkan akulturasi antara Hindu, Buddha, dan kepercayaan lokal yang berkembang pada masa itu.

Upaya Pelestarian dan Pemanfaatan Berkelanjutan

Pelestarian Candi Jabung menjadi prioritas utama untuk menjaga warisan budaya ini dari berbagai ancaman, termasuk vandalisme dan faktor alam. Mengingat lokasinya yang berada di kawasan pesisir, diperlukan upaya khusus untuk melindungi candi dari kerusakan akibat erosi dan perubahan iklim. Selain pelestarian, pemanfaatan kawasan candi secara berkelanjutan juga perlu diperhatikan. Hal ini sesuai dengan amanat undang-undang yang mengatur tentang pelestarian cagar budaya.

Pengembangan Ekosistem Budaya di Sekitar Candi Jabung

Pengembangan kawasan Candi Jabung sebagai ekosistem budaya dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:

  • Festival Seni dan Budaya: Mengadakan festival seni dan budaya secara rutin dapat menarik wisatawan dan memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Probolinggo.

    • Festival ini dapat menampilkan berbagai seni pertunjukan tradisional, pameran kerajinan, dan kegiatan budaya lainnya yang melibatkan masyarakat setempat.
  • Wisata Sejarah dan Religi: Candi Jabung memiliki nilai sejarah dan religi yang tinggi, sehingga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan religi.

    • Pengunjung dapat belajar mengenai sejarah Kerajaan Majapahit dan melihat langsung arsitektur candi yang unik. Selain itu, kegiatan keagamaan juga dapat diadakan di sekitar candi untuk menarik minat wisatawan religi.
  • Wisata Kuliner Khas Probolinggo: Pengembangan wisata kuliner juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

    • Kabupaten Probolinggo memiliki berbagai makanan khas yang lezat dan unik, seperti mangga podang, tape singkong, dan berbagai olahan hasil laut. Wisatawan dapat menikmati kuliner khas Probolinggo sambil menikmati keindahan Candi Jabung.
  • Pengembangan UMKM Lokal: Pengembangan kawasan Candi Jabung sebagai destinasi wisata budaya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, terutama UMKM.

    • Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, UMKM dapat terlibat dalam menyediakan berbagai produk dan jasa, seperti kerajinan tangan, makanan, dan penginapan.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Pengembangan Candi Jabung sebagai destinasi budaya dan religi diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Peningkatan kunjungan wisatawan akan meningkatkan pendapatan UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, pengembangan pariwisata juga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Kolaborasi dan Dukungan Pemerintah Daerah

Pengembangan Candi Jabung sebagai destinasi wisata budaya memerlukan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat setempat, dan pihak swasta. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyediakan infrastruktur yang memadai, seperti jalan, transportasi, dan fasilitas umum. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu memberikan dukungan kepada UMKM lokal agar dapat berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Dengan adanya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, Candi Jabung dapat menjadi destinasi wisata budaya yang menarik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

6 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

6 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

7 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

8 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

10 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

11 jam ago