Setelah perhelatan Indonesia Masters 2026 yang mendebarkan, para pebulu tangkis dunia kini bersiap untuk melanjutkan perjuangan mereka di Thailand Masters 2026. Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian konsistensi bagi para pemain, sekaligus kesempatan bagi mereka yang kurang beruntung di turnamen sebelumnya untuk bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Thailand Masters 2026 akan berlangsung dari hari Selasa hingga Minggu, tanggal 26 Januari hingga 1 Februari 2026. Pertandingan-pertandingan seru akan digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.
Turnamen ini menjadi penutup rangkaian turnamen BWF World Tour di bulan Januari 2026, sekaligus menjadi bagian dari tur BWF World Tour Asia di awal tahun. Thailand Masters 2026 termasuk dalam kategori turnamen BWF Super 300, dengan total hadiah yang menggiurkan, yaitu sebesar 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp 4.194.750.000,00 (dengan asumsi kurs Rp 16.779).
Thailand Masters 2026 merupakan turnamen keempat dalam rangkaian BWF World Tour 2026, setelah Malaysia Open 2026 (Super 1000), India Open 2026 (Super 750), dan Indonesia Masters 2026 (Super 500).
Indonesia mengirimkan kekuatan penuh dengan 24,5 wakil yang akan berlaga di Thailand Masters 2026. Kehadiran Alwi Farhan, yang baru saja meraih gelar juara di Indonesia Masters 2026, tentu menjadi daya tarik tersendiri. Turnamen ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Alwi setelah penampilan gemilangnya di Istora.
Selain itu, Gloria Emanuelle Widjaja akan kembali berpasangan dengan pemain asal Singapura, Hee Yong Kai Terry. Kolaborasi ini dimulai sejak Indonesia Masters 2026, sebagai alternatif sambil menunggu Rehan Naufal Kusharjanto pulih dari cedera. Di Indonesia Masters 2026 lalu, pasangan campuran ini harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh unggulan ketiga asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Alwi Farhan akan menghadapi Hu Zhe An dari China di babak pertama. Rivalitas antara kedua pemain ini sudah terjalin sejak lama, terutama saat mereka bersaing di Kejuaraan Asia Junior 2023. Secara keseluruhan, mereka telah bertemu sebanyak lima kali di turnamen resmi, dengan empat di antaranya terjadi di level junior. Alwi unggul dengan empat kemenangan, termasuk di final Kejuaraan Dunia Junior 2023 dan final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025.
Kekalahan dari Alwi menjadi titik balik bagi Hu Zhe An, yang sebelumnya dikenal sebagai pemain muda berbakat dari China. Sebelum dikalahkan Alwi, Hu Zhe An sempat mencatatkan kemenangan atas pemain-pemain berpengalaman seperti Lakshya Sen dan Loh Kean Yew di King Cup 2024, serta Lee Chia Hao, Lee Cheuk Yiu, dan Yushi Tanaka di Kejuaraan Beregu Asia 2025. Namun, setelah kekalahan tersebut, Hu Zhe An seringkali tersingkir di babak-babak awal turnamen, bahkan di level Super 100. Saat Alwi menjuarai Indonesia Masters 2026, Hu Zhe An justru gagal lolos dari babak kualifikasi. Oleh karena itu, Alwi perlu mewaspadai motivasi ekstra yang mungkin dimiliki Hu saat menghadapi dirinya nanti.
Selain Alwi Farhan, Indonesia juga mengirimkan beberapa wakil lainnya di sektor tunggal putra, termasuk Prahdiska Bagas Shujiwo, Muhamad Yusuf, Moh Zaki Ubaidillah, Anthony Sinisuka Ginting, dan Yohanes Saut Marcellyno. Namun, penampilan Anthony Ginting masih diragukan setelah mengalami cedera pinggang di Indonesia Masters 2026.
Di sektor ganda putra, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang menjadi finalis Indonesia Masters 2026, akan kembali beraksi. Mereka akan menyandang status sebagai unggulan kedua, sementara unggulan pertama dipegang oleh Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Selain mereka, masih ada dua ganda putra Indonesia lainnya yang akan tampil, yaitu Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Indonesia menurunkan empat wakil di sektor tunggal putri, yang semuanya baru akan memulai kiprah mereka di tahun ini. Komang Ayu Cahya Dewi menjadi ujung tombak karena menjadi satu-satunya pemain yang sudah lolos ke babak utama. Komang akan didampingi oleh mantan pemain Pelatnas, yaitu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Mutiara Ayu Puspitasari. Kadek Dhinda, Thalita, dan Mutiara harus berjuang terlebih dahulu dari babak kualifikasi.
Di sektor ganda putri, Indonesia memiliki beberapa kombinasi baru, seperti Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sementara itu, di ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan menjadi unggulan pertama. Mereka akan menghadapi wakil China yang patut diwaspadai, Zhu Yi Jun/Li Qian. Pasangan Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja juga akan kembali tampil dan harus mewaspadai wakil Taiwan, Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin.
Berikut adalah daftar drawing Thailand Masters 2026 untuk wakil Indonesia:
Babak 32 Besar
Babak Kualifikasi
Catatan: Angka di dalam kurung menunjukkan status unggulan.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…