MALANG, JAWA TIMUR – Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita (SBW) Malang telah mengukuhkan kembali Dr. Sri Untari Bisowarno, MAP sebagai Ketua Umum untuk periode kepengurusan 2026–2029. Keputusan ini diambil dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 yang diselenggarakan di Aula Kendedes, Kantor Pusat SBW, pada Jumat malam, 20 Februari 2026. Terpilihnya kembali Sri Untari menandai kelanjutan estafet kepemimpinan yang diharapkan membawa koperasi ini melangkah lebih maju di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Sri Untari, yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan jajaran pengurus yang berpengalaman. Periode kepemimpinan mendatang akan memprioritaskan penguatan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tantangan ekonomi ke depan semakin kompleks, terutama dengan percepatan transformasi digital yang harus direspons secara strategis oleh koperasi,” ujar Sri Untari. Beliau menambahkan, “Kita harus memastikan SBW tetap relevan di tengah perubahan. Digitalisasi sistem pelayanan, peningkatan kapasitas anggota, serta penguatan manajemen risiko akan menjadi prioritas kami.”
Pada tahun 2025, Koperasi SBW yang memiliki anggota sekitar 8.000 orang ini berhasil membukukan omzet sebesar Rp85 miliar. Meskipun angka ini belum mencapai target yang ditetapkan sebesar Rp90 miliar, manajemen koperasi tetap menunjukkan optimisme. Rencana strategis untuk periode mendatang mencakup pembukaan sejumlah unit usaha baru serta evaluasi mendalam terhadap unit usaha yang ada. Unit usaha yang dinilai merugi dan tidak mampu bersaing akan ditutup untuk efisiensi.
“Salah satu penyebabnya pada tahun 2024 lalu kami menutup salah satu unit usaha, karena tidak bisa bersaing,” ungkap Sri Untari. Namun, beliau juga memaparkan perkembangan positif dengan dibukanya unit usaha baru, yaitu kafe. “Ya Alhamdulillah kita dapat untung di salah satu unit kafe yang sudah berjalan di Jalan Trunojoyo Kota Malang,” imbuhnya, menunjukkan keberhasilan diversifikasi usaha.
Selain pencapaian omzet, Koperasi Konsumen SBW Malang Jawa Timur juga mengumumkan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang signifikan. Total SHU yang dibagikan mencapai Rp1,6 miliar, dengan catatan angka tersebut belum dipotong pajak. Hal ini menunjukkan kinerja positif koperasi dalam memberikan manfaat finansial kepada para anggotanya.
Lebih lanjut, Sri Untari menyoroti peran Koperasi SBW dalam program Koperasi Merah Putih, yang bertujuan untuk membina dan mengembangkan koperasi lain. Koperasi SBW telah aktif menjadi “kakak asuh” bagi 390 koperasi di Kabupaten Malang.
“Kita ini sudah jadi kakak asuhnya 390 koperasi di Kabupaten Malang, jadi tidak usah khawatir,” tegasnya, menekankan komitmen koperasi untuk berkontribusi pada ekosistem perkoperasian yang lebih luas dan kuat di wilayah tersebut.
Dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis, Koperasi SBW Malang berfokus pada dua pilar utama: penguatan tata kelola yang profesional dan adaptasi teknologi.
Penguatan Tata Kelola Profesional:
Adaptasi Teknologi (Digitalisasi):
Sri Untari meyakini bahwa dengan fondasi tata kelola yang kokoh dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi, Koperasi SBW Malang akan mampu tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat di masa mendatang, memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggotanya dan masyarakat luas.
Perkembangan Terbaru Kasus Amsal Sitepu Kasus yang melibatkan Amsal Christy Sitepu, seorang videografer yang kini…
Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat Pada tanggal 19 Februari 2026, pemerintah…
Laga Persiba Balikpapan vs Persipura Berjalan Sengit, Tim Tamu Menang Laga antara Persiba Balikpapan dan…
Pencapaian Siswa Aceh di Dunia Internasional Sebanyak 19 siswa SMA di Aceh berhasil diterima kuliah…
Korban Kecelakaan Beruntun di Bantul Bertambah Menjadi Empat Orang Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan beruntun…
.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan terbaru mengenai konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel menunjukkan…