Pertandingan antara Persija Jakarta dan PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat malam (20/2/2026) tidak hanya menyajikan drama adu taktik, tetapi juga menjadi saksi bisu pencapaian individu yang berarti. Alaeddine Ajaraie, striker asal Maroko yang baru bergabung dengan Persija, akhirnya mencatatkan gol pertamanya untuk klub berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut. Gol yang dicetak pada menit ke-30 itu tidak hanya membuka keunggulan bagi timnya, tetapi juga menjadi momen penting bagi penyerang berusia 33 tahun ini dalam adaptasinya di Liga Indonesia.
Gol pembuka keunggulan Persija ini tercipta berkat kerja sama apik tim. Berawal dari sebuah umpan lambung terukur dari sisi kanan lapangan yang dilepaskan oleh Allano Lima, Alaeddine Ajaraie menunjukkan ketenangannya. Ia dengan sabar menunggu momentum yang tepat, lalu melompat di antara barisan pertahanan PSM Makassar. Dengan sundulan yang akurat dan penuh perhitungan, bola berhasil dikirimkan masuk ke dalam gawang lawan, memicu gemuruh sorak sorai dari ribuan penonton yang memadati stadion kebanggaan Persija itu.
Pergerakan Alaeddine sepanjang pertandingan mendapatkan pujian. Baik saat menguasai bola maupun ketika tidak memegang bola, kehadirannya di lini depan terbukti memberikan dampak positif yang signifikan bagi skuat Persija. Ia tidak hanya menjadi ancaman di depan gawang, tetapi juga mampu menciptakan ruang dan menarik perhatian para pemain bertahan lawan, yang secara tidak langsung membuka celah bagi rekan-rekannya.
Usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persija, Alaeddine Ajaraie mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusinya. Ia menekankan bahwa setiap pertandingan bagi Persija dianggap seperti sebuah final.
“Alhamdulillah atas kemenangan ini. Bagi kami, setiap pertandingan seperti final. Tim mana pun yang datang ke sini tahu bahwa mereka harus bermain melawan Persija, jadi mereka selalu memberikan lebih dari 100 persen. Kami menyadari hal itu dan alhamdulillah, seluruh tim menunjukkan kerja luar biasa hari ini. Saya senang, terutama untuk tim,” ujar Alaeddine, seperti yang dikutip dari situs resmi Persija.
Menghadapi jadwal pertandingan yang padat, Alaeddine menegaskan kesiapan tim. Ia menambahkan, “Insya Allah, kami memiliki pertandingan lagi dalam empat hari ke depan. Kami harus beristirahat, melakukan pemulihan, dan kembali memikirkan kemenangan berikutnya.” Pernyataan ini menunjukkan mentalitas juara dan fokus tim untuk terus meraih hasil positif di setiap laga yang dihadapi.
Salah satu aspek menarik dari kehadiran Alaeddine adalah pengalamannya bermain selama bulan Ramadan. Striker asal Maroko ini berbagi pandangannya mengenai kompetisi di bulan suci.
“Saya pikir itu hal yang normal bagi saya karena saya seorang Muslim. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadan. Bahkan menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam. Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” jelasnya. Pengalaman ini menunjukkan bahwa bulan Ramadan bukanlah halangan baginya untuk tetap tampil maksimal di lapangan hijau, bahkan justru menjadi tantangan tersendiri yang memicu semangatnya.
Alaeddine menutup pernyataannya dengan ungkapan rasa bangga dapat mengenakan seragam kebesaran Persija Jakarta. Ia berterima kasih kepada tim yang telah memberinya energi lebih untuk bertanding.
“Terima kasih kepada tim yang membuat saya bisa mengeluarkan energi lebih. Ramadan bagi saya adalah bulan terbaik. Secara fisik saya merasa bugar dan saya datang ke sini untuk membantu tim meraih kemenangan. Merupakan kebanggaan bagi saya bisa bermain untuk tim ini. Alhamdulillah,” pungkasnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persija Jakarta dalam mempertahankan momentum positif di awal musim. Tim Macan Kemayoran menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk jadwal pertandingan yang padat, serta memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu memberikan kontribusi berarti. Performa Alaeddine Ajaraie di laga ini menjadi bukti nyata adaptasinya yang baik dan potensi besarnya untuk membawa Persija meraih kesuksesan di musim ini.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…