Categories: Nasional

Dua Hari Tinjau Banjir Aceh, Irjen Marzuki: Iman Warga Kuat

Kapolda Aceh Tinjau Korban Banjir dan Progres Pembangunan Hunian Tetap di Hari Kedua Ramadhan

Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, secara langsung memimpin peninjauan ke berbagai lokasi yang terdampak musibah banjir di beberapa kabupaten di wilayah Aceh. Langkah ini menunjukkan komitmen tinggi jenderal bintang dua tersebut dalam memastikan kondisi masyarakat, khususnya mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah keterbatasan akibat bencana.

Sejak hari pertama Ramadhan, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah telah aktif mengunjungi daerah-daerah yang dilanda banjir. Perjalanan dimulai dari Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam setiap kunjungannya, Kapolda secara pribadi menyaksikan langsung bagaimana masyarakat korban banjir tetap menjalankan kewajiban puasa mereka, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan akibat musibah yang menimpa.

Semangat Ibadah di Tengah Musibah

Kunjungan Kapolda Aceh bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya untuk memastikan kondisi masyarakat korban banjir selama bulan suci Ramadhan. Lebih dari itu, Irjen Pol Marzuki ingin melihat secara langsung semangat juang dan keimanan mereka dalam melaksanakan ibadah puasa. “Walaupun mendapat cobaan dengan musibah banjir besar, namun hal tersebut tidak mengurangi kadar keimanan mereka dalam melaksanakan ibadah puasa,” ujar Kapolda saat memberikan keterangan.

Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian rumah warga mengalami kerusakan, akses jalan terganggu, bahkan beberapa jembatan dilaporkan putus akibat terjangan banjir. Namun, kondisi sulit ini tidak mampu menyurutkan semangat beribadah masyarakat. Mereka tetap menjalankan puasa dengan penuh keyakinan, membuktikan ketangguhan spiritual di tengah cobaan fisik.

Perkembangan Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang

Salah satu agenda penting dalam kunjungan Kapolda ke Kabupaten Aceh Tamiang adalah meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Polri. Lokasi pembangunan ini berada di Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Kapolda Marzuki menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan agar warga korban banjir dapat segera kembali menempati hunian yang lebih layak dan aman. Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, progres pematangan lahan melalui kegiatan cut and fill serta penimbunan telah mencapai sekitar 3,7 hektare, atau sekitar 56,5 persen dari target. Sementara itu, pembangunan 150 unit rumah juga menunjukkan perkembangan yang positif.

“Secara keseluruhan, pembangunan hunian tetap ini ditargetkan selesai pada Mei 2026,” ungkap Kapolda. Beliau merinci bahwa pembangunan tersebut dibagi menjadi tiga seksi:
* Seksi A: Tipe precast sebanyak 50 unit, dengan progres pembangunan mencapai 32,5 persen.
* Seksi B: Tipe RUSPIN sebanyak 50 unit, dengan progres pembangunan mencapai 28 persen.
* Seksi C: Tipe rumah kayu sebanyak 50 unit, dengan progres pembangunan mencapai 21 persen.

Kapolda berharap agar progres di setiap seksi dapat terus meningkat sehingga target penyelesaian pembangunan hunian tetap dapat tercapai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Peninjauan Infrastruktur Vital

Selain fokus pada hunian tetap, agenda kunjungan Kapolda Aceh juga mencakup peninjauan terhadap infrastruktur vital yang terdampak banjir, terutama jembatan. Pada hari pertama puasa, Irjen Marzuki telah mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Bailey di Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya, pada hari kedua Ramadhan, peninjauan dilanjutkan ke Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, untuk melihat perkembangan pembangunan dua unit jembatan Bailey yang ditangani oleh pihak kepolisian. Jembatan-jembatan ini memiliki peran strategis dalam menghubungkan empat desa di wilayah tersebut, sehingga akses transportasi masyarakat dapat segera kembali normal pasca-banjir.

Tidak hanya itu, Kapolda juga meninjau jembatan kayu darurat yang dibangun oleh tim Polres Lhokseumawe di Gampong Riseh Tunong. Jembatan sementara ini berfungsi sebagai penghubung antar desa yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Tanggung Jawab Kepolisian untuk Masyarakat

Dalam rangkaian seluruh kunjungan tersebut, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan kembali esensi tugas kepolisian yang memiliki tanggung jawab besar untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, tanpa terkecuali.

“Baik Polres yang terkena musibah maupun yang tidak terdampak banjir, semua wajib membantu dan melayani masyarakat,” tegas Kapolda. Pernyataan ini menekankan bahwa upaya penanganan bencana dan pelayanan publik merupakan prioritas utama bagi seluruh jajaran kepolisian di Aceh, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

4 jam ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

4 jam ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

6 jam ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

7 jam ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

8 jam ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

9 jam ago