Pasar modal Indonesia memulai pekan ini dengan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan sinyal positif di awal perdagangan Senin (26 Januari 2026).
IHSG dibuka dengan kenaikan signifikan, mengindikasikan kepercayaan investor terhadap pasar saham dalam negeri.
IHSG dibuka pada level 8.967,73, naik sebesar 16,72 poin atau setara dengan 0,19 persen. Kenaikan ini memberikan sentimen positif bagi para pelaku pasar dan investor.
Namun, pergerakan berbeda justru ditunjukkan oleh indeks LQ45. Indeks yang berisikan 45 saham pilihan ini mengalami koreksi tipis sebesar 0,59 poin atau 0,07 persen, berada pada posisi 872,99. Meskipun demikian, secara keseluruhan, pasar tetap menunjukkan performa yang menggembirakan.
Setelah pembukaan yang positif, IHSG terus melanjutkan tren penguatannya. Hingga pukul 11:02 WITA, IHSG tercatat melesat tajam, naik sebesar 86,653 poin atau sekitar 0,97 persen, mencapai posisi 9.028,663. Kenaikan ini mencerminkan momentum positif yang kuat di pasar saham.
Pergerakan positif IHSG didukung oleh dominasi saham-saham yang mengalami kenaikan harga. Data menunjukkan bahwa sebanyak 353 saham tercatat naik, mengungguli jumlah saham yang melemah, yaitu sebanyak 218 saham. Sementara itu, terdapat 139 saham yang bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Aktivitas perdagangan di pasar saham juga menunjukkan peningkatan. Hingga pukul 11:02 WITA, total nilai transaksi mencapai Rp8,088 triliun dengan volume perdagangan mencapai 12,381 miliar saham. Angka ini menunjukkan antusiasme investor dalam melakukan transaksi jual beli saham.
Secara teknikal, IHSG memiliki potensi untuk mengalami rebound, asalkan mampu bertahan di area support 8.880. Area support ini menjadi kunci untuk menjaga momentum positif IHSG.
Berikut adalah perkiraan level support dan resistance IHSG:
Level support merupakan area di mana harga saham cenderung menemukan titik terendah dan berpotensi mengalami pantulan ke atas. Sementara itu, level resistance adalah area di mana harga saham cenderung mengalami kesulitan untuk menembus dan berpotensi mengalami koreksi.
Beberapa faktor dapat menjadi pendorong kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini, di antaranya:
Dengan kondisi pasar yang positif, investor dapat mempertimbangkan beberapa strategi investasi, di antaranya:
Penting bagi investor untuk selalu melakukan riset dan analisis sebelum membuat keputusan investasi. Konsultasi dengan penasihat keuangan juga dapat membantu investor dalam memilih strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…