Categories: Bisnis

IHSG Melonjak 0,89% ke 8.285, MBMA, EMTK, SCMA Pimpin Penguatan

IHSG Bertahan di Zona Hijau, Bursa Asia Menguat di Tengah Dinamika AI dan Negosiasi Nuklir

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang solid pada perdagangan sesi pertama hari Rabu, 18 Februari 2026, berhasil bertahan di zona hijau. Pergerakan positif ini sejalan dengan tren yang terlihat di bursa saham regional, memberikan sentimen optimisme bagi para pelaku pasar.

Berdasarkan data yang dihimpun, IHSG tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,89%, atau setara dengan 72,815 poin, hingga mencapai level 8.285,087. Kenaikan ini didukung oleh volume perdagangan yang signifikan, dengan total 31,5 miliar saham diperdagangkan senilai Rp 13,3 triliun. Dalam pergerakan pasar, tercatat 445 saham mengalami penguatan, sementara 218 saham melemah, dan 148 saham lainnya stagnan.

Penguatan IHSG pada sesi pagi ini ditopang oleh kontribusi positif dari sepuluh indeks sektoral. Sektor-sektor yang menunjukkan kinerja terbaik antara lain IDX-Trans yang melonjak 3,17%, IDX-Cyclic dengan kenaikan 2,55%, dan IDX-Energy yang berhasil menguat 1,79%.

Saham Unggulan dan Pelemahan di LQ45

Dalam daftar saham-saham dengan kapitalisasi pasar terbesar (LQ45), beberapa emiten menunjukkan performa impresif sebagai top gainers:

  • PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA): Mencatat kenaikan signifikan sebesar 8,97%, ditutup pada harga Rp 790 per saham.
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Mengalami penguatan 5,95%, dengan harga penutupan Rp 980 per saham.
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA): Berhasil naik 3,92%, mengakhiri sesi perdagangan pada harga Rp 318 per saham.

Di sisi lain, beberapa saham juga tercatat mengalami pelemahan sebagai top losers di LQ45:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Mengalami penurunan 3,58%, dengan harga penutupan Rp 90.950 per saham.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Turun 2,65%, diperdagangkan pada harga Rp 7.350 per saham.
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Mencatat pelemahan 2,33%, ditutup pada harga Rp 2.940 per saham.

Bursa Asia Menguat: Kekhawatiran AI dan Perkembangan Negosiasi Nuklir

Pergerakan positif di bursa saham Asia pada hari Rabu terjadi meskipun kekhawatiran mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI) masih menjadi bayang-bayang bagi pasar global. Di sisi lain, harga minyak bumi menunjukkan fluktuasi setelah Iran melaporkan kemajuan dalam negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat (AS).

Dolar Selandia Baru terpantau melemah setelah bank sentral negara tersebut menyatakan bahwa kebijakan moneter perlu tetap bersifat akomodatif untuk terus mendukung proses pemulihan ekonomi.

Jepang Pimpin Penguatan Regional

Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, berhasil menguat 1,4%, mengakhiri tren penurunan yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan 0,5%.

Perlu dicatat bahwa pasar saham di China daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan diliburkan sehubungan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.

Kontrak berjangka saham Eropa memberikan indikasi pembukaan yang sedikit lebih tinggi. Sementara itu, kontrak berjangka saham AS juga bergerak dalam tren positif, dengan kontrak S&P 500 e-mini mengalami kenaikan tipis 0,06%.

Sentimen positif di Asia pada hari ini sebagian besar mengikuti jejak sesi perdagangan yang relatif lesu di Wall Street pada hari Selasa, di mana investor masih mencerna prospek investasi besar-besaran dalam teknologi AI.

Ketidakpastian AI dan Dinamika Imbal Hasil Obligasi

Para analis pasar menyoroti bahwa ketidakpastian seputar perkembangan dan adopsi teknologi AI masih menjadi sumber volatilitas yang signifikan. Hal ini mencakup kesulitan dalam mengidentifikasi perusahaan mana yang akan menjadi pemenang utama, serta potensi dampaknya terhadap sektor-sektor industri lain dan pasar tenaga kerja secara keseluruhan.

Dalam pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun mengalami kenaikan sebesar 1,7 basis poin menjadi 4,07%. Sementara itu, imbal hasil obligasi dengan tenor 30 tahun juga terpantau naik ke level 4,70%.

Fluktuasi Harga Minyak dan Emas

Harga minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) menunjukkan sedikit kenaikan, masing-masing sekitar 0,2%–0,3%, mencapai level US$67,60 dan US$62,51 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya kedua jenis minyak tersebut ditutup pada level terendah dalam lebih dari dua pekan.

Peningkatan harga minyak ini didorong oleh perkembangan positif dari pembicaraan di Jenewa, yang dilaporkan menghasilkan pemahaman awal antara Teheran dan Washington mengenai prinsip-prinsip kunci dalam penyelesaian sengketa nuklir. Perkembangan ini secara signifikan meredakan kekhawatiran akan potensi konflik militer di sekitar Selat Hormuz, yang dapat mengganggu pasokan minyak global.

Sementara itu, harga emas berbalik menguat sekitar 1% menjadi sekitar US$4.926 per ons. Perak juga menunjukkan lonjakan yang cukup tajam, yaitu 2,15%, diperdagangkan pada kisaran US$74,94 per ons troi.

Indeks dolar AS, yang berfungsi sebagai pengukur kinerja mata uang greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, mengalami kenaikan tipis menjadi 97,22 dalam perdagangan di pasar Asia.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Astaga, lahan KAI untuk rusun Tanah Abang diserobot pihak lain

Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…

1 hari ago

Denada & Ressa: Haru Bertemu dalam Tangis

Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…

1 hari ago

Ben Kasyafani Pilih Jadi Sahabat untuk Sienna Saat Putuskan Lepas Hijab, Ini Alasannya

Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…

1 hari ago

Mengapa Lulusan RPL Jadi Incaran di Dunia Teknologi?

JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…

1 hari ago

Veda Sadar Diri, Juara Red Bull Rookies Cup Tampil Gesit di COTA

Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…

1 hari ago

5 Fakta Mencengangkan Persib Bandung Kalahkan Semen Padang: 2 Rekor Tak Terduga, Bintang Persija Terpengaruh

Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…

1 hari ago