Categories: Ekonomi

Mandiri: Sinergi Kuat, UMKM Jaya!

Bank Mandiri, sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan kemandirian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen ini diimplementasikan melalui partisipasi aktif dalam berbagai program strategis pemerintah yang fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Dukungan Terintegrasi untuk UMKM

Bank Mandiri menjalankan kontribusi berkelanjutan melalui pendekatan terintegrasi yang meliputi:

  • Pembiayaan: Menyediakan akses modal yang lebih mudah bagi UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.
  • Pendampingan Usaha: Memberikan pelatihan, konsultasi, dan mentoring kepada pelaku UMKM agar mereka dapat mengelola bisnis dengan lebih efektif.
  • Pengembangan Ekosistem Keuangan: Menciptakan lingkungan keuangan yang mendukung UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan berdaya saing.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan adalah bagian dari mandat Bank Mandiri sebagai agen pembangunan. Dukungan komprehensif dan terukur diberikan untuk menciptakan dampak nyata bagi pelaku usaha dan perekonomian masyarakat.

“UMKM adalah pilar utama dalam menopang ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, Bank Mandiri mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem sebagai satu kesatuan pendekatan untuk memperluas kapasitas usaha para pelaku UMKM,” ujar Riduan.

Pemberdayaan Masyarakat Desa

Untuk memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan merata hingga tingkat lokal, Bank Mandiri aktif menginisiasi dan berkolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat desa.

  • Kolaborasi dengan BUMDES dan BUMDESMA: Memperkuat kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) untuk meningkatkan perekonomian desa.
  • Program Strategis Nasional: Terintegrasi dengan pelaksanaan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Program Makan Bergizi Gratis.

    Melalui dukungan ini, Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA, mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, serta menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis. Hal ini mendukung kelancaran transaksi, tata kelola keuangan, dan keberlanjutan program di tingkat desa.

Mandiri Sahabat Desa

Bank Mandiri juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui Mandiri Sahabat Desa, sebuah program yang dirancang untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa melalui:

  • Penguatan Ekonomi: Meningkatkan pendapatan dan peluang usaha bagi masyarakat desa.
  • Peningkatan Literasi Keuangan: Memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang baik.
  • Pengembangan Keterampilan: Melatih masyarakat desa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 kepala keluarga penerima manfaat di ratusan desa. Implementasinya mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan infrastruktur desa. Total penerima manfaat meliputi:

  • 800 orang pada program pemberdayaan masyarakat desa.
  • 500 penerima manfaat penanggulangan stunting.
  • 350 penerima manfaat peningkatan sarana desa tertinggal.
  • 100 penerima manfaat pemberdayaan kelompok masyarakat perkebunan.

Perluasan Akses Pembiayaan UMKM

Sejalan dengan dukungan-dukungan tersebut, Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan bagi segmen UMKM sebagai upaya mendorong inklusivitas keuangan. Sejak Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp74,9 triliun.

Kinerja positif ini didukung oleh strategi jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, salah satunya melalui optimalisasi kehadiran Mandiri Agen. Layanan Laku Pandai yang didukung Aplikasi Mandiri Agen dan EDC Mini ATM ini telah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total 65 juta transaksi hingga Desember 2025.

Optimalisasi Layanan Finansial Terintegrasi

Untuk menangkap potensi transaksi pelaku UMKM, Bank Mandiri juga mengoptimalkan layanan finansial terintegrasi Livin’ Merchant. Aplikasi yang berfungsi sebagai enhanced point of sales (POS) ini telah digunakan oleh lebih dari 3 juta pelaku usaha.

Program Pembinaan Berkelanjutan

Penguatan UMKM juga dilakukan melalui program pembinaan berkelanjutan agar pelaku usaha dapat naik kelas, yaitu Rumah BUMN. Melalui program ini, Bank Mandiri mendorong:

  • Modernisasi: Mengadopsi teknologi dan praktik bisnis modern.
  • Digitalisasi: Memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan penjualan.
  • Perluasan Akses Marketplace: Membantu UMKM untuk menjual produk mereka secara online.
  • Pembukaan Peluang Pasar Luar Negeri: Memfasilitasi UMKM untuk ekspor produk mereka.

Hingga kini, program ini telah membantu lebih dari 7.900 pelaku UMKM meningkatkan skala usahanya.

Meningkatkan Daya Saing UMKM

Bank Mandiri juga mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui Mandiri Mikro Fest (MMF) dan Program UMKM Melangkah Menuju Pasar Global yang diikuti oleh total 561 pelaku usaha. Program ini diarahkan untuk:

  • Memperluas Akses Pasar: Membantu UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
  • Meningkatkan Kualitas Produk: Memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM.
  • Meningkatkan Kapasitas Ekspor: Membekali UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk ekspor.

Komposisi peserta didominasi sektor Food & Beverage sebesar 55 persen dan Fashion & Craft sebesar 38 persen, sejalan dengan potensi unggulan ekonomi desa yang terus bertumbuh.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Riduan memastikan bahwa Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pembangunan dan pemberdayaan desa berjalan konsisten, terukur, unggul dan berkelanjutan.

“Melalui sinergi yang terintegrasi dan penguatan ekosistem, Bank Mandiri memperluas kapasitas UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing sekaligus menghadirkan keunggulan berkelanjutan bagi ekonomi kerakyatan. Hal ini menjadi wujud komitmen Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses ekonomi yang inklusif di Indonesia,” pungkas Riduan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Fakta Cahaya Merah di Langit Lampung, Diduga Sisa Roket China Masuk Indonesia

Penampakan Benda Bercahaya Misterius di Langit Lampung Warga di Provinsi Lampung dihebohkan dengan penampakan benda…

36 menit ago

Jaksa Beri Brownies, DPR Marah, Amsal Sitepu Diminta Ikuti Alur Hukum

Perkembangan Terbaru Kasus Amsal Sitepu Kasus yang melibatkan Amsal Christy Sitepu, seorang videografer yang kini…

2 jam ago

Lampu Kuning Perjanjian Perdagangan RI-AS

Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat Pada tanggal 19 Februari 2026, pemerintah…

2 jam ago

Persiba Balikpapan Kalah Akibat Pemain Kram, Terancam Degradasi

Laga Persiba Balikpapan vs Persipura Berjalan Sengit, Tim Tamu Menang Laga antara Persiba Balikpapan dan…

3 jam ago

19 Siswa SMA Aceh Diterima Kuliah di Luar Negeri, Rekor Terbanyak dalam Sejarah Pendidikan Aceh

Pencapaian Siswa Aceh di Dunia Internasional Sebanyak 19 siswa SMA di Aceh berhasil diterima kuliah…

4 jam ago

Empat Korban Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Bantul, Ini Kronologinya

Korban Kecelakaan Beruntun di Bantul Bertambah Menjadi Empat Orang Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan beruntun…

4 jam ago