Moskow, Rusia – Wilayah pesisir Laut Hitam Rusia dilaporkan menjadi sasaran serangan drone dalam skala besar pada 15 Februari 2026 waktu setempat. Serangan ini menimbulkan kerusakan signifikan pada infrastruktur penting, termasuk di pelabuhan Taman dan sejumlah tangki bahan bakar. Sistem pertahanan udara dilaporkan bekerja keras sepanjang malam untuk menangkis gelombang pesawat nirawak yang diluncurkan dari Ukraina menuju wilayah Krasnodar di Rusia selatan.
Gubernur Krasnodar, Veniamin Kondratyev, mengkonfirmasi insiden tersebut melalui unggahan di Telegram pada Minggu pagi. Serangan ini terjadi menjelang pertemuan penting antara negosiator Rusia dan Ukraina di Jenewa yang dijadwalkan pada hari Selasa untuk upaya perdamaian.
Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di permukiman Volna, yang terletak di distrik Temryuk. Area ini merupakan lokasi Pelabuhan Taman. Menurut gubernur, sebuah tangki penyimpanan bahan bakar, fasilitas gudang, dan terminal pelabuhan mengalami dampak langsung dari serangan tersebut.
Staf Umum Ukraina secara resmi mengakui keterlibatan mereka dalam serangan terhadap Pelabuhan Taman melalui pernyataan di Telegram. Namun, mereka tidak memberikan rincian mengenai skala penuh dari kerusakan yang ditimbulkan.
Untuk menangani situasi darurat, petugas layanan darurat segera dikerahkan. Sebanyak 126 personel dan 34 unit peralatan dikerahkan untuk memadamkan beberapa titik api yang muncul akibat serangan. Pihak berwenang melaporkan bahwa dua orang mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis.
Pelabuhan Taman memiliki posisi strategis yang penting. Terletak di semenanjung yang berhadapan langsung dengan Selat Kerch, pelabuhan ini berada di seberang Krimea, wilayah yang dianeksasi oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014. Fasilitas pelabuhan ini, yang sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan pada bulan Desember, merupakan pusat aktivitas vital untuk penanganan berbagai jenis kargo, termasuk minyak, gas petroleum cair (LPG), biji-bijian, pupuk, dan kargo lainnya.
Dampak serangan tidak hanya terbatas pada Pelabuhan Taman. Kota pesisir Rusia lainnya, Sochi, juga mengalami salah satu serangan paling panjang dan intens, menurut Walikota Andrey Proshunin. Meskipun demikian, laporan awal menunjukkan bahwa kerusakan di Sochi bersifat kecil. Selain itu, desa Yurovka, yang berdekatan dengan Anapa, juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Di sisi lain, ibu kota Rusia, Moskow, juga menjadi target potensial serangan. Walikota Moskow, Sergei Sobyanin, melaporkan bahwa sebanyak 18 drone yang dilaporkan bergerak menuju ibu kota berhasil ditembak jatuh sejak awal hari. Laporan ini disampaikan oleh kantor berita Interfax.
Sementara itu, di Ukraina, serangan semalam dari pihak Rusia dilaporkan menyebabkan pemadaman air dan listrik di sebagian wilayah kota pelabuhan Laut Hitam, Odesa, serta kota terdekat Chornomorsk. Administrasi regional Ukraina mengkonfirmasi dampak tersebut. Selain itu, wilayah Donetsk, Zaporizhzhia, dan Sumy juga dilaporkan mengalami serangan pada malam yang sama, sebagaimana diungkapkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui unggahan di platform X.
Konflik yang terus berlanjut telah mengarah pada serangan berulang kali terhadap kota-kota Ukraina dan infrastruktur vital negara tersebut. Selama berbulan-bulan, Rusia telah melancarkan rentetan rudal jelajah dan balistik, yang seringkali dikombinasikan dengan serangan drone bermuatan bahan peledak. Serangan-serangan ini telah menyebabkan ratusan ribu warga Ukraina mengalami pemadaman listrik dan pemanas, terutama di tengah suhu musim dingin yang sangat dingin.
Sebagai respons, Ukraina juga telah melancarkan serangan balasan terhadap berbagai sasaran di Rusia. Serangan ini mencakup kilang minyak, terminal minyak, pelabuhan, dan sebagian jaringan listrik di wilayah selatan Rusia serta daerah perbatasan.
Sebagai ilustrasi dari dampak serangan siber yang juga mewarnai konflik ini, pekan lalu wilayah Belgorod di Rusia melaporkan bahwa lebih dari 220.000 pengguna kehilangan aliran listrik akibat serangan siber. Insiden-insiden ini menunjukkan kompleksitas dan jangkauan konflik yang terus meluas, melibatkan berbagai metode serangan dan berdampak pada infrastruktur sipil di kedua belah pihak.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…