Sebuah kabar duka menyelimuti Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Seorang pria paruh baya yang dikenal sebagai tukang servis elektronik ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kontrakannya. Kejadian pilu ini terjadi pada Minggu (9/2/2026) malam, di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Junaidi, Kelurahan Watervang, Lubuklinggau.
Korban diketahui bernama Paulus Ingkriwang, seorang pria berusia 61 tahun. Meskipun tercatat berdomisili di Jalan Garuda RT 06, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Paulus diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakannya di Jalan Junaidi RT 01, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Kehidupannya yang menyendiri di kontrakan tersebut justru menjadi saksi bisu penemuan jasadnya.
Kronologi Penemuan Jasad yang Mengejutkan
Penemuan jasad Paulus Ingkriwang bermula ketika anak korban datang berkunjung ke rumah ayahnya dengan niat untuk menginap. Namun, kedatangannya disambut keheningan. Berulang kali ia mengetuk pintu kontrakan, namun tak ada jawaban dari dalam. Kecurigaan mulai muncul di benak sang anak.
Ia kemudian memanggil salah seorang tetangga kontrakan, Budi Setia, untuk dimintai bantuan. Bersama Budi, sang anak kembali mencoba mengetuk pintu, namun respons yang diharapkan tetap tidak kunjung datang. Ketidakberhasilan dalam berkomunikasi membuat keduanya semakin khawatir.
Dalam situasi yang semakin mencekam, Budi Setia memutuskan untuk memanggil warga lain yang berada di sekitar lokasi. Kekhawatiran bersama akhirnya mendorong mereka untuk mengambil tindakan drastis. Dengan sepakat, pintu kontrakan tersebut akhirnya dibuka secara paksa.
“Setelah pintu dibuka, korban sudah ditemukan meninggal dunia di dalam kamar,” ujar salah seorang warga yang turut menyaksikan peristiwa tersebut. Penemuan yang mengerikan itu sontak membuat suasana di sekitar kontrakan menjadi tegang. Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Penyelidikan Awal dan Dugaan Penyebab Kematian
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Lubuklinggau Timur dan Polres Lubuklinggau segera bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Tim identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung diterjunkan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan awal.
Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas di TKP menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Hal ini mengarahkan pada dugaan awal bahwa Paulus Ingkriwang meninggal dunia bukan karena tindak kriminal.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan warga sekitar, dugaan terkuat adalah korban meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya. Paulus Ingkriwang memang diketahui memiliki riwayat kesehatan yang membutuhkan perhatian.
Aan, Ketua RT 01 Kelurahan Watervang, membenarkan bahwa Paulus Ingkriwang telah lama mengontrak di wilayahnya dan selalu tinggal seorang diri. “Korban selama ini memang sudah lama mengontrak di RT 01 dan tinggal sendirian. Keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit,” ujar Aan. Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan bahwa faktor kesehatan menjadi penyebab utama kepergian Paulus.
Keputusan Keluarga: Penolakan Autopsi dan Pemakaman Segera
Dalam situasi duka yang mendalam, pihak keluarga korban membuat keputusan penting terkait penanganan jenazah. Setelah berdiskusi dan mempertimbangkan kondisi serta riwayat kesehatan korban, keluarga Paulus Ingkriwang secara tegas menyatakan penolakan untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Keluarga membuat surat pernyataan resmi yang menegaskan ketidakbersediaan mereka untuk menjalani proses autopsi. Keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan, termasuk keyakinan bahwa korban memang meninggal karena sakit dan keinginan untuk segera memakamkan jenazah sesuai dengan adat dan keyakinan yang dianut.
“Malam itu juga jenazah Paulus langsung dibawa pihak keluarga ke Kelurahan Kayu Ara untuk dimakamkan,” ungkap Aan, Ketua RT, mengonfirmasi bahwa proses pemakaman dilakukan segera setelah semua administrasi dan keputusan keluarga diselesaikan.
Kejadian ini menjadi pengingat akan kerapuhan hidup dan pentingnya perhatian terhadap kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri. Kepergian Paulus Ingkriwang menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…