Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat dan Jabodetabek: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Provinsi Jawa Barat dan wilayah Jabodetabek diperkirakan akan mengalami cuaca yang tidak bersahabat dalam beberapa hari ke depan. Mulai hari Senin (26/1/2026) hingga Selasa (27/1/2026), potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada rentang waktu pagi hingga dini hari, saat potensi cuaca ekstrem diperkirakan lebih tinggi.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek:
Pagi Hari (07.00 – 13.00 WIB): Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di berbagai wilayah, meliputi:
Siang hingga Sore Hari (13.00 – 19.00 WIB): Potensi hujan ringan hingga sedang masih akan mewarnai sejumlah wilayah, termasuk:
Malam Hari (19.00 – 01.00 WIB): Hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan mengguyur wilayah:
Dini Hari (01.00 – 07.00 WIB): Potensi hujan ringan hingga sedang masih berlanjut di:
Secara umum, suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 60 hingga 98 persen. Angin akan bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 50 kilometer per jam.
Senin Pagi: Kondisi cuaca umumnya berawan tebal dengan potensi hujan ringan di:
Senin Siang hingga Sore: Cuaca diprakirakan berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di:
Senin Malam: Potensi hujan ringan hingga sedang di:
Selasa Dini Hari: Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten dan Kota Bekasi.
Suhu udara di Kota dan Kabupaten Bogor diperkirakan berkisar antara 20 hingga 26 derajat Celsius, sedangkan wilayah Jabodetabek lainnya berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 75 hingga 90 persen, dengan angin permukaan bertiup dari arah barat hingga barat laut berkecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama pada pagi hingga dini hari di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan dampak seperti:
Warga yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi diharapkan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah antisipatif guna meminimalkan risiko yang mungkin timbul. Selalu perhatikan lingkungan sekitar dan segera laporkan jika ada potensi bahaya. Keselamatan adalah prioritas utama.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…