Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat Gelar Aksi Sosial di Kampung Menjaga, Berikan Bantuan Sembako Jelang Hari Pers Nasional
LABUAN BAJO – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap tanggal 9 Februari, Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menggelar kegiatan bakti sosial di Kampung Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Aksi nyata ini menunjukkan kepedulian para jurnalis terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah yang aksesnya masih terbatas.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (8/2/2026) siang ini melibatkan sejumlah anggota PWMB yang berasal dari berbagai media di Labuan Bajo. Dengan semangat kebersamaan, mereka bergerak menuju Kampung Menjaga menggunakan dua unit mobil yang penuh dengan muatan bantuan. Selain itu, beberapa anggota lainnya turut serta menggunakan sepeda motor.
Muatan bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok yang sangat berarti bagi warga. Di antaranya adalah beras, mi instan, telur ayam, susu saset, teh, dan berbagai bahan pangan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat di Kampung Menjaga.
Perjalanan menuju Kampung Menjaga bukanlah tanpa tantangan. Dari Labuan Bajo, rombongan membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 55 menit untuk mencapai lokasi. Rute yang dilalui pun cukup beragam, dimulai dari jalan utama Pantai Pede, kemudian berlanjut menuju Jalan Asean Summit. Setelah melewati perkampungan Mbarata, rombongan berbelok ke arah kanan menuju simpang Kampung Menjaga.
Memasuki area simpang Kampung Menjaga, kondisi jalan langsung berubah drastis. Kendaraan yang ditumpangi rombongan harus melewati jalanan berlumpur yang cukup dalam. Perjalanan semakin menantang ketika harus menyusuri hutan belukar dengan kondisi jalan yang berbatu dan berdebu. Kondisi jalan yang rusak parah ini menjadi saksi bisu atas minimnya perhatian pemerintah, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat, terhadap akses transportasi di wilayah tersebut.
Di sepanjang perjalanan, terlihat hamparan persawahan warga di sisi kanan jalan. Namun, semakin mendekati perkampungan pesisir Kampung Menjaga, kondisi jalan tanah berbatu semakin menguji kesabaran para pengendara. Tantangan berikutnya muncul saat mencapai sebuah bukit, di mana terdapat turunan curam yang kondisinya jauh lebih buruk. Kerusakan jalan yang memanjang ini seolah menjadi potret harapan masyarakat yang mendambakan perhatian dan sentuhan perbaikan dari para pemangku kebijakan.
Setibanya di Kampung Menjaga, bantuan sembako langsung diturunkan dari mobil dan ditempatkan di salah satu rumah warga. Di lokasi tersebut, para anggota PWMB disambut hangat oleh warga yang telah menanti kedatangan mereka. Senyum kebahagiaan terpancar jelas dari wajah anggota PWMB maupun warga yang hadir, menciptakan suasana haru dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan sembako dibagikan secara bergilir kepada 40 kepala keluarga yang ada di Kampung Menjaga. Setiap kepala keluarga menerima paket bantuan yang telah disiapkan oleh PWMB.
Kepala Desa Macang Tanggar, Jamalludin, mengungkapkan apresiasinya yang mendalam terhadap kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh PWMB. Menurutnya, aksi ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan sangat berarti bagi masyarakat Kampung Menjaga.
“Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat sangat antusias terhadap keadaan dan situasi yang ada di Desa Macang Tanggar, khususnya di Kampung Nelayan Dusun Menjaga ini,” ujar Kades Jamalludin dengan senyum.
Ia menambahkan bahwa 40 kepala keluarga yang menerima bantuan tersebut merupakan warga yang paling terdampak oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini. Cuaca buruk tersebut secara signifikan menghambat aktivitas melaut para nelayan, yang merupakan mata pencaharian utama mereka.
Menyikapi kondisi jalan yang rusak parah, Kades Jamalludin, mewakili seluruh warga Kampung Menjaga, menyampaikan harapan besar agar akses transportasi di wilayah mereka dapat segera diperhatikan dan diperbaiki, sehingga dapat sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah memiliki fasilitas transportasi yang memadai.
Salah seorang warga Kampung Menjaga, Suryani, turut menyampaikan rasa bahagianya atas bantuan sembako yang diberikan oleh PWMB. Ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh anggota PWMB atas kepedulian mereka.
“Saya senang sekali. Terima kasih semuanya,” ucap Suryani singkat dengan nada malu-malu saat diwawancarai.
Acara dilanjutkan dengan sesi makan siang dan ramah tamah sederhana. Hidangan yang disajikan meliputi nasi, lauk ikan goreng, sambal pete, tahu dan tempe goreng kecap, serta sayur daun ubi yang lezat. Aroma hidangan yang menggugah selera semakin menambah kehangatan suasana kebersamaan.
Tak lama berselang, langit mulai menunjukkan tanda-tanda mendung. Di saat itulah, anggota PWMB berpamitan kepada masyarakat dan memulai perjalanan kembali ke Labuan Bajo, meninggalkan senyum dan harapan di Kampung Menjaga.







