NTB Diguncang Gempa: Update Terkini!

Gempa bumi mengguncang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Senin, 26 Januari 2026. Gempa dengan magnitudo 2.4 SR ini terjadi pada pukul 10:32:26 Wita. Pusat gempa berada di kedalaman 14 kilometer. Lokasi episenter gempa tercatat pada koordinat 8.38 Lintang Selatan dan 119.29 Bujur Timur, berada di Kota Bima.

Kota Bima, yang juga dikenal dengan nama Dana Mbojo oleh suku Mbojo, merupakan sebuah kota otonom yang terletak di Pulau Sumbawa bagian timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data pertengahan tahun 2024 menunjukkan jumlah penduduk kota Bima mencapai 163.824 jiwa, dengan kepadatan penduduk 694 jiwa per kilometer persegi.

Bacaan Lainnya

Meskipun gempa ini relatif kecil, penting untuk selalu waspada dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi. Berikut adalah panduan keselamatan saat terjadi gempa, baik di dalam maupun di luar rumah, serta di berbagai lokasi lainnya:

Hal yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

  1. Ketika Berada di Dalam Rumah

    Keamanan diri dan keluarga adalah prioritas utama.

    • Berlindung di bawah meja: Gempa bumi dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat. Segera berlindung di bawah meja yang kokoh dan pegang erat kaki meja. Jika tidak ada meja, lindungi kepala dengan bantal, papan, atau benda lain yang dapat meredam benturan. Kusen pintu juga bisa menjadi tempat berlindung alternatif.

    • Matikan sumber api: Jika ada api yang menyala, segera matikan kompor atau tungku. Biasakan untuk selalu mematikan sumber bahan bakar, bahkan saat gempa berskala kecil. Beritahu orang lain untuk melakukan hal yang sama. Unit pemadam kebakaran mungkin kesulitan membantu saat gempa, sehingga setiap orang harus berusaha memadamkan api secepat mungkin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

    • Evakuasi dengan tertib: Setelah gempa mereda, jangan panik saat keluar rumah. Hati-hati terhadap reruntuhan seperti kaca, genteng, seng, dan pagar yang mungkin roboh. Periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka dan berikan pertolongan pertama jika diperlukan. Hubungi pihak berwenang jika ada luka parah.

  2. Ketika Berada di Luar Rumah

    Lindungi kepala dan hindari potensi bahaya.

    • Waspada terhadap reruntuhan: Hati-hati terhadap reruntuhan seperti balok semen, genteng, kaca, dan dinding yang roboh.

    • Hindari pohon dan tiang listrik: Jauhi pohon tinggi dan jaringan listrik. Bergeraklah ke area terbuka yang lapang.

  3. Ketika Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar

    Kendalikan diri dan ikuti instruksi petugas.

    • Jangan panik: Kepanikan adalah masalah utama di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan, bioskop, dan pasar. Cobalah untuk tetap tenang dan tidak memicu kepanikan orang lain.

    • Ikuti arahan petugas: Ikuti petunjuk dari petugas keamanan atau karyawan yang bertugas.

    • Hindari asap: Jika terjadi kebakaran, area sekitar akan dipenuhi asap tebal. Merunduklah untuk menghindari menghirup asap dan segera evakuasi diri.

  4. Ketika Berada di Dalam Bangunan Bertingkat

    Tetap tenang dan ikuti prosedur darurat.

    • Jangan panik jika alarm berbunyi atau listrik padam: Bangunan bertingkat biasanya dilengkapi dengan sistem operasi darurat yang akan aktif secara otomatis saat gempa.

    • Berlindung di bawah meja: Cari tempat berlindung yang kuat, seperti di bawah meja.

    • Jauhi jendela: Hindari jendela untuk mencegah terkena pecahan kaca.

    • Tetap di lantai yang sama: Jangan mencoba naik atau turun tangga.

    • Hindari lift dan eskalator: Jangan gunakan lift atau eskalator selama gempa.

  5. Ketika Berada di Dalam Kereta Api

    Jaga keseimbangan dan ikuti instruksi.

    • Berpegangan erat: Pegang erat tiang atau sandaran kursi agar tidak terjatuh jika kereta berhenti mendadak.

    • Tenang dan ikuti petunjuk: Tetap tenang dan ikuti instruksi dari petugas kereta api.

  6. Ketika Berada di Dalam Mobil

    Cari tempat aman untuk berhenti.

    • Tepi dan berhenti: Tepi ke kiri jalan dan segera hentikan kendaraan. Hindari berhenti di area terlarang.

    • Hindari jembatan dan persimpangan: Jangan berhenti di bawah atau di atas jembatan, dan jangan mencoba melintasi jembatan.

    • Perasaan aneh: Saat gempa kuat, Anda mungkin merasa seperti ban mobil kempes dan sulit dikendalikan.

  7. Ketika Berada di Pegunungan atau di Laut

    Waspada terhadap longsor dan tsunami.

    • Longsor: Di pegunungan, bukit, dan lereng curam, kemungkinan besar akan terjadi tanah longsor. Segera evakuasi ke area terbuka dan datar yang aman.

    • Tsunami: Di daerah pantai, gempa bumi dapat memicu tsunami. Waspadai tanda-tanda naiknya gelombang air laut dan segera lari ke tempat tinggi yang aman.

  8. Jangan Memasuki Bangunan yang Rusak

    Bangunan yang sudah terkena gempa berpotensi runtuh. Hindari memasukinya sampai dinyatakan aman.

  9. Dengarkan Informasi Resmi

    Dengarkan informasi terbaru mengenai gempa bumi dari sumber yang terpercaya, seperti radio atau televisi (terutama jika terjadi gempa susulan). Jangan mudah percaya pada isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

  10. Isi Angket Kerusakan

    Isi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk membantu mereka mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi akibat gempa.

  11. Berdoa dan Tetap Tenang

    Jangan panik dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk keamanan dan keselamatan kita semua.

Dengan memahami dan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mampu menghadapi gempa bumi dengan tenang dan aman.

Pos terkait