Di Blora, Tarif Parkir Seringkali Tak Sesuai Aturan
Tarif parkir kendaraan bermotor roda dua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, seharusnya adalah Rp 1.000. Namun, pada praktiknya, banyak warga yang mengeluhkan bahwa tarif yang dikenakan seringkali tidak sesuai dengan ketentuan tersebut. Banyak juru parkir yang tidak memberikan uang kembalian ketika pengguna jasa parkir membayar Rp 2.000.
Kondisi ini banyak ditemui di berbagai lokasi parkir, mulai dari kawasan pasar, pertokoan, hingga pusat-pusat keramaian. Hal ini tentu merugikan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap praktik parkir di Blora.
Penjelasan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora
Roby Wahyu Pramono, Kasubag TU UPT Terminal dan Parkir Dinrumkimhub Blora, menjelaskan bahwa tarif parkir yang dikelola oleh Dinrumkimhub Blora telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023.
“Besaran tarif parkir itu telah diatur dalam Perda nomor 6 tahun 2023,” tegas Roby.
Petugas Parkir Nakal dan Imbauan kepada Masyarakat
Roby mengakui bahwa di lapangan, masih sering ditemukan petugas parkir yang nakal. Ketika warga membayar Rp 2.000, terkadang petugas parkir tidak memberikan uang kembalian.
“Memang di lapangan masih kerap ditemukan, kadang ada yang ngasih Rp 2.000, kalau yang ngasih juga enggak minta kembalian, pasti mereka ya tidak memberi uang kembalian,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk membayar parkir sesuai dengan tarif yang telah diatur.
“Kalau misal ngasih Rp 2.000, kalau bisa minta kembalian ke tukang parkirnya nggakpapa, karena sudah ada aturannya terkait tarif parkir,” jelasnya.
Pengakuan Warga dan Kurangnya Sosialisasi
Fahri, salah seorang warga Blora, mengaku tidak mengetahui bahwa tarif parkir untuk sepeda motor hanya Rp 1.000. Selama ini, ia selalu membayar Rp 2.000 dan petugas parkir tidak pernah memberikan uang kembalian.
“Biasanya saya kasih Rp 2.000. Soalnya saya tahunya kan tarif parkir untuk motor Rp 2.000, karena setelah saya kasih enggak ada kembalian. Petugasnya diam saja,” ungkapnya.
Ia baru mengetahui bahwa tarif parkir sebenarnya adalah Rp 1.000 setelah mendapatkan informasi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi mengenai tarif parkir yang benar masih kurang efektif.
Beberapa Faktor Penyebab Masalah Tarif Parkir
Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab masalah tarif parkir yang tidak sesuai aturan di Blora antara lain:
Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan
Untuk mengatasi masalah tarif parkir yang tidak sesuai aturan di Blora, beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan masalah tarif parkir yang tidak sesuai aturan di Blora dapat diatasi dan masyarakat dapat menikmati layanan parkir yang adil dan transparan.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…