Transformasi Rebecca Klopper dalam “Ahlan Singapore”: Keberanian Berhijab dan Perjalanan Spiritual
Film “Ahlan Singapore” produksi MD Pictures tidak hanya menjanjikan alur cerita yang menarik, tetapi juga menghadirkan penampilan perdana yang mengejutkan dari aktris muda berbakat, Rebecca Klopper. Dalam film yang digarap oleh sutradara Indra Kobutz ini, Rebecca mengambil peran sebagai Aisyah, karakter yang mengharuskannya mengenakan hijab. Kolaborasinya dengan Kiesha Alvaro dan Ibrahim Risyad menjadi daya tarik tersendiri, namun bagi Rebecca, peran ini membawa tantangan dan pembelajaran yang mendalam, terutama karena ini adalah kali pertama ia tampil berhijab di layar lebar.
Awalnya, Rebecca Klopper sempat diliputi keraguan dan rasa insecure saat ditawari peran Aisyah. Ia merasa belum pantas memerankan karakter yang berhijab, mengingat dirinya sendiri belum berhijab dalam kehidupan nyata. Perasaan ini sempat membuatnya mempertimbangkan untuk menolak peran tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu dan refleksi diri, Rebecca mulai mengubah cara pandangnya.
“Sedangkan aku pribadi belum berhijab, kadang-kadang merasa insecure, kayaknya belum pantas nih memainkan peran-peran berhijab terus. Setelah dipikir-pikir, menurutku pemikiran itu yang salah,” ungkap Rebecca saat ditemui di MD Place, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/12/2025).
Rebecca memiliki keyakinan kuat bahwa hidayah atau petunjuk ilahi dapat datang dari berbagai sumber, termasuk melalui naskah film yang dibacanya atau lingkungan lokasi syuting. Ia berharap, peran sebagai Aisyah ini justru dapat menjadi titik balik dan membawa perubahan positif dalam jalan hidupnya.
“Makanya aku coba dulu, karena kita enggak pernah tahu hikmah (hidayah) itu bisa datang dari mana saja. Siapa tahu dengan berjalannya syuting berhijab, one day, aku bisa berhijab juga. Amin,” tambahnya penuh harap.
Tantangan dan Momen Berharga di Balik Layar “Ahlan Singapore”
Pengalaman pertama mengenakan hijab di lokasi syuting meninggalkan banyak kesan dan pembelajaran berharga bagi Rebecca. Ia baru menyadari betapa besarnya upaya yang dibutuhkan untuk bisa tampil rapi dan sempurna dengan balutan hijab. Proses persiapan yang memakan waktu cukup lama menjadi salah satu tantangan utama.
Untuk memastikan dirinya siap di depan kamera, Rebecca harus tiba di hotel tempat para penata rias dan kostum menginap jauh sebelum matahari terbit. Ia menceritakan betapa gelapnya suasana saat ia mulai menjalani proses rias dan penataan busana, sementara rekan mainnya, Kiesha Alvaro, masih terlelap dalam tidurnya.
“Jadi tiap pagi aku datang ke hotel kru yang makeup dan (menata) kostum segala macam, gelap. Ini masih gelap, kita sudah pakai hijab segala macam. Dia (Kiesha Alvaro) masih tidur. Aku sudah rapi,” kenangnya dengan senyum.
Setelah semua persiapan rampung, barulah Rebecca Klopper dan Kiesha Alvaro melanjutkan perjalanan menuju lokasi pengambilan gambar. Suasana syuting di Singapura sendiri memberikan banyak kesan positif bagi Rebecca dan seluruh tim.
Di sela-sela kesibukan syuting, Rebecca juga sempat membocorkan salah satu kebiasaan unik Kiesha Alvaro selama berada di Singapura. Ia mengungkapkan bahwa Kiesha sangat antusias berburu dan memborong action figure.
“Di Singapura aku dan semua teman kayak bisa menemukan diri kita. Kiesha bisa have fun dengan action figure-nya. Itu berburu banget, belanja banget lo, ini anak lo. Ya, kita jabarin di sini. Boros,” seloroh Rebecca, yang disambut tawa Kiesha.
Meskipun ada momen-momen ringan seperti itu, kedua aktor muda ini memiliki optimisme yang tinggi terhadap film “Ahlan Singapore”. Mereka meyakini bahwa film yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026 ini akan mampu memberikan angin segar dan warna baru bagi industri perfilman Tanah Air. Dengan alur cerita yang kuat dan penampilan yang memukau dari para pemainnya, “Ahlan Singapore” diharapkan dapat diterima dengan baik oleh para penikmat film Indonesia.







