Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali emas di ajang SEA Games 2025 Bangkok. Dua cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali emas adalah atletik dan menembak, yang menampilkan performa gemilang para atletnya.
Cabang atletik menjadi salah satu sorotan berkat penampilan memukau Dina Aulia di nomor lari gawang 100 meter putri. Atlet asal Kalimantan Selatan ini berhasil mengungguli rekan senegaranya, Emilia Nova, dalam persaingan sengit di Suphachalasai Stadium, National Stadium, Bangkok. Posisi ketiga diraih oleh atlet Vietnam, Huynh Thi My Tien.
Kemenangan Dina ini tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai juara, tetapi juga mempersembahkan medali emas ke-18 bagi Indonesia di SEA Games kali ini. Dina mencatatkan waktu impresif 13,21 detik di final. Performa Dina sejatinya sudah diprediksi sejak babak penyisihan. Pada babak heats, ia berhasil menorehkan waktu 12,72 detik, sebuah catatan yang memecahkan rekor SEA Games sebelumnya yang dipegang oleh Trecia Roberts dari Thailand dengan 12,85 detik sejak tahun 1999.
Prestasi Dina kali ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan SEA Games 2023 di Kamboja, di mana ia harus puas dengan meraih medali perunggu. Usai lomba, Dina mengungkapkan ambisinya yang besar. “Aku ingin mewujudkan mimpi aku, main di Olimpiade Los Angeles 2028. Tidak cuma main, tetapi juga ingin medali,” ujar pelari berusia 22 tahun tersebut dengan penuh semangat.
Di cabang olahraga menembak, Indonesia juga berhasil meraih medali emas melalui nomor 10 meter Air Rifle beregu putri. Yasmin Figlia Achdiat, atlet menembak asal Kalimantan Selatan lainnya, tampil gemilang bersama rekan satu timnya, Rachmawati Karini dan Dewi Laila Mubarokah.
Bertanding di Photharam Shooting Range, Bangkok, pada Sabtu (13/12), ketiga atlet putri Indonesia ini menunjukkan performa yang sangat solid. Mereka berhasil mengumpulkan skor akumulasi total 1.875,1 poin. Rachmawati Karini menjadi penyumbang nilai tertinggi dengan skor 627,6, disusul oleh Dewi Laila Mubarokah dengan 624,0, dan Yasmin Figlia Achdiat dengan 623,5 poin.
Konsistensi dan ketenangan ketiga atlet Indonesia ini membuat mereka unggul tipis atas tim Vietnam yang harus puas dengan medali perak dengan skor 1.872,8. Sementara itu, tim menembak Singapura meraih medali perunggu dengan total skor 1.870,4.
Yasmin, saat dihubungi, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas pencapaian ini. Meskipun merasa belum tampil sepenuhnya maksimal, ia yakin bahwa hasil terbaik telah diberikan oleh Tuhan. “Alhamdulillah banget. Walau mungkin lagi kurang, tapi harus tetap bersyukur karena Allah pasti sudah kasih yang terbaik. Terima kasih banyak juga untuk teman satu tim, Mbak Dewi dan Moniq,” ujarnya.
Kabar kemenangan tim menembak putri disambut dengan haru oleh keluarga para atlet di Tanah Air. Yasmin menceritakan momen emosional ketika kabar emas itu sampai ke keluarganya. “Mamah sampai nangis dengar kabar ini,” tutur petembak berusia 15 tahun ini.
Ayah Yasmin, Deddy Satria Achadiat Saputra, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas debut gemilang putrinya di SEA Games. “Alhamdulillah, bersyukur tentunya. Di debut pertama SEA Games, Yasmin bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih, khususnya untuk Banua tercinta,” ucapnya. Ia berharap prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang Yasmin di kancah internasional, mengingat usianya yang masih sangat muda. “Mudah-mudahan bisa berlanjut ke event yang lebih tinggi lagi dan ke depan prestasinya semakin meningkat,” tambahnya.
Ibu Yasmin, Mawar Putriyana, tak dapat menahan rasa haru dan syukur atas pencapaian putrinya. “Alhamdulillah, selalu diberi Allah apa yang dia inginkan. Terus berjuang, Nak, dan jangan lupa salat lima waktu. Sebagai orang tua, kami terus mendoakan yang terbaik,” pesannya.
Selain dua medali emas, atlet muda asal Kalsel lainnya, Abdul Hamid, juga berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih medali perak di nomor Men’s Kayak Double (K2) 200 meter. Ia tampil bersama rekan setimnya, Indra Hidayat, Dede Sunandar, Wandi, Subhi, dan Mugi Harjito, dengan catatan waktu 31,822 detik.
Prestasi para atlet asal Kalimantan Selatan yang berhasil meraih medali di SEA Games 2025 Thailand ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hafiz, menyampaikan apresiasi tinggi atas kabar membanggakan tersebut.
“Kami dari Dispora akan memberikan dukungan semaksimal mungkin, tentu sesuai kemampuan anggaran Pemprov Kalsel,” katanya. Ia menambahkan bahwa pembinaan atlet ke depan akan mengikuti arahan khusus dari Gubernur Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman. “Ada arahan khusus bagaimana atlet dibina ke depan, agar atlet-atlet berprestasi Kalsel tetap terus membela nama daerah di forum regional, nasional, hingga internasional,” pungkasnya.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…