.CO.ID – JAKARTA.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan September 2025 berada di angka 115. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 117,2. Meski mengalami penurunan, kondisi ini tetap menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi masih dalam posisi optimis.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa meskipun IKK turun, tingkat keyakinan konsumen masih terjaga karena berada di atas 100, yang merupakan batas optimis. Menurutnya, penurunan ini dipengaruhi oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang juga mengalami penurunan.
“Terjaganya keyakinan konsumen pada September 2025 didukung oleh IKE dan IEK yang tetap berada pada level optimistis,” ujar Denny dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).
Namun, kedua indeks tersebut mengalami penurunan. IKE tercatat sebesar 102,7, sedangkan IEK mencapai 127,2. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing sebesar 105,1 dan 129,2.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK pada September 2025 menunjukkan variasi. Responden dengan pengeluaran di atas Rp 5 juta mencatatkan IKK tertinggi, yaitu 124,8, naik dari 120,9 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, kelompok pengeluaran antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta memiliki IKK sebesar 105,5, meningkat dari 102,9.
Pengeluaran antara Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta mencatatkan IKK sebesar 118, naik dari 117,2. Namun, beberapa kelompok lain mengalami penurunan. Misalnya, pengeluaran antara Rp 2,1 juta hingga Rp 3 juta memiliki IKK sebesar 104,2, turun dari 108,1. Pengeluaran antara Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta mencatatkan IKK sebesar 109,1, turun dari 116,9.
Secara umur, IKK berada di level optimistis untuk mayoritas kelompok usia. Kelompok usia 20-30 tahun memiliki IKK tertinggi, yaitu 120,6, sedikit meningkat dari 120,5 pada bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda masih cukup percaya terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Dari segi spasial, IKK mengalami penurunan di sebagian besar kota yang disurvei. Beberapa kota seperti Medan, Manado, dan Padang mengalami penurunan. Namun, sejumlah kota lain mencatatkan peningkatan. Kota Mataram, Makassar, dan Pontianak menjadi wilayah dengan kenaikan terbesar.
Meskipun terjadi penurunan, IKK pada bulan September 2025 masih menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap optimis. Penurunan ini tidak terlalu signifikan dan masih berada di atas ambang batas optimisme. Pemantauan terus dilakukan untuk memahami dinamika ekonomi dan perilaku konsumen.
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…