Denada akhirnya mengakui secara publik bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya yang telah terpisah selama 24 tahun sejak bayi. Pertemuan perdana keduanya berlangsung penuh tangis dan haru, sekaligus menjadi momen Denada memberikan klarifikasi terkait kondisi psikisnya di masa lalu.
Pertemuan ini menjadi titik balik bagi Denada untuk melepaskan beban batin yang selama ini ia pendam. Manajer Denada, Risna Ories, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung sangat emosional. Keduanya tak mampu membendung air mata saat saling melepas rindu setelah 24 tahun tidak bertatap muka secara langsung.
“Alhamdulillah, mereka sangat bahagia. Saling mencurahkan perasaan, sedikit-sedikit memeluk, dan terus bertatapan sambil menangis haru,” ujar Risna sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Insertlive, Senin (23/3/2026).
Denada membantah tuduhan penelantaran anak dengan menegaskan bahwa dirinya selama ini tetap membiayai kebutuhan hidup dan kuliah Ressa secara rutin. Pelantun lagu Pitik Gemoy ini memberikan bantahan tegas melalui podcast bersama Feni Rose. Denada menjelaskan bahwa meski tidak tinggal bersama karena kondisi psikis yang tidak stabil saat Ressa bayi, ia tetap menjalankan tanggung jawab finansialnya.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Saya minta maaf karena Ressa tidak hidup bersama saya sejak bayi,” ungkap instruktur Zumba tersebut.
Denada menekankan bahwa dirinya rutin mengirimkan biaya hidup dan pendidikan untuk Ressa melalui bantuan ibundanya, Emilia Contessa. Biaya kuliah: Denada mengklaim selalu melunasi tagihan pendidikan Ressa yang diteruskan oleh sang ibu. Tanggung jawab rutin: Meski nominalnya tidak menentu, ia memastikan tetap mengirimkan uang sebagai bentuk kewajibannya sebagai orang tua.
Ressa Rossano diketahui baru menyadari identitas aslinya saat duduk di bangku SMA. Selama ini, ia diasuh oleh Ratih Puspita Dewi di Banyuwangi sejak berusia 10 hari. Ressa awalnya mengira Ratih adalah ibu kandungnya, sebelum akhirnya fakta bahwa ia adalah anak kandung Denada terungkap.
Perselisihan ini bermula saat Ressa Rossano (24) melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi terkait dugaan penelantaran anak. Namun, suasana panas tersebut kini mendingin setelah Denada memberikan klarifikasi terbuka dan mengakui Ressa sebagai darah dagingnya.
Kini, dengan dimulainya komunikasi yang baik antara Denada dan Ressa, publik berharap hubungan ibu dan anak ini dapat kembali harmonis sepenuhnya tanpa melalui jalur hukum lebih lanjut. Momen haru pertemuan ini menjadi bukti bahwa kebenaran dan kejujuran bisa menjadi jembatan untuk memperbaiki hubungan yang sempat rusak.
Dengan pengakuan Denada dan langkah-langkah yang dilakukan untuk memperbaiki hubungan, semoga ke depannya Ressa dan Denada bisa menjalani kehidupan bersama dengan penuh cinta dan kasih sayang.
Emas Antam Catat Kenaikan Tipis, Simak Rincian Harganya 25 Maret 2026 Pasar emas kembali menunjukkan…
Perdana Menteri Inggris Menghadapi Tekanan Politik Akibat Skandal Kegagalan Uji Kelayakan Keamanan Perdana Menteri Inggris,…
Kehilangan Seorang Konten Kreator di Sungai Tuntang Seorang konten kreator asal Demak, Jawa Tengah, ditemukan…
Peringatan Keras terhadap Penggunaan Rokok Elektronik Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar…
Serangan Rusia ke Ukraina: Paskah yang Diwarnai Kekerasan Pada Jumat (3/4/2026), sejumlah wilayah di Ukraina,…
Persma Manado Juara Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 Persma Manado akhirnya berhasil memastikan gelar…