PT HKA, sebagai operator Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), terus berupaya memperkuat peran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di rest area. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong penggunaan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business. Tujuan dari pemanfaatan platform ini adalah untuk mengoptimalkan pemasaran digital para pelaku UMKM.
Selain mendorong, PT HKA juga memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM di rest area melalui kegiatan peningkatan kapasitas tenant. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (4/4/2026) di Rest Area 49A. Fokus utama dari kegiatan ini adalah penguatan standar layanan serta optimalisasi digital marketing bagi para pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut, tim Public Affairs HKA memberikan pelatihan praktis terkait pemanfaatan platform digital. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, seperti strategi komunikasi pemasaran, penguatan branding usaha, hingga pembuatan konten yang menarik, informatif, dan tetap memperhatikan etika di ruang publik.
Manager Public Affairs HKA, M Alkautsar, menjelaskan bahwa sinergi antara pengelola jalan tol dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif. Ia menyebutkan bahwa penguatan kapasitas tenant melalui literasi digital merupakan bagian dari kontribusi PT HKA dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan peningkatan ekonomi kerakyatan.
Alkautsar menambahkan bahwa rest area tidak hanya difungsikan sebagai fasilitas pendukung perjalanan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal. Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Lampung Selatan dalam mendorong transformasi digital serta peningkatan daya saing ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenant menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Tol Bakter dalam menghadirkan layanan yang lebih optimal bagi pengguna jalan. “Kami ingin seluruh layanan di Tol Bakter mampu menghadirkan kesan terbaik, terutama di titik-titik istirahat. Mulai dari kualitas makanan, standar pelayanan, hingga pemanfaatan media sosial untuk mendukung pertumbuhan usaha tenant,” tutupnya.
Pemanfaatan platform digital seperti Instagram dan TikTok memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Dengan fitur-fitur interaktif dan berbagai metode promosi yang tersedia, pelaku UMKM dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Di sisi lain, WhatsApp Business memungkinkan komunikasi yang lebih efektif dan personal antara pelaku usaha dengan pelanggan.
Beberapa manfaat dari pemanfaatan platform digital antara lain:
Untuk memastikan keberhasilan penerapan strategi digital marketing, pelaku UMKM perlu memiliki kesiapan dalam beberapa hal. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
PT HKA tidak hanya bertindak sebagai operator jalan tol, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembinaan, perusahaan ini berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di rest area. Dengan demikian, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.
Peristiwa Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara Pada hari Minggu, 5 April 2026, pukul 08:33…
Pengembangan Sistem Parkir Digital di Surabaya Pengembangan sistem parkir digital di Kota Surabaya terus berjalan…
Keharmonisan sebagai Identitas Bangsa Indonesia Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ir H Tifatul Sembiring,…
JAKARTA — Perusahaan pengelola gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) mengambil langkah-langkah strategis…
Penangkapan Terduga Pelaku Pungli di Jalinbar Seorang pria berinisial JK (50), warga Pekon Negeri Ngarip,…
Rangkaian Kegiatan Walikota Padang yang Padat dan Beragam Wali Kota Padang, Fadly Amran, memiliki jadwal…