Bumi berputar pada porosnya sekali dalam setiap 24 jam sehari. Di ekuator bumi, kecepatan putarannya sekitar 1.000 mil per jam (1.600 km per jam). Putaran ini telah membawa penghuni Bumi berkeliling di bawah Matahari dan bintang-bintang setiap hari dalam hidupnya, merasakan siang dan malam.
Tapi kenapa kita tidak merasa bahwa Bumi berputar atau bahkan perasaan pusing? Mari temukan jawabannya di sini.
Bumi berada dalam berbagai jenis gerakan, namun percepatan yang terkait dengan gerakan ini sangat kecil. Dua gerakan yang paling kita kenal adalah putaran Bumi itu sendiri dan gerakan orbitnya saat mengelilingi Matahari.
Besaran percepatan akibat gerakan tersebut sangat kecil, sekitar 0,03 m/s² karena putaran bumi di Khatulistiwa dan sekitar 0,006 m/s² akibat gerak orbit mengelilingi Matahari.
Batas percepatan yang dapat dirasakan manusia adalah 0,03 m/s² dan karena sebagian besar benda di sekitar kita bergerak dengan kecepatan dan percepatan yang sama, kita tidak dapat merasakan percepatan rendah ini.
Tentu saja ada gaya gravitasi Bumi juga, tapi selama kita tetap menginjakkan kaki di tanah atau pada permukaan padat di bawah kita, kita tidak akan bergerak atau merasakan pusing.
Jadi mengapa kamu tidak merasakan Bumi berputar? Hal ini karena segala sesuatu–termasuk lautan dan atmosfer bumi–berputar bersama Bumi dengan kecepatan konstan yang sama.
Jika putaran planet kita tiba-tiba bertambah cepat atau lambat, kamu pasti akan merasakannya. Karena rasanya seperti mengendarai mobil yang kencang dan ada seseorang yang mempercepatnya atau menginjak rem.
Pikirkan saat kita mengendarai mobil atau terbang dengan pesawat. Jika perjalanan berjalan mulus, kamu akan sangat yakin bahwa kita tidak bergerak.
Contoh lainnya, saat sebuah jet jumbo terbang dengan kecepatan sekitar 500 mil per jam atau setengah kecepatan Bumi berputar di ekuatornya. Tapi saat kita menaiki jet tersebut, jika memejamkan mata, kita tidak merasa bergerak sama sekali.
Pun ketika pramugari datang dan menuangkan kopi ke dalam cangkir, zat cair tersebut tidak terbang ke bagian belakang pesawat. Itu karena kopi, cangkir, dan kita semua, bergerak dengan kecepatan yang sama dengan pesawat.
Itu dia jawaban kenapa manusia tidak merasa pusing saat Bumi berputar. Semoga ulasan ini bisa membantu menjawab rasa penasaranmu.
9 Asteroid Besar yang Pernah Hantam Bumi
Berapa Banyak Jumlah Air di Bumi? Ini Dia Jawabannya!
Inisiatif Wali Kota Pekanbaru dalam Mengurangi Sampah Rumah Tangga Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, telah…
PTKIN Semakin diminati oleh Calon Mahasiswa Baru Pergurungan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kini semakin…
Penataan Pasar Wage Purwokerto: Langkah Penting untuk Kesejahteraan Pedagang Setelah bertahun-tahun berjualan di area trotoar…
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Latihan soal SBdP…
Ibadah Fajar Paskah di Mimika Berlangsung Khidmat Ibadah Fajar Paskah di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua…
Upaya Diplomasi di Tengah Ketegangan Laut Merah: Iran Tawarkan Paket Negosiasi Kompleks Situasi keamanan maritim…