Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan sejumlah pembaruan terkait jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026. Perubahan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan koordinasi data secara nasional.
Prof. Abdul Aziz, Ketua Panitia SPAN-PTKIN 2026, menjelaskan bahwa fokus utama dari perubahan tahun ini adalah kemitraan lintas lembaga dan peningkatan sistem seleksi. Sinergi dengan Pusmendik Kemendikdasmen, penyatuan data dengan SNPMB, serta sinkronisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) menjadi bagian penting dari langkah tersebut.
“Tahun ini kami melakukan penguatan fundamental, mulai dari pembaruan metode verifikasi rapor hingga integrasi data berskala nasional. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki peluang yang adil melalui sistem yang transparan,” ujarnya.
Di luar urusan teknis, skema seleksi 2026 turut menyertakan aspek kesehatan mental peserta sebagai kriteria tambahan. Evaluasi ini bertujuan untuk melihat kesiapan batin para calon mahasiswa dalam menjalani masa perkuliahan.
Selain itu, keterlibatan Guru Bimbingan Konseling (BK) se-Indonesia dan Kantor Wilayah Kemenag diperkuat demi kelancaran pendampingan pendaftaran. Pada ranah pengelolaan, panitia menghadirkan dasbor pemantauan langsung untuk melihat perkembangan data sekolah, angka pendaftar, dan distribusi di setiap kampus. Mekanisme penilaian juga diperbarui lewat penyempurnaan rumus pemberian skor, serta perhitungan indeks sekolah secara lebih presisi.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag, Sahiron, mengatakan pembaruan ini merupakan komitmen Kemenag dalam menjaga kualitas alumni perguruan tinggi Islam. Tercatat, ada 13 inovasi yang dilakukan.
“Keterlibatan berbagai pihak, Kanwil, Direktorat KSKK, Direktorat Pontren, dan Direktorat PTKI, menunjukkan bahwa seleksi ini adalah kerja kolaboratif untuk menjaring talenta terbaik dari Madrasah, Pesantren, maupun Sekolah Umum. Pembaruan metode seleksi berbasis pemerataan satuan pendidikan akan meminimalisir kesenjangan akses antarwilayah,” kata Sahiron.
Berikut 13 daftar inovasi SPAN-PTKIN 2026:
Penanganan Sampah di Gunung Malintang, Warga Protes Hingga Blokade Jalan Di kawasan Gunung Malintang, yang…
Bacaan-Bacaan Liturgi untuk Pesta Santo Selestinus, Paus dan Pengaku Iman Pada hari Senin dalam Oktaf…
Tips Mengawali Percakapan di Aplikasi Kencan yang Menyenangkan Mengawali percakapan di aplikasi kencan bisa terasa…
Pawai Obor Paskah di Mimika Berjalan Meriah dan Aman Ribuan warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua…
Klarifikasi Arya Khan Soal Tudingan Pansos dan Peran dalam Keluarga Pinkan Mambo Arya Khan, suami…
Komedian Sule Umumkan Niat Menikah Lagi Tahun Depan Komedian ternama Sule, yang dikenal dengan nama…