Di kawasan Gunung Malintang, yang berada di perbatasan antara Kecamatan Hative Kecil dan Batu Merah, Kota Ambon, masalah tumpukan sampah telah menjadi isu yang menarik perhatian masyarakat. Tumpukan sampah ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan tetapi juga mengancam kebersihan dan kesehatan masyarakat sekitar.
Permasalahan ini akhirnya memicu aksi protes dari warga setempat, termasuk blokade jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi yang semakin memprihatinkan. Sampah yang menumpuk hingga ke badan jalan menyulitkan aktivitas pengendara, sehingga banyak pengguna jalan yang harus memutar arah untuk menghindari area yang tidak dapat dilalui.
Pemerintah setempat bersama dengan warga kini sedang menyiapkan langkah-langkah penanganan yang lebih efektif. Salah satu solusi yang disiapkan adalah pembangunan pos pengawasan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai alat kontrol untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan. Plt Kepala Satpol PP Kota Ambon, Silver Maryon Leatemia, menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan warga untuk menempatkan petugas di lokasi tersebut. Pembangunan pos ini akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.
“Beberapa solusi sudah disampaikan, dan masyarakat juga bersedia secara swadaya membuat pos sementara. Kami akan tempatkan anggota di sana,” ujarnya kepada awak media di lokasi.
Selain itu, kawasan Gunung Malintang juga direncanakan akan ditata ulang agar lebih fungsional. Rencana ini mencakup kemungkinan pengembangan kawasan sebagai area rekreasi atau kios kecil. Dengan demikian, selain memberikan solusi untuk masalah sampah, kawasan ini bisa dimanfaatkan secara lebih optimal oleh masyarakat.
Warga setempat menilai bahwa masalah ini dipicu oleh kebiasaan membuang sampah sembarangan. Padahal, lokasi tersebut bukan merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan tidak dilayani pengangkutan sampah secara rutin. Aksi protes memuncak setelah seorang warga kedapatan membuang sampah di lokasi yang baru saja dibersihkan, memicu kemarahan warga sekitar.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain pembangunan pos pengawasan, diperlukan juga kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari upaya penanganan.
Selain itu, diperlukan peningkatan layanan pengangkutan sampah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di tempat-tempat yang tidak seharusnya. Hal ini akan membantu mengurangi beban lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Dalam beberapa waktu ke depan, pemerintah dan warga akan terus berupaya untuk menata kembali kawasan Gunung Malintang agar menjadi lebih bersih dan nyaman. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan masalah sampah di kawasan ini dapat segera terselesaikan.
Informasi Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan, yang dikenal juga dengan nama BPJAMSOSTEK, adalah sebuah…
Jadwal dan Prediksi Laga Deltras FC vs Persela Lamongan Laga Deltras FC melawan Persela Lamongan…
Upaya Penyelundupan Narkoba dengan Modus Canggih Digagalkan di Lapas Sungailiat Pada Minggu (22/3/2026) sore sekitar…
Bacaan-Bacaan Liturgi untuk Pesta Santo Selestinus, Paus dan Pengaku Iman Pada hari Senin dalam Oktaf…
Tips Mengawali Percakapan di Aplikasi Kencan yang Menyenangkan Mengawali percakapan di aplikasi kencan bisa terasa…
Pawai Obor Paskah di Mimika Berjalan Meriah dan Aman Ribuan warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua…