4 Label Negatif yang Melekat pada Seong Huiju di Perfect Crown

Seong Huiju dalam Drama Korea Perfect Crown

Seong Huiju, yang diperankan oleh IU (Lee Ji-eun), adalah tokoh utama dalam drama Korea Perfect Crown. Dalam cerita ini, ia berasal dari keluarga konglomerat dan saat ini menjabat sebagai CEO dari Castle Beauty. Keberhasilannya dalam bisnis serta kecantikannya membuatnya menjadi sorotan publik. Namun, selain prestasinya, Seong Huiju juga memiliki beberapa label negatif yang melekat pada dirinya.

1. Anak Haram



Status Seong Huiju di keluarga Seong tidak selalu menyenangkan. Ia bukan anak dari istri sah Seong Hyeonguk, melainkan anak dari selir. Hal ini menjadikannya sebagai anak haram dalam keluarga besar Castle Group. Sejak usia sepuluh tahun, ia dikirim kepada ayahnya setelah dibesarkan oleh ibunya.

Bacaan Lainnya

Label “anak haram” sering kali mengurangi nilai pencapaian Seong Huiju. Meskipun ia telah membuktikan kemampuan bisnisnya, label ini tetap melekat dan membuatnya sering dianggap tidak layak. Meski merasa lelah dengan label tersebut, ia tidak bisa melakukan apa pun untuk mengubahnya.

2. Rakyat Jelata



Dalam latar dunia Perfect Crown, sistem monarki konstitusional memisahkan antara bangsawan dan rakyat jelata. Meskipun Seong Huiju berasal dari keluarga konglomerat, ia tidak termasuk dalam kategori bangsawan karena bukan bagian dari keluarga kerajaan.

Seong Huiju sangat membenci para bangsawan yang dianggap sombong tanpa usaha. Ia ingin meningkatkan derajatnya dengan cara masuk ke keluarga kerajaan melalui pernikahan dengan Pangeran Agung I-An. Dengan begitu, status sosialnya akan meningkat dan ia dapat berdiri setara dengan mereka.

3. Pencari Perhatian



Seong Huiju sering menggunakan kecantikannya untuk mendapatkan perhatian publik. Ia aktif dalam media sosial dan sering muncul di acara penting kerajaan sebagai CEO Castle Beauty. Hal ini membuatnya dilabeli sebagai orang yang haus perhatian.

Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan mereknya. Ia tidak ragu mengabaikan aturan jika itu bisa membuatnya viral. Meskipun demikian, tindakan ini justru membuatnya semakin dianggap tidak serius oleh kalangan elit.

4. Barang Tiruan



Seong Huiju juga disebut sebagai “barang tiruan” oleh saudaranya, Seong Taeju. Keduanya adalah saudara tiri dengan ibu yang berbeda. Seong Taeju merasa lebih unggul karena ia adalah anak sah dari keluarga kerajaan.

Ia secara terang-terangan menyindir metode pemasaran Seong Huiju, menganggapnya sebagai orang dengan kompleks rendah diri. Dalam pandangan Seong Taeju, Seong Huiju seperti barang tiruan yang berusaha menutupi asal-usulnya.

Namun, hinaan tersebut tidak membuat Seong Huiju goyah. Ia tetap teguh pada prinsipnya dan tidak mau menggunakan cara murahan seperti adiknya. Ia mencari jalan yang lebih berkelas untuk membalas dendam dan meningkatkan reputasinya.

Kesimpulan

Pada awal cerita Perfect Crown, empat label negatif tersebut sangat melekat pada Seong Huiju. Meski status kelahiran sulit diubah, ia berkomitmen untuk meningkatkan derajatnya dan melepaskan label-label tersebut. Dengan tekad kuat dan strategi yang matang, ia siap menghadapi tantangan dan membuktikan bahwa dirinya layak dihargai.

Pos terkait