Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu akan kembali diramaikan dengan kegiatan napak tilas yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan tahunan kabupaten tersebut.
Koordinator Napak Tilas, Tanwir, menyampaikan bahwa konsep pelaksanaan napak tilas tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Kegiatan akan dimulai dari Kecamatan Sarudu sebagai titik awal perjalanan. Rombongan akan dilepas langsung oleh Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Pasangkayu.
Namun, terdapat sedikit perbedaan dalam rute tahun ini. Rombongan napak tilas dijadwalkan akan singgah terlebih dahulu di Kecamatan Tikke Raya sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk turut serta dalam perayaan dan memperkuat rasa kebersamaan.
Setibanya di Kantor Bupati Pasangkayu, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan prosesi penyerahan bendera pataka kepada Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Bendera tersebut akan diterima langsung oleh Wakil Bupati, Herny Agus.
Tanwir menjelaskan bahwa kegiatan napak tilas rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan pembentukan Kabupaten Pasangkayu. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Sarudu selalu menjadi titik awal kegiatan karena memiliki nilai historis penting dalam proses terbentuknya daerah tersebut.
“Cikal bakal Kabupaten Pasangkayu berawal dari Kecamatan Sarudu. Karena itu, napak tilas ini menjadi agenda wajib setiap tahun untuk mengenang sejarah perjuangan tersebut,” ujarnya.
Kegiatan napak tilas bukan hanya sekadar upacara formal, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya sejarah dan perjuangan para pendahulu dalam membentuk wilayah yang kini ditempati. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih memahami nilai-nilai perjuangan dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi pembentukan Kabupaten Pasangkayu.
Selain itu, napak tilas juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas di berbagai kecamatan. Dengan melewati jalur yang sama setiap tahun, masyarakat dapat merasakan hubungan yang lebih erat dan membangun kesadaran kolektif tentang identitas lokal.
Dalam pelaksanaannya, napak tilas akan diikuti oleh ribuan peserta, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, dan pejabat pemerintah. Kegiatan ini juga akan diiringi oleh berbagai pertunjukan budaya dan kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan adat dan kearifan lokal.
Seluruh rangkaian kegiatan akan dipimpin oleh panitia penyelenggara yang terdiri dari berbagai instansi pemerintah dan organisasi masyarakat. Mereka bekerja sama untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara.
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap kegiatan napak tilas dapat menjadi momentum untuk memperkuat identitas lokal dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata budaya dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar lebih banyak tentang sejarah daerah mereka.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bangga terhadap asal usul dan warisan budaya yang dimiliki. Hal ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestarian nilai-nilai sejarah dan tradisi yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.
Bocoran Spesifikasi Oppo Pad Mini yang Menarik Perhatian Bocoran mengenai Oppo Pad Mini kembali muncul…
Kehadiran Seonu Chan dalam Drama "In Your Radiant Season" Dalam drama "In Your Radiant Season",…
Kekacauan di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Serius terhadap Keselamatan Personel PBB Ketegangan kembali memuncak di…
Prakiraan Cuaca Jakarta dan Kepulauan Seribu Pada Hari Ini Jakarta, Minggu (5/4/2026) akan mengalami perubahan…
Serikat Guru Indonesia Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah…
Prakiraan Cuaca Gorontalo: Berawan Disertai Hujan Ringan, Waspadai Perubahan Mendadak Gorontalo, 25 Maret 2026 –…