Lagu “Sesi Potret” yang dinyanyikan oleh Enau dan Ari Lesmana menjadi salah satu backsound paling viral di awal tahun 2026. Lagu ini sukses menarik perhatian pendengar dengan liriknya yang dalam dan menyentuh hati. Dengan rilisan pada 30 Januari 2026, lagu ini langsung merajai trending di berbagai platform media sosial.
Lirik yang paling populer terdapat pada bagian reff. Berikut adalah penggalan reff-nya:
“Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu,”
Lirik ini menggambarkan perasaan seseorang yang sedang mencoba memahami kehilangan. Lagu ini juga membahas tentang penyesalan, kerinduan, dan kepergian orang yang dicintai. Kehilangan yang digambarkan dalam lagu ini bukan hanya tentang perpisahan biasa, tetapi juga tentang seseorang yang harus pergi lebih dulu tanpa aba-aba, meninggalkan penyesalan yang mendalam.
Enau dan Ari Lesmana merupakan saudara kandung yang bekerja sama dalam membuat lagu ini. Suara mereka yang mirip memberikan nuansa unik dan emosional pada lagu. Selain itu, kolaborasi ini juga menunjukkan kekuatan emosional dari dua musisi yang saling memahami perasaan yang ingin disampaikan melalui musik.
Enau memiliki nama asli Putra Permana. Ia masih seorang pendatang baru di industri musik dibanding saudaranya, Ari Lesmana. Ari sendiri dikenal sebagai musisi yang telah menghasilkan beberapa karya bersama Fourtwnty.
Lagu “Sesi Potret” dibuat pada awal November 2025. Enau mengatakan bahwa lagu ini terinspirasi dari berbagai kisah duka yang dialami orang-orang di sekitarnya, termasuk pengalaman pribadi yang ia alami bersama istri. Ia ingin mengajak pendengar untuk lebih menghargai waktu bersama orang-orang tercinta.
Proses produksi lagu ini dipercayakan kepada Kevin Pangestu sebagai produser musik. Setelah aransemen selesai, Ari Lesmana diajak bergabung untuk mengisi bagian vokal dan menyempurnakan lirik. Beberapa musisi lain turut terlibat dalam penggarapan lagu ini, seperti Kevin Pangestu (gitar), Ryan Wijaya (bass), dan Syade Rian (drum). Lirik juga mendapat sentuhan dari Mulia Kennedy, istri Enau, sebelum disempurnakan bersama Ari Lesmana.
Berikut adalah lirik lengkap dari lagu “Sesi Potret”:
Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu di ijabah sang maha kaya
Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah ditangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh… Satu… dua… tiga…
Ini nyata, kau telah pergi…
Ku bertamu kerumah barumu,
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu
Lagu ini resmi dirilis pada 30 Januari 2026 dan tersedia di berbagai platform digital streaming. Video musiknya juga telah tersedia di kanal YouTube resmi aku.enau.
Kekacauan di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Serius terhadap Keselamatan Personel PBB Ketegangan kembali memuncak di…
Prakiraan Cuaca Jakarta dan Kepulauan Seribu Pada Hari Ini Jakarta, Minggu (5/4/2026) akan mengalami perubahan…
Serikat Guru Indonesia Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah…
Prakiraan Cuaca Gorontalo: Berawan Disertai Hujan Ringan, Waspadai Perubahan Mendadak Gorontalo, 25 Maret 2026 –…
Berbagai Ancaman yang Dihadapi Han Seol Ah di Siren’s Kiss Dalam drakor Siren’s Kiss, Han…
Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan gas LPG 3 kg sebesar 49 persen dari rata-rata penyaluran…