Bambang Lari 16 Kilometer Setiap Pergi dan Pulang Kerja

Seorang ASN di Banyumas Berlari ke Kantor untuk Menjaga Kesehatan dan Efisiensi Energi

Di tengah tuntutan efisiensi energi yang semakin ketat, seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Bambang Agus Setiyawan (46), staf Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banyumas, telah melakukan kebiasaan unik ini selama dua tahun terakhir. Alih-alih menggunakan kendaraan bermotor, ia memilih untuk berlari sejauh 16 kilometer setiap hari untuk pergi dan pulang bekerja.

Bacaan Lainnya

Perjalanan yang Menguras Energi tapi Memberi Manfaat

Setiap minggu, Bambang rutin berlari dari rumahnya di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Banyumas, menuju kantornya di kawasan Alun-alun Purwokerto. Pada sore hari, ia kembali berlari dari kantor ke rumah. Jarak tempuh satu kali perjalanan mencapai delapan kilometer dengan waktu tempuh antara 45 menit hingga satu jam.

Ia biasanya berangkat dari rumah pukul 05.30 dan tiba di kantor pada pukul 06.45. Setiba di kantor, Bambang masih menyempatkan diri untuk melakukan pendinginan dan mandi sebelum memulai aktivitas kerja.

Dampak Positif terhadap Kesehatan

Kebiasaan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi tubuh Bambang. Ia mengaku kini merasa lebih segar dan siap menjalani aktivitas sehari-hari. “Justru malah fresh, badan terasa lebih siap untuk bekerja,” ujarnya.

Sejak rutin berolahraga, Bambang merasakan perubahan signifikan. Ia mengaku kini lebih jarang sakit dibanding sebelumnya. Selain itu, berat badannya juga turun cukup drastis, dari sekitar 88 kilogram menjadi 72 kilogram.

Tidak Memaksakan Diri

Meski demikian, Bambang tidak memaksakan diri untuk berlari setiap hari. Ia menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan situasi di lapangan. “Dalam olahraga juga butuh istirahat karena saya bukan atlet profesional,” katanya.

Dalam seminggu, ia biasanya berlari satu hingga beberapa kali. Untuk hari-hari tertentu, ia mengombinasikan antara berlari dan naik sepeda motor, terutama saat cuaca tidak mendukung. “Kalau hujan ya tidak memungkinkan, jadi menyesuaikan saja,” ujarnya.

Persiapan yang Matang

Untuk menunjang rutinitas tersebut, Bambang menyiapkan perlengkapan kerja sejak sehari sebelumnya. Pakaian kerja dan sepatu ia simpan di kantor agar lebih praktis saat tiba setelah berlari.

Kontribusi untuk Efisiensi Energi

Bagi Bambang, kontribusi sekecil apa pun tetap berarti dalam mendukung efisiensi energi. “Terkait efisiensi, tak usah bertanya berapa banyak yang bisa kita beri, namun yang penting kita memberikan kontribusi,” ucapnya.


Pos terkait