Manchester City resmi menjadi juara Piala Carabao musim ini setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 di final. Laga berlangsung pada Minggu (22/3/2026) malam hari di Stadion Wembley. Kemenangan ini tidak hanya memperkuat koleksi gelar The Citizens, tetapi juga menempatkan pelatih mereka, Pep Guardiola, dalam sejarah sebagai salah satu pelatih terhebat di ajang tersebut.
Nico O’Reilly menjadi pahlawan utama bagi Manchester City dengan mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-60 dan 64. Dengan kemenangan tanpa balas, Manchester City berhasil mengunci gelar Piala Carabao untuk musim 2025/2026. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa tim asuhan Guardiola mampu tampil luar biasa dalam kompetisi domestik.
Bagi Manchester City, gelar ini menjadi obat pelipur lara setelah tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions. Meski gagal di Eropa, klub asal Manchester ini terus fokus untuk meraih trofi di kompetisi domestik. Gelar Piala Carabao menjadi momentum penting bagi mereka untuk melanjutkan perjuangan di Liga Inggris dan Piala FA.
Kemenangan ini memperkuat rekor Manchester City di Piala Carabao. Kini, klub ini telah mengoleksi sembilan gelar juara di ajang tersebut. Hanya terpaut satu trofi dari Liverpool, yang merupakan klub tersukses di sejarah Piala Carabao. Ini menunjukkan bahwa Manchester City terus berkembang dan menjaga reputasi mereka di kompetisi ini.
Pep Guardiola, selaku pelatih, juga turut merasakan keberhasilan ini. Gelar Piala Carabao tahun ini memperkuat statusnya sebagai raja utama di turnamen ini. Guardiola kini telah memenangkan lima gelar Piala Carabao sebagai pelatih. Sebelumnya, ia memenangkan empat gelar secara beruntun pada tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021.
Dengan lima gelar yang diraih, Guardiola menjadi pelatih tersukses di Piala Carabao. Ia melampaui catatan Sir Alex Ferguson, Brian Clough, dan Jose Mourinho yang masing-masing hanya memiliki empat gelar. Selain itu, Guardiola juga mengikuti langkah Sir Alex Ferguson sebagai pelatih tersukses dengan jumlah gelar terbanyak.
Guardiola kini telah mengumpulkan total 40 trofi dalam kariernya sebagai pelatih. Ia menjadi pelatih kedua yang mencapai angka tersebut, setelah Sir Alex Ferguson yang telah meraih 50 gelar sepanjang kariernya. Dengan prestasi ini, Guardiola membuktikan bahwa ia adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola modern.
Kemenangan di Piala Carabao musim ini tidak hanya menjadi kemenangan bagi Manchester City, tetapi juga menjadi momen penting dalam kariernya sebagai pelatih. Dengan catatan yang terus bertambah, Guardiola terus menulis sejarah baru dalam dunia sepak bola.
jatim. GRESIK - Aparat kepolisian berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melakukan…
Bocoran Spesifikasi Oppo Pad Mini yang Menarik Perhatian Bocoran mengenai Oppo Pad Mini kembali muncul…
Kehadiran Seonu Chan dalam Drama "In Your Radiant Season" Dalam drama "In Your Radiant Season",…
Kekacauan di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Serius terhadap Keselamatan Personel PBB Ketegangan kembali memuncak di…
Prakiraan Cuaca Jakarta dan Kepulauan Seribu Pada Hari Ini Jakarta, Minggu (5/4/2026) akan mengalami perubahan…
Serikat Guru Indonesia Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah…