Pinkan Mambo Bocorkan Alasan Ngamen, Biaya Sekolah Anak Capai Rp100 Juta

Penjelasan Pinkan Mambo Soal Aksi Bernyanyi di Pinggir Jalan

Pinkan Mambo akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan di balik aksinya bernyanyi dan menari di pinggir jalan yang sempat menjadi perbincangan di media sosial. Penampilan mantan personel Ratu ini memicu berbagai reaksi, baik positif maupun negatif, karena dinilai tidak biasa bagi seorang penyanyi yang dulu populer di industri hiburan tanah air.

Menurut Pinkan Mambo, tindakan yang dilakukannya bukanlah tindakan spontan. Ia menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya yang memerlukan dana besar. Saat ini, fokus utama Pinkan adalah menyiapkan biaya pendidikan untuk masuk ke sekolah internasional.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak butuh biaya. Ini mau masuk ke German School International. Satu anak bisa Rp 20 juta, kalau tiga anak jadi Rp 60 juta,” ujar Pinkan Mambo saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta.

Selain biaya pendaftaran sekolah baru, Pinkan Mambo juga masih memiliki kewajiban pembayaran di sekolah sebelumnya. Hal tersebut harus segera dilunasi agar dokumen pendidikan anak-anaknya dapat diproses dengan baik.

“International School yang sebelumnya itu aku masih ngutang Rp 20 juta. Jadi total biaya masuk, pelunasan utang, ijazah, dan homeschooling itu sudah Rp 100 jutaan. Nah, itu dibayarnya pakai apa?” tambahnya.

Pinkan Mambo menjelaskan bahwa ia memilih turun langsung ke jalan sambil melakukan siaran langsung di TikTok karena dinilai lebih menghasilkan dibanding hanya bernyanyi dari rumah. Menurutnya, respons penonton jauh lebih besar ketika ia tampil di ruang publik.

“Kalau aku cuma nyanyi di rumah itu koinnya sedikit. Kalau aku nyanyi di jalan itu koinnya alhamdulillah banyak. Ya namanya kerja, guling-guling, anggap saja Beyonce lagi di jalanan,” ujarnya sambil berkelakar.

Meski aksinya memunculkan pro dan kontra, termasuk komentar dari anaknya, Michelle Ashley, Pinkan Mambo tetap melihat apa yang dilakukannya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga. Ia juga mengaku kini membatasi pekerjaan di luar kota karena tidak ingin terlalu lama meninggalkan anak-anak.

Selain itu, ada kekhawatiran pribadi saat harus bepergian menggunakan pesawat sehingga ia lebih memilih pekerjaan yang dekat dari tempat tinggalnya.

“Cari duit Rp 10.000 itu susah. Dulu aku jual pisang goreng juga susah. Sekarang di otak aku itu duit semua untuk anak, jadi saya tidak malu harus guling-guling di jalan asal halal,” pungkas Pinkan Mambo.

Pos terkait