Categories: Energi & BBM

Pertamina Klarifikasi Harga Pertamax Rp 17.850 Mulai 1 April 2026

Kehebohan Surat Edaran Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi, Pertamina Beri Klarifikasi

Sebuah surat edaran yang beredar di media sosial menimbulkan kegemparan di kalangan masyarakat Indonesia. Surat tersebut menginformasikan adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang akan berlaku mulai 1 April 2026. Jika informasi dalam surat edaran itu benar, maka masyarakat akan menghadapi kenaikan harga yang cukup signifikan untuk beberapa jenis BBM non-subsidi.

Dalam surat edaran yang viral tersebut, beberapa detail kenaikan harga yang mencolok disebutkan:

  • Pertamax: Diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar Rp 5.550 per liter, dari harga sebelumnya Rp 12.300 menjadi Rp 17.850 per liter.
  • Pertamax Turbo: Kenaikannya lebih besar lagi, yaitu Rp 6.350 per liter, dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.450 per liter.

Perubahan harga yang drastis ini tentu saja memicu berbagai reaksi dan spekulasi di tengah masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya apakah kenaikan harga yang begitu besar ini benar-benar akan terjadi.

Menanggapi maraknya informasi tersebut, pihak Pertamina melalui Vice President Corporate Communication, Muhammad Baron, memberikan klarifikasi penting. Beliau menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Pertamina terkait dengan penyesuaian harga BBM per tanggal 1 April 2026.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujar Muhammad Baron. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh Pertamina, terutama melalui situs web resmi perusahaan agar tidak termakan isu yang belum tentu kebenarannya.

Pernyataan serupa juga datang dari Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman. Beliau juga meminta publik untuk tidak melakukan spekulasi yang tidak berdasar. Menurutnya, keputusan final mengenai harga BBM non-subsidi akan diumumkan secara resmi pada tanggal 1 April 2026.

“Untuk BBM non-subsidi kita tunggu 1 April saja ya. Yang penting untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan,” jelas Laode Sulaeman. Pernyataan ini memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi.

Kepastian Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Pemerintah secara tegas memastikan bahwa harga untuk jenis BBM bersubsidi tidak akan mengalami perubahan. Jenis BBM yang termasuk dalam kategori subsidi ini adalah Pertalite dan Biosolar, yang merupakan bahan bakar utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Stabilitas harga BBM subsidi ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Prediksi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi: Sekitar 10 Persen

Meskipun ada klarifikasi dari pihak Pertamina dan Kementerian ESDM mengenai belum adanya keputusan resmi, beberapa pihak telah memberikan prediksi mengenai potensi kenaikan harga BBM non-subsidi.

Seorang ekonom dari Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibowo, memprediksi bahwa harga BBM non-subsidi di Indonesia dapat mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Perubahan ini diperkirakan akan mulai berlaku efektif pada 1 April 2026, tepatnya pukul 00.00 WIB.

Kenaikan harga ini, menurut Wisnu Wibowo, merupakan konsekuensi logis dari mekanisme penetapan harga BBM non-subsidi yang mengikuti perkembangan pasar minyak dunia. “Kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional,” jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa kenaikan yang diprediksi masih akan berada di bawah 10 persen, atau berkisar antara 5 hingga 10 persen. Hal ini didasarkan pada acuan harga pasar internasional yang dipantau melalui Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus.

“Kenaikan BBM nonsubsidi saya prediksi masih di bawah 10 persen, sekitar 5 sampai 10 persen,” jelasnya.

Wisnu Wibowo juga menjelaskan bahwa tolok ukur utama dalam penentuan harga adalah perkembangan harga minyak dunia. Jika harga minyak mentah global mengalami peningkatan, maka secara otomatis harga BBM di tingkat konsumen juga akan terdampak.

“Variabel harga acuan dan kurs saat ini sangat dinamis, sehingga wajar jika terjadi penyesuaian harga di tingkat eceran,” kata Wisnu. Dinamika harga acuan dan nilai tukar mata uang memang menjadi faktor krusial yang memengaruhi fluktuasi harga BBM di pasaran.

Harga BBM Non-Subsidi Saat Ini

Sebagai perbandingan, berikut adalah daftar harga BBM non-subsidi yang berlaku di Indonesia per 1 Maret 2026, sesuai dengan ketentuan Pertamina Patra Niaga:

  • Pertamax: Rp 12.300 per liter
  • Pertamax Green (RON 95): Rp 12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter

Untuk jenis solar non-subsidi, harganya adalah sebagai berikut:

  • Dexlite: Rp 14.200 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter

Sementara itu, harga BBM bersubsidi yang tetap stabil adalah:

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter

Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang mengenai kebijakan harga BBM terbaru.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan: 2 Posisi Terbuka, Syarat dan Cara Daftar

Informasi Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan, yang dikenal juga dengan nama BPJAMSOSTEK, adalah sebuah…

22 menit ago

Siapa yang Menang? Jadwal Siaran Langsung Deltras FC vs Persela Lamongan dan Klasemen Timur

Jadwal dan Prediksi Laga Deltras FC vs Persela Lamongan Laga Deltras FC melawan Persela Lamongan…

43 menit ago

Cumi Masak Jadi Modus Baru, 20 Gram Sabu Diamankan di Lapas Sungailiat

Upaya Penyelundupan Narkoba dengan Modus Canggih Digagalkan di Lapas Sungailiat Pada Minggu (22/3/2026) sore sekitar…

44 menit ago

Masalah Sampah Gunung Malintang, Pengamanan Segera Dibuat

Penanganan Sampah di Gunung Malintang, Warga Protes Hingga Blokade Jalan Di kawasan Gunung Malintang, yang…

2 jam ago

Bacaan Liturgi Pesta Santo Selestinus, 6 April 2026

Bacaan-Bacaan Liturgi untuk Pesta Santo Selestinus, Paus dan Pengaku Iman Pada hari Senin dalam Oktaf…

3 jam ago

7 cara mulai percakapan romantis di aplikasi kencan

Tips Mengawali Percakapan di Aplikasi Kencan yang Menyenangkan Mengawali percakapan di aplikasi kencan bisa terasa…

3 jam ago