Categories: lifestyle

7 Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Pahala Berlipat

Malam Lailatul Qadar, Malam Penuh Keutamaan

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini memiliki keutamaan yang lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah agar bisa meraih pahala dan keberkahan yang besar.

Meski waktu pastinya tidak diketahui, banyak ulama menyebut bahwa malam ini biasanya terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai amalan.

Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Menjaga salat wajib dan memperbanyak salat sunnah



    Salah satu amalan utama untuk meraih Lailatul Qadar adalah menegakkan salat wajib dengan baik serta menambah salat sunnah. Salat malam seperti tarawih, tahajud, dan witir dapat menjadi cara untuk menghidupkan malam dengan ibadah kepada Allah SWT.

    Bahkan, Rasulullah menyebut salat malam merupakan shalat yang paling utama setelah salat lima waktu (maktubah), seperti dalam sabdanya:

    “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu adalah shalat malam.”

  2. Membaca Al-Qur’an



    Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas’ud, Allah SWT memberikan pahala satu kebaikan dari setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca, kemudian dari satu kebaikan itu Allah SWT melipatgandakannya menjadi 10 kebaikan.

    Hadits di atas menjelaskan mengenai banyaknya pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT saat membaca Al-Qur’an di bulan-bulan biasa. Tentu pahala yang diperoleh akan jauh berlipat ganda lagi saat membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan, terlebih bertepatan dengan Lailatul Qadar.

  3. Memperbanyak zikir



    Berdzikir dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah berlalu merupakan salah satu dari sekian banyak amalan (ibadah) yang dilakukan oleh orang Islam ketika menyambut datangnya malam Lailatul Qadar.

    Nabi Yunus telah memberi teladan memperbanyak berdzikir ketika berada di dalam kegelapan perut ikan yang telah menelannya. Niscaya kalau Nabi Yunus tidak memperbanyak dzikir kepada Allah, tentu ia akan tetap berada di dalam perut ikan sampai dengan hari berbangkit.

  4. Melakukan I’tikaf



    I’tikaf merupakan amalan dengan berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT. Biasanya, amalan ini dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan untuk lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah.

    Dalam sebuah hadits, Sayyidah Aisyah menceritakan bahwa Nabi Muhammad saw beritikaf di masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan hingga kewafatannya.

  5. Memperbanyak doa



    Pada malam Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan bahkan diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Ummul Mukminin Aisyah RA.

    Doa yang diajarkan adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang berarti “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

  6. Bersedekah



    Selain ibadah pribadi, memperbanyak sedekah juga dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Amal kebaikan yang dilakukan pada malam ini diyakini memiliki pahala yang sangat besar.

    Sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, setara dengan amalan yang dilakukan selama lebih dari 83 tahun.

  7. Mandi dan berhias diri



    Selain memperbanyak ibadah, sebagian ulama juga menganjurkan umat Muslim untuk mandi serta berhias diri ketika menyambut malam Lailatul Qadar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk memuliakan malam yang penuh keberkahan tersebut.

Pertanyaan Umum tentang Amalan Malam Lailatul Qadar

Mengapa umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam Lailatul Qadar?

Karena malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, setiap ibadah yang dilakukan pada malam tersebut akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Apa tanda-tanda seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar?

Beberapa ulama menyebut tanda-tandanya antara lain suasana malam yang terasa tenang dan damai, udara yang tidak terlalu panas atau dingin, serta hati yang terasa lebih khusyuk saat beribadah.

Apakah amalan Lailatul Qadar harus dilakukan di masjid?

Tidak harus. Meskipun i’tikaf di masjid sangat dianjurkan, umat Muslim juga tetap bisa menghidupkan malam Lailatul Qadar di rumah dengan salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Hentikan SPPG Pondok Kelapa Tak Terbatas

Penghentian Operasional SPPG Pondok Kelapa Akibat Keracunan Massal Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas…

37 menit ago

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Senin 13 April 2026

JAKARTA — Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Senin 13 April 2026, tercatat tidak…

1 jam ago

Tanggal 8 Juli 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional & Internasional

Perayaan Hari Es Krim Sundae dan Hari Cintai Kulitmu pada 8 Juli 2026 Tanggal 8…

1 jam ago

Partai Politik Boleh Ikut Serta dalam Pemilihan Nama Halte Stasiun, Pramono: Dana untuk Proyek Pembangunan Jakarta

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Partai Politik Ikut dalam Skema Naming Right Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

1 jam ago

Peran Dolar AS pada Harga Emas: Mengapa Rupiah Melemah Bikin Emas Mahal?

Peran Dolar Amerika Serikat dalam Pergerakan Harga Emas di Indonesia Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi…

2 jam ago

PLN: SPKLU Kendaraan Listrik Menyebar di Kalbar

Penyebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Kalimantan Barat Pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik terus…

2 jam ago