Categories: Olahraga

Indonesia Menggebrak Eropa: Dua Pemain Timnas Sejajar Kane di Team of the Week

Fenomena Pemain Indonesia Berkiprah di Eropa: Antara Pujian dan Kritik

Nama Indonesia kian berkibar di kancah sepak bola internasional, berkat kehadiran sejumlah pemain berbakat yang kini merumput di berbagai liga Eropa. Jajaran pemain seperti Emil Audero, Dean James, Kevin Diks, Mees Hilgers, Elkan Baggot, hingga Calvin Verdonk telah membuka jalan bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk unjuk gigi di benua biru. Terbaru, kepindahan Maarten Paes dari Major League Soccer (MLS), FC Dallas, menuju raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, pada putaran kedua musim 2025/2026, semakin menegaskan tren positif ini.

Performa gemilang yang ditunjukkan oleh para pemain Indonesia ini, termasuk Emil Audero dan kawan-kawan, telah menarik perhatian publik sepak bola global. Bukti nyata dari performa impresif tersebut terlihat ketika dua pemain Tim Nasional Indonesia baru-baru ini berhasil menembus tim terbaik di salah satu liga Eropa. Siapakah mereka?

Dua Pemain Timnas Indonesia dalam Sorotan Eropa

Dua nama yang berhasil masuk dalam tim of the week di kompetisi Eropa adalah Justin Hubner dan Kevin Diks.

  • Justin Hubner: Pilar Pertahanan Fortuna Sittard yang Bersinar di Eredivisie
    Pemain belakang Tim Nasional Indonesia, Justin Hubner, menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar Team of The Week Eredivisie Belanda pekan ke-25. Media asing asal Belanda, @espnnl, secara khusus menyoroti penampilan impresif Hubner.

    Pencapaian ini diraih berkat kontribusinya yang signifikan dalam pertandingan antara timnya, Fortuna Sittard, melawan NEC Nijmegen pada Minggu, 1 Maret 2026. Hubner tampil sebagai starter dan berhasil mencetak satu gol krusial di menit ke-65. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan dramatis Fortuna Sittard dengan skor akhir 3-2 atas NEC Nijmegen. Berkat kemenangan ini, Fortuna Sittard berhasil merangkak naik ke peringkat 10 klasemen sementara Eredivisie musim 2025/2026, mengoleksi 32 poin dari 25 pertandingan yang telah dilakoni.

  • Kevin Diks: Gol Penentu Kemenangan Borussia Mönchengladbach di Bundesliga
    Pemain Tim Nasional Indonesia lainnya yang mendapatkan apresiasi setinggi itu adalah Kevin Diks. Bek tangguh ini turut berperan penting dalam kemenangan klubnya, Borussia Mönchengladbach, atas Union Berlin dalam pekan ke-24 Bundesliga Jerman musim 2025/2026, Sabtu, 28 Februari 2026.

    Diks berhasil menyumbangkan satu gol kemenangan bagi timnya dalam pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-0. Gol tersebut dicetak melalui eksekusi penalti di menit-menit akhir babak kedua. Kemenangan ini menempatkan Borussia Mönchengladbach di peringkat ke-12 klasemen Bundesliga musim 2025/2026 dengan raihan 25 poin dari 24 laga. Berkat performa solidnya, Kevin Diks berhak masuk dalam daftar Team of The Week Bundesliga pekan ke-24. Keberadaannya dalam daftar bergengsi ini sejajar dengan bintang-bintang sepak bola dunia seperti Harry Kane dan Joshua Kimmich, sebuah bukti nyata kualitasnya di level tertinggi.

Maarten Paes: Dilema Antara Performa Gemilang dan Kritik Tajam

Berbeda dengan Justin Hubner dan Kevin Diks yang menuai pujian, Maarten Paes justru menghadapi situasi yang lebih kompleks. Meskipun menampilkan performa yang apik bersama Ajax Amsterdam, ia justru menerima kritik tajam dari sejumlah pengamat sepak bola.

Momen tersebut terjadi ketika Maarten Paes dan Ajax Amsterdam berhadapan dengan mantan klub Eliano Reijnders, PEC Zwolle, pada Minggu, 1 Maret 2026. Dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol tersebut, Paes menunjukkan penampilan solid dengan melakukan dua penyelamatan penting yang krusial bagi timnya. Bahkan, ia tercatat sebagai pemain dengan rating tertinggi dalam pertandingan tersebut, dengan skor 8.3 menurut data dari sofascore.com.

Namun, di balik performa gemilangnya, Maarten Paes mendapat sorotan keras dari pengamat sepak bola asal Denmark, Kenneth Perez. Perez menilai bahwa Paes belum sepenuhnya memenuhi standar yang diharapkan oleh klub sebesar Ajax Amsterdam. Ia bahkan melabeli kiper Tim Nasional Indonesia bernomor punggung 1 ini sebagai “pembuat onar” di depan gawang.

“Mereka memiliki penyebab masalah terbesar di depan gawang dalam waktu yang lama,” ujar Perez, seperti yang dikutip dari Voetbal International. Menurut Kenneth Perez, kelemahan mendasar Paes terletak pada kualitas umpan-umpannya yang dinilai lemah dan berpotensi membahayakan pertahanan Ajax.

“Dia memainkan umpan-umpan paling gila dan yang sangat lemah. Anda harus memainkan umpan yang tepat atau tidak sama sekali. Itu selalu terjadi di Ajax. Dia belum pernah melakukan ini sebelumnya,” kritik Perez lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya sikap dan kehati-hatian bagi Paes saat bermain untuk Ajax, serta menyarankan agar kiper tersebut tidak perlu terlalu memaksakan diri dalam membangun permainan dari lini belakang. “Dia adalah penjaga gawang yang tidak perlu membangun permainan sebelum bergabung dengan Ajax,” tegasnya.

Kritik serupa juga dilontarkan oleh pengamat sepak bola lainnya, Marciano Vink. “Hal itu tidak dapat diterima untuk seorang kiper Ajax,” ungkap Vink. Ia menyoroti statistik kehilangan bola oleh Ajax dalam pertandingan melawan PEC Zwolle yang mencapai 157 kali. Angka ini jauh di atas rata-rata tim papan bawah di Eredivisie yang berkisar antara 100 hingga 120 kali kehilangan bola per pertandingan.

Perlu dicatat, Maarten Paes nyaris saja melakukan blunder fatal dalam pertandingan tersebut. Pada menit ke-65, saat menerima umpan balik dari rekannya, Paes mencoba melepaskan tendangan di bawah tekanan lawan. Bola pantulannya justru mengarah ke pemain PEC Zwolle, Younes Namli, yang kemudian diteruskan kepada rekannya, Koes Kostons. Beruntung bagi Paes, situasi berbahaya tersebut berhasil diantisipasi dan diselamatkan, menghindari gol bunuh diri yang memalukan. Insiden ini semakin memperkuat pandangan para pengamat mengenai perlunya perbaikan dalam aspek pengambilan keputusan dan eksekusi umpan oleh Maarten Paes.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Jatuhkan 2 Pesawat Tempur AS, Iran Umumkan Hadiah untuk Cari Pilotnya

Kekacauan di Timur Tengah Setelah Jet Tempur AS Dihancurkan Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin…

1 jam ago

Pemadaman listrik hari ini, Senin 13 April 2026

YOGYAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UPPP) Yogyakarta dan Wonosari memberikan informasi…

1 jam ago

Pembiayaan PPPK Kuansing Terancam, Pemkab Butuh PAD Rp 400 Miliar

Peningkatan PAD Kuansing untuk Menjaga Kestabilan Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan target…

2 jam ago

Kakak Beradik di Muba Ditangkap Bawa Sabu, Jaringan Lintas Provinsi Dibongkar

Penangkapan Dua Kakak Beradik Pengedar Narkoba di Muba Polisi berhasil menangkap dua kakak beradik yang…

2 jam ago

7 Kekalahan Persib Bandung Usai Kalah dari Bali United, Jalannya Juara Semakin Mudah?

Daftar Lawan Persib Bandung di Sisa Kompetisi Setelah meraih kemenangan penting atas Bali United dalam…

2 jam ago

Muscab PKB Nganjuk 2026 Selesai, Ini 5 Nama Kandidat Ketua DPC Muncul

Muscab PKB Nganjuk 2026 Menghasilkan Lima Calon Ketua DPC Pada tanggal 4 April 2026, Partai…

2 jam ago