Categories: teknologi

Fattah 2: Rudal Hipersonik Mach 15 Ancaman Baru Pertahanan AS-Israel

Iran Klaim Kerahkan Rudal Hipersonik Fattah 2, Eskalasi Ketegangan Timur Tengah Memanas

Ketegangan di Timur Tengah dilaporkan semakin memuncak, di tengah situasi yang kompleks ini, Iran mengklaim telah mengerahkan rudal hipersonik terbarunya, Fattah 2. Langkah ini disebut sebagai bagian dari eskalasi terbaru dalam hubungan yang tegang dengan Amerika Serikat dan Israel. Jika klaim ini terkonfirmasi, maka ini akan menandai penggunaan operasional pertama dari Fattah 2, yang digambarkan sebagai versi yang jauh lebih canggih dari rudal Fattah generasi sebelumnya yang dimiliki oleh Republik Islam Iran.

Sejumlah video yang beredar di berbagai platform media sosial diduga memperlihatkan momen peluncuran Fattah 2. Namun, hingga saat ini, keaslian dan kebenaran rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga. Para analis militer memperkirakan bahwa Iran kemungkinan telah menggunakan rudal canggih seperti Fattah-1 dan Fattah 2 untuk menargetkan lokasi-lokasi yang memiliki nilai strategis tinggi. Situasi di kawasan ini dilaporkan berubah drastis, terutama setelah peristiwa yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Pasca kejadian tersebut, intensitas serangan dilaporkan melonjak tajam, bahkan kompleks kediaman pribadi Khamenei disebut menjadi salah satu sasaran pada hari pertama konflik.

Kehebatan Rudal Hipersonik Fattah 2: Kemampuan dan Spesifikasi

Rudal Fattah 2 dikategorikan sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan perkiraan jangkauan operasional mencapai sekitar 1.500 kilometer. Detail mengenai berat spesifik rudal ini masih belum diungkapkan secara rinci. Namun, diketahui bahwa rudal ini menggunakan kombinasi unik antara bahan bakar padat satu tahap dan bahan bakar cair, serta dilengkapi dengan teknologi MaRV (Maneuverable Re-entry Vehicle).

Rudal Fattah 2 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023, menandai peluncuran rudal hipersonik terbaru dari Iran. Teheran mengklaim bahwa senjata ini merupakan hasil pengembangan dari rudal balistik hipersonik buatan dalam negeri. Keunggulan utamanya diklaim mampu menembus bahkan sistem pertahanan anti-balistik paling canggih yang dimiliki oleh Amerika Serikat dan Israel.

Pada saat perkenalannya, Fattah 2 dipamerkan dalam sebuah acara unjuk kemampuan yang diselenggarakan oleh Angkatan Udara Garda Revolusi Islam (IRGC) di Teheran. Acara tersebut dihadiri oleh mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dalam kesempatan yang sama, Khamenei juga menyerukan kepada negara-negara Muslim untuk setidaknya memutuskan hubungan secara sementara dengan Israel, mengingat konflik yang sedang berlangsung dengan Hamas. Beliau menyatakan keprihatinan atas sikap beberapa pemerintah Islam yang dinilai tidak memadai dalam mengutuk tindakan Israel.

Nama “Fattah” sendiri dalam bahasa Persia memiliki arti “penakluk”. Menurut laporan, rudal ini dipamerkan di Ashura Aerospace Science and Technology University yang berada di bawah naungan IRGC.

Teknologi Canggih di Balik Fattah 2

Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa Fattah 2 dilengkapi dengan hulu ledak berupa kendaraan luncur hipersonik (HGV – Hypersonic Glide Vehicle). HGV ini memiliki kemampuan manuver yang luar biasa dan mampu meluncur dengan kecepatan yang sangat tinggi. Rudal berpemandu presisi dua tahap ini diklaim mampu menjangkau target hingga jarak 1.400 kilometer dengan kecepatan Mach 13, yang setara dengan sekitar 16.000 kilometer per jam.

Sementara itu, laporan dari The Jerusalem Post menyebutkan bahwa Fattah 2 bahkan berpotensi mencapai kecepatan Mach 20, atau sekitar 24.696 kilometer per jam. The Times of Israel juga mencatat bahwa teknologi HGV pada rudal ini terpisah dari hulu ledaknya, memberikan fleksibilitas tambahan dalam strategi penyerangan.

Melaju Hingga 15 Kali Lipat Kecepatan Suara

Kemampuan manuver tajam yang dimiliki rudal ini menjadi salah satu keunggulannya dalam menghindari deteksi dan intersepsi oleh sistem pertahanan lawan. Menurut Tasnim, senjata ini dilengkapi dengan hulu ledak bermesin yang berbentuk bola. Hulu ledak ini menggunakan bahan bakar padat dan dilengkapi dengan nosel yang dapat digerakkan. Desain ini memungkinkan rudal untuk bergerak ke berbagai arah, baik di dalam maupun di luar atmosfer Bumi.

Rudal hipersonik secara umum dikenal mampu melaju hingga 15 kali lipat kecepatan suara. Kecepatan luar biasa ini, dikombinasikan dengan lintasan penerbangan yang kompleks, membuatnya sangat sulit untuk dicegat. Rudal jenis ini juga dilaporkan mampu membawa hulu ledak dengan berat hingga 200 kilogram.

Di kancah global, pengembangan teknologi rudal hipersonik terus menjadi fokus utama. China dan Amerika Serikat diyakini sedang aktif mengembangkan teknologi serupa. Sementara itu, Rusia telah mengklaim telah mengerahkan dan bahkan menggunakan rudal hipersonik dalam konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

Garda Revolusi Iran dilaporkan memiliki koleksi persenjataan rudal balistik dalam jumlah yang sangat besar. Pada bulan Juni 2023, Iran telah memperkenalkan rudal Fattah, yang diklaim oleh para pejabatnya sebagai rudal balistik hipersonik buatan dalam negeri pertama. Pada saat itu, para pejabat Iran menyatakan ambisi mereka untuk meningkatkan jangkauan Fattah dari 1.400 kilometer menjadi 2.000 kilometer, dengan tujuan agar mampu menjangkau target di Israel.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Prakiraan Cuaca Sulbar Hari Ini: Cerah Berawan 5 April 2026

Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat Prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat dapat dilihat melakui informasi berikut…

26 menit ago

Andre Taulany: Selamat Jalan Ndhank, Eks Gitaris Stinky

Kabar duka kembali mengguncang dunia musik Indonesia. Ndhank Surahman Hartono, mantan gitaris dari band legendaris…

56 menit ago

Eliano Reijnders, Bintang Persib Bandung yang Dicari Klub Eropa, Siap Tebus Kontrak?

Eliano Reijnders, Pemain Persib Bandung yang Dikabarkan Diminati Klub Liga Azerbaijan Eliano Reijnders, seorang pemain…

2 jam ago

Festival Kebahagiaan 25 Tahun BMW di RI

Perayaan 25 Tahun Kehadiran BMW Group Indonesia BMW Group Festival of JOY menjadi momen spesial…

2 jam ago

Siswa SMAN 1 Purwakarta Dikarantina 19 Hari, KDM: Lebih Baik Bersihkan Sekolah

Pendekatan Hukuman yang Lebih Berorientasi pada Pembentukan Karakter Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menawarkan pendekatan…

2 jam ago

Kanwil Kemenkum Sulteng Pantau Toko di Palu, Pastikan Produk Asli dan Legal

Penguatan Perlindungan Kekayaan Intelektual di Sulawesi Tengah Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum…

3 jam ago