Categories: Nasional

Mentan Ingatkan Pedagang: Jaga Harga Ramadan di Pasar Kebayoran Lama

Menteri Pertanian Lakukan Inspeksi Mendadak di Pasar, Tindak Tegas Permainan Harga Pangan

Menyikapi lonjakan harga pangan yang dilaporkan oleh masyarakat, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, tidak tinggal diam. Beliau langsung turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kebayoran, Jakarta. Langkah ini diambil demi memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok tetap berada dalam batas kewajaran dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kejadian ini berawal dari laporan yang diterima kantor Kementerian Pertanian pada pagi harinya. Laporan tersebut mengindikasikan adanya kenaikan harga pada komoditas penting seperti ayam dan bawang putih. Menanggapi hal ini, Mentan Amran segera mengambil tindakan cepat dengan menghubungi aparat penegak hukum, termasuk Kapolda, Dirkrimsus, dan Kapolres setempat.

“Kami tadi pagi sedang rapat, laporan datang ke kantor, mengatakan bahwa harga ayam naik, harga bawang putih naik. Setelah kita telepon, Pak Kapolda, Pak Dirkrimsus dengan Pak Kapolres, harganya langsung turun dari 40 ribu menjadi 25 ribu. Jadi ternyata telepon itu menurunkan harga 15.000 per kilo,” ungkap Mentan Amran saat ditemui di Pasar Kebayoran.

Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak mentolerir praktik permainan harga, terutama di bulan suci Ramadan. “Kepada seluruh saudaraku, sahabatku, pengusaha, tolong deh jangan main-main di bulan suci Ramadan,” tegasnya, memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha.

Koordinasi yang cepat dan efektif dengan Polri, mulai dari tingkat Mabes hingga jajaran Kapolres di daerah, menjadi kunci keberhasilan penindakan ini. “Kami langsung koordinasi, kalau ada yang menaikkan harga pasti ditindak. Ini langsung turun dari Polri, ada dari Mabes, kemudian Pak Kapolres itu kita turunkan langsung, dan kami minta ditindak,” jelasnya lebih lanjut.

Temuan di Lapangan: Bawang Putih Terkendali, Minyak Goreng Jadi Sorotan

Dalam sidak tersebut, ditemukan fakta menarik terkait harga bawang putih. Komoditas yang sebelumnya dilaporkan mencapai Rp 60 ribu per kilogram, ternyata saat dicek di lapangan harganya sudah turun drastis menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Angka ini bahkan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Yang juga tadi bawang putih katanya harganya 60 ribu. Setelah tiba kami di sini harganya di bawah HET, di bawah 40 ribu. Alhamdulillah, harganya tadi 38 ribu. Kami terima kasih pada pengusaha,” ujar Mentan Amran, menunjukkan apresiasi atas kepatuhan sebagian pengusaha.

Namun, situasi berbeda terjadi pada komoditas minyak goreng rakyat, khususnya merek MinyaKita. Kemasan minyak goreng yang seharusnya dijual dengan HET Rp 15.700 per liter, ditemukan dijual dengan harga Rp 19.000 per liter di pasaran.

Perbedaan harga yang signifikan ini menjadi perhatian serius. “Ini minyak goreng tertulis 15.700. Tapi dijual tadi 19.000. Ini kami minta Pak Dirkrimsus, aku serahkan ini diproses hukum, segel unit usahanya. Tapi jangan pak penjual pengecernya enggak boleh. Ini akan ditelusuri,” tegas Mentan Amran.

Untuk memperkuat bukti dan memastikan penindakan yang tegas, Mentan Amran bahkan secara pribadi membeli dua kantong MinyaKita. “Aku beli tadi sengaja dua supaya ini jadi barang bukti, ditelusuri sampai ke distributor besar dan perusahaan, jangan dilepas. Pak diumumkan kalau sudah diproses,” katanya.

Komitmen Pemerintah: Menjamin Kestabilan Harga dan Ketersediaan Pangan

Mentan Amran menegaskan bahwa niat pemerintah bukanlah untuk mengganggu aktivitas para pelaku usaha. Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh sektor pangan mematuhi regulasi yang ada, terutama di momen krusial seperti bulan Ramadan.

“Kami tidak mau berniat ganggu seluruh pengusaha. Ayo cari rezeki tetapi jangan mengganggu pemerintah, jangan mengganggu rakyat, jangan mengganggu saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan,” imbaunya.

Beliau menekankan pentingnya kepatuhan terhadap HET untuk seluruh komoditas strategis, termasuk beras, ayam, daging, telur, dan minyak goreng. “Yang dihujat itu pemerintah, tapi yang melakukan adalah segelintir orang tadi. Ini jangan main-main,” tandasnya.

Lebih lanjut, Mentan Amran memberikan jaminan mengenai ketersediaan stok pangan nasional. “Pasokan telah kami pasok dari sebelum bulan suci Ramadan itu lebih dari cukup. Beras kita melimpah, minyak goreng kita mensupply dunia,” ungkapnya dengan optimisme.

Sebagai langkah berkelanjutan untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi lonjakan harga, pemerintah akan terus menggalakkan operasi pasar dan meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia.

“Operasi terus. Kami bukan hanya Menteri Pertanian, tetapi juga sebagai Kepala Bapanas. Tim di seluruh Indonesia kami tempatkan sekarang. Ada laporan naik, langsung ditindak, tidak lagi dirayu-rayu, ditindak,” tegasnya.

Mentan Amran juga secara khusus menyoroti isu kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri. “Kita mengekspor minyak ke seluruh dunia. Kenapa naik? Enggak ada alasan minyak goreng naik di Indonesia. Enggak boleh diberi ampun. Bagi orang yang ingin memanfaatkan bulan suci Ramadan itu harus ditindak,” pungkasnya, menutup pernyataannya dengan penekanan pada tindakan tegas terhadap spekulan.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Mimika Menyambut Era Baru, Paskah 2026 Jadi Awal Kehidupan Baru

Ibadah Fajar Paskah di Mimika Berlangsung Khidmat Ibadah Fajar Paskah di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua…

26 menit ago

Damai Hormuz: Trump Tawarkan Gencatan Senjata ke Iran

Upaya Diplomasi di Tengah Ketegangan Laut Merah: Iran Tawarkan Paket Negosiasi Kompleks Situasi keamanan maritim…

1 jam ago

Polres Pematangsiantar Rekonstruksi 11 Adegan Pembunuhan di Kafe Lotta

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kafe Lotta, Polres Pematangsiantar Ungkap Kronologi Kejadian Kepolisian Resor (Polres) Pematangsiantar…

2 jam ago

Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang, dan Kota Tangerang Pada Minggu 5 April 2026: Hujan Ringan Menghiasi Hari

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Kawasan Tangerang Raya Pada hari ini, Minggu 5 April 2026,…

3 jam ago

Chae Soo Bin dan 7 Pasangan Kim Young Kwang di Drama Korea

Kim Young Kwang: Bintang Populer Korea yang Selalu Membuat Penonton Baper Kim Young Kwang adalah…

3 jam ago

Jadwal Lengkap TKA SMP 2026: Simulasi, Gladi, Ujian, Susulan, dan Pengumuman

Ringkasan Berita TKA 2026 untuk Siswa SD dan SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali…

4 jam ago