Jakarta — Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan berencana untuk memperluas jam operasionalnya hingga malam hari. Rencana ini ditujukan bagi pengunjung yang ingin melakukan aktivitas olahraga seperti jogging. Tujuannya adalah meningkatkan pemanfaatan fasilitas publik dan potensi ekonomi kawasan tersebut.
“Kami tidak membuka akses untuk melihat satwa pada hari biasa, tetapi hanya dikhususkan bagi pengunjung yang ingin berolahraga jogging,” ujar Kepala Humas Ragunan Wahyudi Bambang di Jakarta, Ahad (5/4/2026).
Kebijakan ini sedang disiapkan karena tingginya minat masyarakat terhadap olahraga di kawasan Ragunan. Menurut Bambang, tren olahraga di kalangan masyarakat semakin meningkat. Sejak dibangun pada 2022, jalur jogging di Ragunan mengalami lonjakan pengguna yang signifikan.
Ragunan yang buka mulai pukul 06.00 WIB sering dipadati warga yang berolahraga. “Kalau kami pantau di lapangan cukup tinggi (pengunjung yang olahraga). Karena kami buka lebih awal pada pukul 06.00 WIB, pengunjung sangat ramai di jalur jogging tersebut,” kata Bambang.
Menurut dia, kondisi lingkungan Ragunan yang asri dengan pepohonan rindang dan udara yang relatif bersih menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan lokasi lain di Jakarta. Hal ini juga mendukung pengembangan kawasan sebagai ruang publik produktif.
“Mungkin di Ragunan ini ada nilai tambah karena memiliki alam yang bagus dan pepohonan rindang, ini menjadi keunggulan dibandingkan tempat lain yang mungkin tidak memiliki banyak ruang hijau,” ujarnya.
Oleh karena itu, aktivitas melihat satwa pada malam hari tetap dibatasi hanya pada akhir pekan, yakni Sabtu malam melalui program “Night at Ragunan Zoo”.
“Terkait rencana pembukaan malam hari, nantinya akan dibuka setiap hari, kecuali Jumat,” kata Bambang.
Adapun rencana pembukaan malam untuk olahraga kemungkinan akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pihaknya masih menunggu penyampaian resmi kepada publik melalui kanal media sosial Ragunan.
“Kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Nanti tunggu informasi resminya melalui Instagram atau media sosial kami,” kata dia.
Jay Idzes mendapat kritik setelah melakukan kesalahan yang berulang kali terjadi. Dengan Jay Idzes sebagai…
Ular adalah hewan liar yang secara naluriah cenderung menghindari kontak dengan manusia. Namun, dalam situasi…
Perhatian Serius terhadap Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah bali. Denpasar – Menteri Pelindungan…
Prakiraan Cuaca Kota Palembang untuk Hari Ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis…
Kronologi Tragedi Kematian Empat Pekerja Proyek di Jakarta Selatan Empat kuli proyek meninggal dunia dalam…
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Rumah Duka Jenazah tiga prajurit…