Pada dini hari Minggu, 5 April 2026, jemaat Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) Polycarpus Atambua menggelar perayaan Paskah dengan pawai obor. Acara ini menjadi simbol kegembiraan atas kemenangan Yesus Kristus yang membangkitkan harapan bagi umat beriman.
Pawai obor ini diselenggarakan dalam suasana khidmat dan meriah. Ribuan jemaat hadir untuk menyaksikan prosesi yang diisi dengan nyanyian lagu-lagu rohani sepanjang rute. Acara ini juga mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Resor Belu guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya kegiatan.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Polycarpus Atambua, Pdt. Mery Khatsia T. Lie-Nitbani, S.Th, menjelaskan bahwa perayaan Paskah tahun 2026 memiliki makna istimewa. Dengan tema “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita”, acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momen refleksi iman.
“Pawai ini bukan hanya untuk bersukacita, tetapi sebagai bentuk pemaknaan atas kemenangan Kristus yang membaharui kehidupan kita, sehingga kita menjadi manusia baru dan ciptaan baru di dalam Dia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama yang baik antara majelis jemaat dan panitia hari raya gerejawi. Antusiasme jemaat sangat tinggi sejak pengumuman disampaikan melalui warta jemaat dan media informasi lainnya.
Pdt. Mery juga mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya merayakan Paskah secara seremonial, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebangkitan Kristus dalam setiap tindakan dan sikap.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan pesan tentang situasi dunia yang sedang dilanda konflik, khususnya di kawasan Timur Tengah. Ia mengajak jemaat untuk tetap mendoakan perdamaian serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu perpecahan.
“Kami terus mengingatkan jemaat untuk membawa situasi dunia dalam doa-doa, serta tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dapat menyeret kita ke dalam persoalan sosial, politik, maupun ekonomi,” tambahnya.
Melalui perayaan ini, Pdt. Mery berharap semangat kebangkitan Kristus dapat menjadi inspirasi bagi umat untuk hidup dalam damai, persatuan, dan kasih di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Rute pawai obor ini dimulai dari GMIT Polycarpus Atambua, kemudian melewati Toko Pelita, Toko Hero Bangunan, Tugu Gerabah Perempatan Masjid, Apotek Sumber Sehat, Romei Theater, Kantor Kelurahan Kota Atambua, Kantor Pos Atambua, dan kembali ke GMIT Polycarpus Atambua.
Ringkaman Berita Fokus pada ketekunan dan kualitas kerja akan membuahkan apresiasi dari atasan. Tunjukkan kepemimpinan…
Stimulus Likuiditas Perbankan: Pemerintah Gelontorkan Rp 100 Triliun untuk Stabilisasi Pasar Keuangan Pemerintah Indonesia mengambil…
Renungan Harian Katolik: Sukacita Kebangkitan Renungan harian Katolik hari ini mengambil tema "Sukacita Kebangkitan". Dalam…
Fuji An Tidak Masalah Dijodoh-jodohkan dengan Reza Arap Selebritas muda Indonesia, Fuji An, kini menjadi…
Liga Spanyol kembali memainkan pertandingan pekan ke-30 pada dini hari Minggu (5/4) WIB. Dalam laga-laga…
Perayaan Milad ke-30 Yayasan Ummul Quro Bogor Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, hadir…