Categories: Local

Disperindagkop UMK Singkawang Minta Warga Periksa Label dan Izin Edar

Penanganan Peredaran Gula Impor Ilegal di Kota Singkawang

Pihak terkait di Kota Singkawang sedang memperhatikan kasus peredaran gula impor ilegal yang berasal dari Malaysia. Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang, Florentina Wenseslia, mengatakan bahwa modus ini kemungkinan baru pertama kali ditemukan. Hal ini dapat dilihat dari label yang digunakan pada produk tersebut.

Florentina menekankan bahwa selain proses penyimpanan dan penjualan, ada dugaan adanya praktik pengemasan ulang atau re-packing. Dengan demikian, asal-usul barang menjadi tidak jelas bagi masyarakat. “Praktik seperti ini merugikan konsumen,” ujarnya dalam pernyataannya pada Minggu, 19 April 2026.

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya akan terus melakukan pengawasan, pembinaan kepada para pedagang, serta sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih produk yang aman dan berkualitas.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam memilih produk. Perhatikan label pada kemasan, seperti izin BPOM, PIRT, serta keterangan impor. “Dengan begitu, kita dapat mengetahui asal-usul barang yang dikonsumsi,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa produk sebelum digunakan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kualitas produk yang dikonsumsi.

Tips untuk Konsumen

  • Pastikan produk memiliki label yang jelas dan lengkap, termasuk izin BPOM dan PIRT.
  • Periksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk.
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual jika tidak yakin dengan asal-usul produk.
  • Ikuti informasi terbaru dari sumber yang terpercaya untuk memperluas pengetahuan tentang produk yang beredar.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menghadapi praktik ilegal seperti ini. Dengan memahami cara membaca label dan memeriksa kualitas produk, masyarakat bisa melindungi diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak berwenang juga sangat diperlukan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan kasus seperti ini bisa lebih efektif.

Tindakan yang Dilakukan oleh Pemerintah

Pemerintah setempat terus memperkuat pengawasan terhadap perdagangan barang impor. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa semua produk yang beredar di pasar sesuai dengan standar kesehatan dan keselamatan.

Selain itu, pihak berwenang juga berupaya meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait untuk mempercepat proses pengawasan dan pemeriksaan produk. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat meminimalkan risiko konsumen terkena produk ilegal atau tidak layak.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Warga Tasikmalaya Larang Tuyul Masuk, Uang Hilang Misterius Jadi Alasan

Spanduk Larangan Tuyul di Cipedes, Kota Tasikmalaya Di kawasan Cipedes, Kota Tasikmalaya, spanduk larangan tuyul…

12 menit ago

Tenggelam di Pantai Purnama, Agus Si Penolong Setia

Warga Banjar Telabah Berbondong-bondong ke Pantai Purnama Warga Banjar Telabah, Desa/Kecamatan Sukawati, Gianyar, berbondong-bondong datang…

58 menit ago

Peringatan Paskah, Pendeta Abner Ajak Warga Mateng Jaga Persatuan Beragama

Perayaan Paskah di Mamuju Tengah: Kebangkitan Yesus dan Persatuan Antarumat Beragama Paskah adalah momen penting…

2 jam ago

Sekolah Tatap Muka Diutamakan, Daring Bukan Prioritas

Prioritas Pendidikan: Pembelajaran Tatap Muka Diutamakan, Daring Bukan Urgensi Saat Ini Pemerintah Indonesia, melalui arahan…

3 jam ago

Peringatan Santo dan Santa Pelindung 6 April 2026

Santo Selestinus, Paus dan Pengaku Iman Santo Selestinus adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Gereja…

3 jam ago

PSS Sleman Kalahkan Lawan, Ansyari Lubis: Semangat Hadapi Barito Putera

jogja. SLEMAN – Laga PSS Sleman melawan Persipal Palu dalam lanjutan Pegadaian Championship berlangsung sangat…

4 jam ago