Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia pada 19-21 April 2026. Peringatan ini diharapkan menjadi sinyal kewaspadaan bagi pemerintah dan masyarakat agar dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Waspada (hujan sedang-lebat):
Wilayah yang termasuk dalam kategori waspada antara lain:
* Sumatra Barat
* Riau
* Kepulauan Riau
* Sumatra Selatan
* Lampung
* Banten
* DKI Jakarta
* Jawa Tengah
* Jawa Timur
* Nusa Tenggara Timur
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
* Kalimantan Timur
* Kalimantan Selatan
* Sulawesi Utara
* Gorontalo
* Sulawesi Tengah
* Sulawesi Barat
* Sulawesi Selatan
* Sulawesi Tenggara
* Maluku Utara
* Maluku
* Papua Barat Daya
* Papua Barat
* Papua Tengah
* Papua Pegunungan
* Papua
* Papua Selatan
Siaga (hujan lebat-sangat lebat):
Wilayah yang masuk dalam kategori siaga antara lain:
* Aceh
* Sumatra Utara
* Kepulauan Bangka Belitung
* Bengkulu
* Jawa Barat
* Bali
* Nusa Tenggara Barat
Awas (hujan sangat lebat-ekstrem):
Tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori awas.
Peringatan Dini Angin Kencang:
Wilayah yang mengalami potensi angin kencang adalah:
* Nusa Tenggara Barat
Waspada (hujan sedang-lebat):
Wilayah yang termasuk dalam kategori waspada antara lain:
* Aceh
* Sumatra Utara
* Sumatra Barat
* Riau
* Kepulauan Riau
* Jambi
* Sumatra Selatan
* Kepulauan Bangka Belitung
* Bengkulu
* Lampung
* Banten
* DKI Jakarta
* Jawa Barat
* Jawa Tengah
* DI Yogyakarta
* Nusa Tenggara Timur
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
* Kalimantan Timur
* Kalimantan Selatan
* Gorontalo
* Sulawesi Tengah
* Sulawesi Selatan
* Sulawesi Tenggara
* Papua Barat Daya
* Papua Tengah
* Papua Pegunungan
* Papua Selatan
Awas (hujan sangat lebat-ekstrem):
Tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori awas.
Peringatan Dini Angin Kencang:
Tidak ada wilayah yang mengalami potensi angin kencang.
Melalui akun Instagram @infobmkg, dijelaskan bahwa potensi dampak dari level waspada bisa berupa genangan air, luapan air sungai, dan longsor. Sementara untuk level siaga, dampaknya bisa berupa banjir, banjir bandang, dan longsor.
Untuk level awas, potensi dampaknya bisa menyebabkan banjir, banjir bandang, dan longsor yang dapat menimbulkan kerusakan signifikan terhadap infrastruktur hingga layanan publik.
BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi potensi bencana yang beredar di media sosial. Pastikan kebenaran informasi dengan mengecek akun resmi BMKG.
Prakiraan Cuaca Semarang 20 April 2026: Waspada Hujan Petir Sore
Pemerintah Akan Bangun Rumah Susun di Tanah Abang, Jakarta Pusat Pemerintah Indonesia berencana membangun rumah…
Denada Akhirnya Bertemu Putra Kandung Setelah 24 Tahun Terpisah: Momen Penuh Haru dan Klarifikasi Setelah…
Pendekatan Orang Tua yang Berbeda dalam Menghadapi Perubahan Anak Keputusan Sienna untuk melepas hijab belakangan…
JAKARTA – Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor…
Alvaro Carpe, pembalap Red Bull KTM Ajo, kembali mengungkap perjuangannya dalam meraih podium secara dramatis…
Lima Fakta Mencengangkan Persib Bandung yang Mengalahkan Semen Padang Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen…