Toyota Hilux EV resmi diluncurkan di Malaysia sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk bersaing di pasar mobil listrik. Model ini menjadi debut dari generasi ke-9 Hilux di negara tersebut, dan meluncur lebih dulu dibanding versi mesin pembakaran internal (ICE) konvensional.
Model ini masih menggunakan platform sasis ladder frame Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV), yang sama dengan generasi ketujuh Hilux. Meskipun demikian, Hilux EV menawarkan fitur dan teknologi yang lebih modern, terutama dalam hal penggerak listrik.
Hilux EV ditenagai oleh motor listrik ganda depan-belakang yang menghasilkan 82 kW plus torsi 205 Nm (depan), dan 129 kW serta torsi 268 Nm (belakang). Total output sistem mencapai 144 kW. Baterai NMC 59,2 kWh yang digunakan cukup kecil untuk kendaraan seberat ini, sehingga menghasilkan jarak tempuh hanya 257 km berdasarkan siklus WLTP.
Melalui port pengisian daya di sepatbor depan, Hilux EV mendukung pengisian cepat DC hingga 125 kW, yang membutuhkan waktu 30 menit untuk mengisi baterai dari 10 hingga 80%. Selain itu, model ini juga dapat melakukan pengisian daya AC hingga 10 kW, yang membutuhkan waktu 6,5 jam untuk mengisi baterai dari 10 hingga 100%.
Namun, karena sistem penggerak listrik, beberapa kemampuan seperti kapasitas angkut (payload) dan kapasitas derek (towing) terbatas. Kapasitas angkut turun menjadi 750 kg, sedangkan kapasitas derek hanya 1,6 ton.
Meski memiliki keterbatasan dalam kapasitas, Hilux EV tetap memiliki ground clearance 212 mm dan kedalaman rendam air maksimal 700 mm yang sama dengan versi lainnya. Pelindung baterai Diamond Shield membuatnya tahan terhadap kerusakan akibat batu atau serpihan saat berkendara off-road.
Sistem electric power steering (EPS) baru juga hadir sebagai standar pada semua model Hilux, menawarkan presisi lebih baik dan bobot lebih ringan untuk memudahkan parkir.
Dari segi visual, Hilux generasi ke-9 ini lebih condong ke arah facelift besar-besaran daripada model baru, karena masih mempertahankan bagian tengah kabin dari pendahulunya. Namun, tampilan depannya telah dimodernisasi dengan lampu depan LED lebih ramping dan DRL berbentuk C, yang dihubungkan oleh bilah hitam dengan tulisan “Toyota”.
Bumper berbentuk X membingkai bagian bawah heksagonal yang menonjol, menjadi rumah bagi lampu kabut LED dan skid plate perak, memberikan estetika truk yang lebih tangguh. Terdapat juga pijakan kaki terintegrasi untuk memudahkan akses ke bak, fitur yang pertama kali kita lihat pada Ford Ranger saat ini.
Di dalam kabin, Hilux baru memiliki kemiripan dengan Land Cruiser Prado/250, dengan bentuk heksagonal pada bagian tengah setir, ventilasi udara tengah, dan kontrol AC dual-zone. Penggunaan material soft-touch dengan jahitan juga meningkat pada dasbor dan panel pintu.
Teknologinya telah ditingkatkan dengan layar kembar 12,3 inci untuk instrumen dan infotainment, di mana layar terakhir sudah mendukung nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto. Tersedia juga pengisi daya nirkabel Qi yang kini berupa baki OEM bawaan, bukan aksesori tambahan di bawah sandaran tangan.
Pada konsol tengah, ada kenop untuk mengaktifkan Multi-Terrain System (MTS), yang memungkinkan mode off-road tanah, batu, lumpur, pasir, dan gundukan (moguls).
Perlengkapan standar meliputi keyless entry, push-button start, ventilasi AC belakang, kursi pengemudi elektrik delapan arah, jok kulit sintetis SofTex, rem parkir elektronik (EPB). Kemudian ada delapan speaker, kamera dasbor depan, dan sistem kamera 360 derajat dengan pandangan off-road Multi-Terrain Monitor (MTM).
Untuk bantuan pengemudi, ada EPS dan EPB yang memungkinkan fitur berkendara semi-otonom Level 2 seperti adaptive cruise control dengan fungsi stop and go serta lane centring assist. Ini melengkapi fungsi standar seperti pengereman darurat otonom, pemantau titik buta (blind spot), peringatan lalu lintas lintas belakang, AEB parkir, dan lampu jauh otomatis.
Dari segi safety, terdapat 7-titik airbag (termasuk untuk lutut pengemudi) dan kontrol stabilitas juga terpasang. Hilux EV adalah model Toyota pertama di Malaysia yang didukung oleh aplikasi global Toyota Remote. Aplikasi tersebut memungkinkan fungsi kendaraan jarak jauh seperti mengunci dan membuka kunci, immobilizer jarak jauh, dan geofencing. Sebagai bagian dari pemutakhiran ini, Toyota Hilux EV juga dilengkapi dengan fungsi panggilan darurat SOS.
Double cabin penggerak listrik ini dijual mulai RM226.300 atau sekitar Rp 750 jutaan di Malaysia. Dengan berbagai fitur canggih dan teknologi inovatif, Hilux EV siap menjadi pesaing kuat di pasar mobil listrik Malaysia.
Pawai Obor Paskah di Mimika Berjalan Meriah dan Aman Ribuan warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua…
Komedian Sule Umumkan Niat Menikah Lagi Tahun Depan Komedian ternama Sule, yang dikenal dengan nama…
Pendaki Asal Belgia Terjatuh Saat Mendaki Gunung Rinjani Juliette Marcelle V Andre (25), seorang pendaki…
bali. , DENPASAR – Warga Kota Denpasar, Bali, bisa memanfaatkan waktu sejenak untuk melakukan proses…
Tragedi Malam di PIK: Fortuner Mabuk Tewaskan Dua Orang, Tujuh Terluka Sebuah insiden tragis mengguncang…
Penampilan Ji Chang Wook dalam Film Colony yang Membuat Antusiasme Meningkat Ji Chang Wook kembali…